SHATARA

SHATARA
berusaha bangkit 3



" kak... apa kakak melihat sepeda ku... " ujar Daffa dengan paniknya karena sepulang dia dari toko sibuk mencari sepedanya yang terparkir di halaman rumahnya yang tiba-tiba hilang.


" mau serabi.... " ujar Talitha seraya menyodorkan kantong keresek yang berisikan serabi dan gorengan nya dengan senyum manis nya Talitha


" kak aku serius, sepeda ku hilang... aku sudah mencari nya kemana-mana tapi tidak ada " ujar Daffa


" kakak juga serius , sebaiknya kita masuk dulu ada sesuatu yang ingin kakak sampaikan... " ujar Talitha


" kak...."


Talitha pun menarik paksa Daffa agar ikut masuk bersamanya walaupun dengan perasaan yang tidak karuan karena kehilangan sepeda kesayangannya


" apa kak... kakak tidak tau kalau aku sedang pusing... " ujar Daffa


" kakak tau, jadi dengerin kakak dulu... "


" mmm... sebenarnya sepeda mu tidak hilang , tapi kakak meminjam nya... " jelas Talitha


" aish... terus sekarang mana sepeda nya ?? " tanya Daffa


" itu masalahnya.... sepedanya..... " ujar Talitha terputus karena merasa tidak enak hati dengan adiknya


" kenapa kak dengan sepeda ku... " ujar Daffa panik


" kau tenang dulu, sepeda nya aman hanya saja sepeda nya kakak tinggal di bengkel..." ujar Talitha dengan senyum kudanya


" ko bisa... ? " ujar Daffa panik


" maaf... " Talitha pun langsung menjelaskan kejadian yang sebenarnya pada adiknya karena kali pertama Daffa pisah dengan sepedanya itu sehingga membuat Daffa merasa sedikit sedih karena besok dia tidak bisa berangkat ke sekolah dengan sepedanya itu yang sudah lama dengannya


" maafkan kakak mu ini.... kakak sangat menyesal menggunakan sepeda mu itu. " ujar Talitha sungguh sungguh dengan muka menyesalnya


" tidak apa-apa kak... tapi kakak tidak apa-apa kan... " ujar Daffa cemas


" tidak ... " ujar Talitha seraya menggelengkan kepalanya


tapi dasar Daffa seorang adik yang peka walaupun keadaannya sedang tidak baik-baik saja dia lebih mementingkan saudara perempuannya


" sini biar aku pijit tin kaki kakak pasti sangat lelah... " ujar Daffa seraya mulai memijit bagian kaki Talitha


" tidak usah... kakak baik-baik saja... sebaiknya kamu makan dulu serabinya takut keburu dingin... " ujar Talitha tapi tidak di gubris oleh daffa, Daffa memilih melanjutkan memijat kaki kakaknya itu dengan suka rela


" semangat... aku sangat mendukung kakak bukan hanya untuk semata-mata ingin melihat kakak ku berubah kurus , agar tidak di ganggu oleh teman sekolahnya kakak tapi aku mendukung kakak agar kakak lebih lama lagi berada di sampingku bahkan jika boleh untuk selama-lamanya kakak akan berada di sampingku.. " ujar Daffa


" bodoh... kakak pun sama ingin selalu dekat dengan adikku ini... " ujar Talitha seraya meraih tubuh sang adik kedalam pelukannya


*


pagi-pagi sekali Talitha sudah bersiap dengan baju olahraga nya beserta perlengkapan lainnya


" mau pergi kemana ...?? " teriak sang ayah..


" ayah.... " ujar Talitha kembali menengok ke arah belakang kembali


" pagi-pagi sekali mau pergi kemana ? mau olah raga juga ini masih terlalu pagi untuk melakukan itu... " ujar ayah


" aahh... " belom sempat Talitha menyelesaikan ucapannya Daffa dari dalam rumah langsung menyerobot keluar dengan penampilan olahraga nya..


" yah , tumben pagi-pagi buta gini sudah bangun ? mau ikut lari bareng aku ? " ujar Daffa


" tidak... tapi kenapa kakak mu kau ajak juga ? " ujar ayah


" kakak aku ajak untuk menemaniku , ayah juga boleh gabung jika ingin .. " ujar Daffa kembali


" sayang apa kamu tidak apa-apa ikut bergabung dengan adikmu... pasti akan sangat lelah... " ujar ayah


" tidak apa-apa yah... sekalian lemas sin badan... sebaiknya ayah kembali tidur ini masih terlalu pagi... " ujar Talitha


" aish... kau jaga kakak mu itu dengan baik-baik, ayah masuk dulu... " ujar ayah


" iya yah... tenang saja.... sebaiknya ayah kembali ke dalam selimut ayah yang tebal itu.... " ujar Daffa tersenyum


" dasar anak nakal.... " gerutu ayah Ilham pada anak laki-lakinya


" Kakak kira kau belum bangun... " ujar Talitha


" kata siapa .... makannya kalau tidak mau ayah tau... jangan sok soan ninggalin adiknya yang ganteng ini... " ujar Daffa dengan pedenya


" iya maafin kakak... "


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen