
" kenapa kau mau saja mengikuti kemauan nya, nanti tuman tha... itu tak sedikit loh tha ... " ujar Lala
" tak apa la, berbagi rezeki tak harus pada orang yang tak mampu kan yang penting kita ikhlas memberi nya, anggap aku memberi kue itu semua pada orang yang miskin hati nya.. " ujar Talitha
" masyaallah kau baik banget si... semoga berkah ya tha ... " ujar Lala seraya tersenyum
" amiin... " ujar Talitha dengan senyum manisnya
" setidaknya dengan aku mengikuti keinginan mereka, aku bisa bernafas sebentar di sekolah... " batin Talitha
" eehh.... gembul.... ikut aku keruang guru sekarang juga... " ujar salsa sekretaris kelas sekaligus pacar Kamal
" cih , lihat lah ko bisa si punya badan se gembrot itu, apa dia tak merasa capek ya berjalan dengan tubuh itu..." ujar teman sebangkunya salsa
" mmm .... aku paling benci melihat cewe gembul seperti nya .. " ujar salsa sinis
" ayo.... " ujar Talitha yang sudah ada tepat di meja milik salsa
" aish... " salsa menatap nya males dan langsung berjalan mendahului Talitha untuk menuju kantor guru
" bawa tumpukan buku itu dan jangan sampai ada yang jatuh maupun tertinggal... !! " ujar salsa
" ah... ia . " Talitha pun langsung mengambil tumpukan buku itu ke dalam dekapannya tapi karena buku yang banyak sehingga membuat jarak pandang Talitha terganggu
" aw.... " Talitha tak sengaja menabrak salah satu kaki meja yang ada di ruang guru
" apa kau tidak apa-apa... " ujar seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangan guru
" tidak apa-apa.... " ujar Talitha
" apa mau aku bantu bawakan separo buku nya .. "
" terima kasih tapi tak perlu aku masih bisa membawa nya.. " ujar Talitha yang masih tak tahu ia sedang berbicara dengan siapa
tapi Afnan tak mau diam saja sang ketua OSIS itu langsung mengambil separo tumpukan buku itu
" apa yang kau lakukan... aku masih bisa membawanya... " ujar Talitha
" aku bantu... " ujar Afnan dan itu berhasil membuat Talitha merasa kaget dengan orang yang ada di depannya
'' astaga rupanya aku dari tadi berbicara dengan nya... " batin Talitha
" aku bisa bawa sendiri ko ... lagipula ini udah masuk jam kelas pasti kamu juga sedang sibuk . " ujar Talitha pelan.. seraya menundukkan kepalanya
" tidak, ayo biar aku bantu lagian ini juga berat loh jadi biar aku bantu ... " ujar Afnan
" mmm... terima kasih... " ujar Talitha dengan pelan
dan itu berhasil membuat Afnan tersenyum
" apa teman-teman sekelas mu menganggu mu lagi... " ujar Afnan dengan tampang cueknya
Talitha yang mendengar itu langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat
" jika mereka masih menganggu mu lagi bilang saja pada ku... " ujar Afnan lagi
dan Talitha yang mendengar itu pun langsung menganggukkan kepalanya tanpa ragu karena bukan hal umum lagi baginya
Afnan lah yang sering menolong Talitha di sekolah jika teman-teman nya sedang menganggu nya
" stop, cukup sampai di sini saja tolong berikan buku itu ke tumpukan buku ini lagi... " ujar Talitha seraya menyodorkan tangan nya
" kenapa ? kenapa tak langsung ku taro di meja kelas mu saja.. " ujar Afnan heran
" jangan, aku mohon jangan lakukan itu , kembalikan buku itu " ujar Talitha dengan sedikit bergetar
Afnan yang merasa ada yang tidak beres pun langsung mendekat ke arah Talitha dan menatap nya dengan lekat
" kau ini kenapa... " ujar Afnan
" tidak ... aku tidak apa-apa cepat letakan lah aku mohon ... " ujar Talitha dengan pandangan memohon Afnan yang melihat itu langsung merasa tak tega
" terima kasih... '' ujar Talitha setelah mendapatkan semua bukunya ada di tangannya
" aku masuk kelas dulu... dan sekali lagi terimakasih... " pamit Talitha seraya menundukkan kepalanya
tapi Afnan yang melihat semua perubahan mimik muka yang terlihat di wajah Talitha membuat Afnan merasa curiga dengan nya
" sebenarnya ada apa Dengan nya... apa dia masih saja di ganggu oleh teman-teman sekelasnya.. " ujar Afnan ambigu
" huh.... aku hampir lupa teman sekelas perempuan ku kan pada benci dengan ku karena sang ketua OSIS itu selalu menolong ku ... wajar mereka marah padaku... " batin Talitha sedih
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen ya
terima kasih banyak 🤗🙏