Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 9 Menghancurkan Kekaisaran Avalon



"K-Kau! APA KAU SADAR TINDAKANMU YANG MEMBUNUH JENDERAL KEKAISARAN AVALON SAMA DENGAN MENGIBARKAN BENDERA PERANG DENGAN KAMI" Ucap Kaisar


"Tidak apa... hanya kekaisaran kecil, Lagi pula aku juga telah mengibarkan bendera perang dengan Kekaisaran Celestial" Ucap Yuuto dengan santai


Banyak warga yang ketakutan dan memilih untuk pergi dari tempat tersebut, Bukan karena takut akan kemarahan kaisar tapi takut dengan kekuatan Yuuto


Jenderal Vin yang dibunuh oleh Yuuto dengan mudah merupakan jenderal terkuat kekaisaran Avalon


Hal seperti itu saja sudah menakuti warga dan memilih untuk pergi dari sana atau akan mati seperti Jenderal Vin


"KAU BENAR-BENAR MENCARI MATI-


KELUARLAH KALIAN BERDUA" Ucap Kaisar seolah berbicara dengan seseorang


Tidak lama setelah itu dari belakang Kaisar muncul dua orang dengan aura yang kuat, 1 lagi pria berambut merah dan berpakaian penyihir


1 lagi perempuan berambut kuning dan juga berpakaian penyihir


"Ini pertama kalinya aku melihat seseorang berani mengibarkan perang dengan kita, Benarkan...Ryota" Ucap perempuan berambut kuning


"Benar sekali...Nowa" Sahut Pria berambut merah yang bernama Ryota


"KALIAN BERDUA CUKUP BERBINCANGNYA, CEPAT BUNUH PEMUDA INI HINGGA TAK TERSISA" Ucap Sang Kaisar dengan marah karena keduanya dengan mudah berbicara walau dihadapannya ada orang yang membela vampire hingga membunuh Jenderal Vin


"Iya Iya sabar, ini juga akan kami lakukan...lagi pula kami juga ingin membalaskan dendam Vin" Ucap Ryota dengan enteng


"Benar sekali, walau lemah... Vin lumayan kuat dan bahkan mampu menyamai kekuatan kita jika masih hidup dalam 10 tahun kedepan" Ucap Nowa dengan perasaan sedih


"Sudah berbicaranya, Cepat serang aku atau aki yang menyerang duluan" Yuuto menyela pembicaraan mereka karena terlalu bosen menunggu


"Padahal jika kau memilih diam saja kau bisa hidup lebih lama" Ucap Nowa sambil menghela nafas panjang


"Sudahlah Nowa, cepat selesaikan dan kembali bekerja" Ryota menancapkan tongkat sihirnya ke tanah dan merapalkan mantra yang membentuk lingkaran sihir api yang cukup besar di bawah kakinya


Setelah selesai Ryota mengangkat tongkat sihirnya dan "Fire Dragon" Seketika dari belakang Ryota muncul sesosok Naga yang terbuat dari elemen api


Bentuknya begitu besar walau tidak sebesar yang asli namun siapapun bisa merasakan banyak sekali Mana yang digunakan untuk membuat sihir tersebut


"Kalau begitu kita lakukan itu" Nowa menancapkan tongkat sihirnya dan merapalkan mantra sihir yang memunculkan lingkaran sihir petir dibawah kakinya


Nowa mengangkat tongkatnya dan merapalkan mantra sihirnya "Lightning Dragon" Muncul kembali sesosok Naga dengan tubuh terbuat dari petir seperti Fire Dragon buatan Ryota


Namun yang berbeda hanyalah Lightning Dragon milik Nowa lebih unggul baik dalam segi kekuatan, kecepatan, hingga Jumlah Mana


"Combining Skills" Ucap keduanya secara bersamaan


Combining Skills bukanlah sebuah mantra sihir yang dapat dilakukan oleh siapapun dengan mudah karena untuk melakukan mantra sihir tersebut membutuhkan kerja sama dan rasa percaya terhadap rekan hingga ke tahap berani mengorbakan nyawa demi keselamatan rekan mereka


Dan lagi konsentrasi yang dibutuhkan juga harus sangat tinggi karena jika gagal maka skill yang digabungkan akan meledak karena Mana yang saling menolak


Namun hal tersebut kini terjadi dihadapan Yuuto sendiri


Kedua Naga Tersebut saling mendekat hingga akhirnya saling bersentuhan


Awalnya biasa saja hingga ketika kedua Naga saling menembus tubuh masing-masing dan berhasil bergabung menjadi Sihir baru


Tubuh berwarna merah namun dengan petir biru yang mengkilat-kilat disekitar tubuhnya memberikan rasa takut bagi siapapun yang melihatnya


"Fire Lightning Dragon" Ucap keduanya dengan rasa bangga


"Hmm Skillnya cukup untuk membunuh makhluk hidup berlevel 600 dengan sekali serang, sayang aku sudah melewati level tersebut" Gumam Yuuto sambil tertawa kecil


"Tertawalah selagi bisa karena kau harusnya merasa terhormat dapat mati disebabkan Sihir kami berdua ini" Ejek Ryota


"Cepat saja serang, kau tau kita tak bisa berlama-lama menggabungkan keduanya" Bisik Nowa


Ryota hanya mengagukkan kepalanya karena memang keduanya belum mampu menggabungkan dua skill berlama-lama karena begitu menguras Mana atau Mp


"FIRE LIGHTNING DRAGON, SERAAAAAAANG" Ucap Keduanya dengan penuh semangat sambil mengarahkan tongkat sihir mereka ke arah Yuuto


Fire Lightning Dragon bergerak dari belakang Ryota dan Nowa dengan cara terbang untuk pergi ke tempat Yuuto


Yuuto sendiri yang didatangi Sihir sebesar dan semengerikan itu hanya melompat mundur bukan karena takut tapi dirinya hanya tidak ingin Vampire yang akan diselamatkannya mati karena ledakan Sihir milik Ryota dan Nowa


setelah merasa Vampire tersebut aman, Yuuto juga mengeluarkan sihir miliknya


"Dark Manipulation : Dark Dragon"


Dari belakang Yuuto terlihat energi gelap yang secara perlahan membentuk sesosok naga berwarna hitam dengan mata merah terang


Dirinya tidak takut identitasnya tersebar karena memang rencananya sejak tiba di tempat tersebut adalah untuk tak membiarkan siapapun selamat


"Kau rupanya makhluk kegelapan, Aku tertipu karena penampilanmu seperti manusia, aku harusnya tau jika tidak mungkin manusia mau menyelamatkan Vampire kotor seperti itu" Ucap Ryota dengan rasa terkejut ketika mengetahui elemen milik Yuuto


"Yah aku juga sedikit terkejut tapi tetaplah konsentrasi Ryota" Ucap Nowa dengan serius


Ryota menganggukkan kepalanya dan meminta maaf karena sedikit menghilangkan konsentrasi miliknya


Dark Dragon milik Yuuto mengaum dan terbang menuju Fire Lightning Dragon milik Ryota dan Nowa seolah bersiap untuk menghancurkannya


Kedua Sihir tersebut terus saling mendekati hingga akhirnya bertabrakan dan menyebabkan ledakan yang besar


BOOOOOOOMMMMMM!!!!


Ketika ledakan terjadi Kaisar, para bangsawan maupun para prajurit yang tersisa tidak dapat melihat apa yang terjadi karena kabut yang menutupi pemandangan mereka


Yuuto sama sekali tidak terhalangi pandangannya karena dirinya sudah terbiasa melihat dalam gelap


Namun karena cukup menganggu dirinya mengibaskan tangan dengan kuat hingga menyebabkan angin kuat yang menerbangkan kabut hitam tersebut


Setelah kabut menghilang para hadirin yang tersisa dapat melihat apa yang terjadi


Yuuto yang menggunakan Dark Dragon masih berdiri dengan sehat tanpa luka sedikitpun berbanding terbalik dengan Ryota maupun Nowa


Keduanya terbaring di tanah dengan kedua tangan beserta kaki yang sudah lepas dari tempatnya beserta sebagian perut mereka terpotong dab mengeluarkan isi perutnya yang terlihat menjijikkan bagi yang melihatnya


"Level 500 saja sudah berani menyerangku" Gumam Yuuto dengan senyuman mengejek


Para bangsawan yang melihat hal tersebut meringkuk ketakutan sedangkan para prajurit yang tersisa menodongkan senjata mereka ke Yuuto karena rasa takut


kedua orang terkuat kekaisaran Avalon dibunuh oleh pemuda misterius dengan cukup mudah berhasil memberikan rasa teror bagi mereka


"Bergerak...Mati" Ancam Yuuto


Seketika seluruh orang memilih diam demi menyelamatkan nyawa mereka


Yuuto sendiri hanya meggelengkan kepala dan berjalan menuju perempuan Vampire tersebut dan melepaskan ikatannya dengan mudah


"Kenapa...Kenapa anda menyelamatkan saya" Ucap Vampire tersebut dengan rilih


"Tanyakan nanti setelah kita keluar dari sini" Yuuto memilih untuk tidak menjawab pertanyaannya karena tidak tau ingin menjawab seperti apa


"Walau anda pergi dari sini tapi wajah anda akan disebar dan diburu seluruh manusia hanya karena diriku, Apa bedanya hal itu dengan mati karena tidak dapat merasakan kebebasan" Ucap Gadis Vampire tersebut sambil meneteskan air mata


"Jangan menangis begitu, Aku melakukan ini karena aku tau resikonya dan apa yang harus kuperbuat, jadi kau diam saja dan biarkan aku yang bekerja" Ucap Yuuto sambil mengelap air mata Gadis vampire


Yuuto berdiri dan menatap sisa manusia yang hadir


"Dark Manipulation : Dark Prison"


Seketika langit menjadi cukup gelap karena Yuuto menggunakan Dark Prison atau Penjara Kegelapan untuk mengurung Ibu Kota Avalon hingga Istananya


Yuuto yakin tidak ada orang yang sempat keluar karena waktu sejak dirinya mengacau hanya baru berlalu puluhan menit sedangkan untuk keluar dari Ibu Kota minimal 1 jam karena barang yang akan diangkut


"K-Kau" Kaisar yang sebelumnya berbicara dengan nada kasar hanya bisa merasa ketakutan karena dirinya tidak pernah melihat sesuatu sihir yang memilihi Sihir Sebesar Yuuto sebelumnya


apalagi sampai mengurung Ibu kota dan Istana, untuk melakukannya hal tersebut setidaknya konsentrasinya sama seperti melakulan Combining Skill walau sedikit lebih susah karena harus menggunakan Mp yang banyak


"Dunia akan heboh karena Kekaisaran Avalon lenyap dari dunia beserta seluruh penghuninya"


Dari tubuh Yuuto muncul sinar bewarna hitam yang terbang ke langit dan membentuk sebuah lingkaran hitam


"Dark Manipulation : Unlimited Dark Sword"


Dari lingkaran hitam raksasa yang ada di langit keluar jutaan Dark Sword atau Pedang Kegelapan yang setiap dari pedangnya berisi Mana yang mampu membunuh makhluk hidup berlevel 100 dengan sekali serang


walau manusia berlevel 300 atau 200 tidak akan mati sekali serang namun dengan jumlah yang sangat banyak dan kecepatan jatuh yang tidak dapat dilihat dengan teliti bisa membuat manusia berlevel 300 an terbunuh


CRASSSS!


Terdengar suara cipratan darah dari seorang prajurit yang kepalanya terkena tusukan Dark Sword hingga menemus ke bawah


tidak lama setelah itu semua orang yang ada disana berlari menyelamatkan diri walau tetap mati dengan sadis baik dengan cara tertusuk dari kepala hingga tembus ke perut


Terkena pundak dan terbelah hingga tertusuk puluhan pedang


Selama hal itu terjadi Yuuto beserta gadis Vampire tersebut hanya diam tanpa kena serang karena memang Yuuto yang membuat serangannya tidak mendekati dirinya ataupun Gadis Vampire


1 Jam Kemudian


Seluruh manusia yang berada di kekaisaran Avalon terbunuh karena serangan Yuuto, tidak ada yang mampu bersembunyi dibalik bangunan karena Dark Sword telah menghancurkan Setiap bangunan yang ada ternasuk istana Avalon yang bentuknya tidak sama seperti sebelumnya


"Oke sudah selesai" Gumam Yuuto ketika selesai menyebarkan Auranya ke seluruh kekaisaran untuk memeriksa apa yang masih hidup atau tidak namun tidak menemukan apapun


Mp milik Yuuto turun cukup banyak karena terus menerus melakukan serangan tanpa henti selama 1 Jam an


"Oi Gadis kecil ayo pergi dari sini, sepertinya ada beberapa petualang yang sedang menuju kemari karena menyadari Sihir milikku" Yuuto menggendong Gadis Vampire tersebut seperti seorang tuan putri untuk meninggalkan Kekaisaran Avalon yang telah menjadi reruntuhan ataupun hanya sisa nama


Gadis Vampire yang digendong oleh Yuuto hanya bisa tersipu malu maupun merasa terharu karena dirinya tidak pernah sekalipun berharap akan diselamatkan oleh Seorang Manusia yang rela menghancurkan kekaisaran rasnya sendiri demi dirinya di mimpi sekalipun


namun kini hal tersebut terjadi dan membuat Gadis Vampire ingin mengikuti Yuuto selamanya sebagai bentuk terima kasih