
Talitha terus saja memikirkan perkataan yang keluar dari mulut Daffa ....
" kenapa melamun... " ujar Sa'id
" tidak apa-apa.... " ujar Talitha
" tadi paman menelepon ku, hari ini dia akan pulang.... " ujar Sa'id
" huhh..... " Talitha membuang nafas panjang
" kamu tenang saja... sebelum paman nyampe rumah kamu aku pastikan udah ada di rumah... " ujar Sa'id
" sungguh... apa aku sudah boleh pulang.... " tanya Talitha
" mmm..... " Sa'id menganggukkan kepalanya
talitha mengeluarkan dompetnya dari laci meja
" ini... pakai ini untuk biaya rumah sakit... " ujar Talitha seraya mengeluarkan ATM milik nya
" simpan lagi, semua biaya semuanya sudah di urus... " ujar Sa'id seraya membereskan barang keperluan Talitha untuk di masukkan ke dalam tas
" siapa yang membayarnya.... pasti tidak murah sudah dua malam aku menginap di sini... " ujar Talitha
" aku tidak tahu pastinya tapi udahlah jangan kau pikirkan.... " ujar Sa'id
"tapi setidaknya aku harus mengucapkan terima kasih ku. "
Talita yang tak mendapatkan jawaban dari sahabatnya paham dan langsung mengganti topik pembicaraan
" terus kapan aku boleh pulang... " ujar Talitha seraya memohon untuk dilepaskannya selang infus yang masih terhubung dengan tangan nya
" kamu boleh pulang setelah air infus itu telah habis , jadi sabarlah sebentar lagi.... " ujar Afnan yang baru saja masuk ke dalam kamar
Talitha yang mendengar itu langsung menatap ke arah Afnan dengan pandangan tak enak karena teringat kembali dia lah yang membawanya ke sini dengan bersusah payah menggendong tubuh gemuknya
" mmm.... " ujar Talitha
" Daffa kemana ?... " tanya Talitha pada Sa'id
" dia pulang, katanya ingin membereskan rumah supaya saat kakaknya pulang tidak marah-marah karena melihat keadaan rumah yang berantakan... " jelas Sa'id
" mmm ..... " Talitha menganggukkan kepalanya paham
" tolong panggilkan suster untuk melepaskan ini .. " rengek Talitha pada Sa'id yang duduk tepat di samping Afnan kebetulan setelah menunggu beberapa jam air infus nya sudah habis
kini tinggal Talitha dan Afnan yang ada di ruangan itu... setelah kejadian itu Talitha tak pernah melihat Afnan kembali..
" bagaimana keadaan mu sekarang... ? " tanya Afnan memberanikan diri
" udah seperti yang kau lihat ... aku udah baik-baik saja... " ujar Talitha
Afnan tersenyum... seraya menganggukkan kepalanya
" boleh aku ikut mengantarmu pulang... " ujar afnan
" hah.... " talitha langsung melihat ke arah Afnan dengan tatapan tak percaya
" iya, ijinkan aku ikut mengantarmu pulang.... kalau kau tidak mengijinkan pasti aku akan mati sampai rumah.... " ujar afnan
" maksudnya .... Monic pasti akan memarahi ku habis-habisan karena tak mengantar mu pulang... " jelas Afnan
" oohh.... " Talitha paham dengan ucapan Afnan seraya menganggukkan kepalanya
Sa'id pun datang dengan suster berjalan di belakang nya..
" ok, karena administrasi sudah di bereskan , kakaknya boleh pulang , sehat-sehat ya kak... mari.... " ujar suster setelah ia melepaskan infus dari tangan Talitha
Matahari tepat berada di atas kepala...
" hah, panas sekali.... " ujar Sa'id yang baru tiba di depan rumah Talitha
" masuk dulu... " ujar Talitha pada Afnan ..
" mmmm....." Afnan berjalan tepat di belakang Talitha dengan satu tangan nya membawa tas keperluan Talitha dengan keringat yang bercucuran di wajahnya
" aahhh.... terimakasih..." ujar Talitha seraya menarik tas nya
" duduk dulu santai dulu... akan aku ambilkan air di belakang... anggap rumah sendiri... " ujar Sa'id pada Afnan..
" ah iya... " ujar Afnan seraya melihat sekeliling rumah...
ditatap nya Talitha yang sedang mengelap keringat di wajahnya menggunakan tangan nya dengan muka yang masih terlihat pucat
" hah ... kasian pasti dia juga kepanasan... " batin Afnan
" kau tidak apa-apa... ? " ujar afnan
" tidak... nanti juga akan kembali adem... maaf nya pasti kau juga kepanasan... sebentar lagi Sa'id akan membawakan mu minum " ujar Talitha
" mmm..... " Afnan hanya menganggukkan kepalanya
" assalamualaikum.... " teriak Daffa yang baru saja tiba di rumah...
" waalaikum salam.... "
" dari mana... ? " ujar Talitha
" Alhamdulillah kakak pulang juga, dari toko kak " ujar Daffa
" bang.... roti... " ujar Daffa pada Afnan...
" mmm... "
" minum bro... " ujar Sa'id seraya meletakan minum di depan Afnan
" kenapa kakak tidak masuk ke dalam kamar... " ujar Daffa
" maafin Abang ya, Abang baru mau mengajak kakakmu ke dalam kamar... " ujar Sa'id
" tidak nanti saja, aku masih pingin di sini... " ujar Talitha
sebenarnya Talitha ingin sekali mengucapkan rasa terima kasih pada Afnan tapi belum ada waktu yang tepat untuk mengungkapkan nya
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen