Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 17 Rank AA



"Ah disitu kau ternyata Lily, aku mencari-carimu dari tadi tau, Lain kali jangan jauh-jauh dariku" Yuuto menggandeng tangan Lily dan membawanya keluar dari Guild Petualang


Namun ternyata tidak semudah dugaan Yuuto yang sudah dengan sengaja pura-pura polos


"Oi bocah, kau kira bisa membawanya semudah itu" Seorang Pria berbadan kekar menghalangi jalan Keluar Yuuto


"Paman, ayolah aku hanya ingin membawa temanku keluar dari sini, apakah sesusah itu" Yuuto membuat ekspresi ketakutan ketika melihat Besarnya tubuh pria tersebut walau sebenarnya Yuuto sama sekali tidak takut


"Sekali kau masuk ke Guild Petualang ini maka kau tidak akan keluar dengan mudah, ini sudah hal yang biasa di kalangan petualang" Ucap Pria tersebut dengan keras


"Kalau begitu bagaimana caraku dan temanku ini keluar dari sini" Ucap Yuuto dengan ekspresi kebingungan


"Dengan cara mengalahkan kami" Seketika seluruh Petualang yang ada di Guild Petualang mengeluarkan aura membunuh dan tekanan mereka kepada Yuuto


"Uhh, itu mustahil paman, Aku hanya remaja yang lemah dibanding dirimu" Yuuto berpura-pura meringis kesakitan ketika seluruh aura membunuh para petualang mengenai dirinya


"Kalau begitu serahkan temanmu itu, Dia tidak butuh seorang pria yang bahkan tidak berani bertarung mempertaruhkan nyawanya demi Dirinya" Pria tersebut menarik pedang besarnya dan mengarahkannya tepat di depan wajah Yuuto


Mungkin jarak pedang besar tersebut dengan wajah Yuuto hanya beberapa inci, Yuuto tak marah dengan sikap pria tersebut karena mengetahui maksud sebenarnya dari ucapannya


"Anu-, Paman, Yuuto tidak lah lem-" Tidak sempat Lily selesai berbicara, Yuuto meletakkan jarinya di bibir Lily seolah mengisyaratkannya untuk diam saja


"Benar sekali, Lily masih lemah dan ceroboh, karena itu aku tak boleh menjadi lemah" Ucap Yuuto dengan santai sambil memandang Mata pria tersebut


Pria kekar yang ditatap oleh Yuuto termundur beberapa langkah, Dirinya seolah melihat jurang yang gelapnya dan dalamnya tidak bisa diukur ketika melihat mata Yuuto


"Boleh juga Nak, tapi tatapan saja tidak berlaku untuk petualang" Pria kekar dihadapannya mengangkat pedangnya dan mengayunkannya ke leher Yuuto untuk menebasnya


"Tentu saja, tapi kekuatan saja tidak dibutuhkan untuk petualang, Kecepatan, Insting, Refleks juga bagian yang harus diperhatikan petualang" Ucap Yuuto tepat di belakang Pria tersebut sambil meletakkan Shadow Sword yang masih tersarung dihadapan leher pria tersebut


'C-cepat sekali' Pikir semua orang yang ada di dalam Guild Petualang ketika melihat cara Yuuto membalikkan keadaan


"Haha sungguh Low Profile, seperti singa yang akan diam jika kenyang namun ganas ketika lapar" Ucap pria kekar tersebut


"Ujian kalian cukup menarik tapi sebaiknya kalian tidak punya pikiran aneh kepada Lily" Yuuto menyebarkan aura membunuhnya ke seluruh bagian ruangan sekaligus mengeluarkan tatapan sedingin es


Hanya dengan aura membunuhnya saja seluruh Tekanan dan aura membunuh gabungan milik para petualang menghilang


"Nak, bisa kau rendam aura membunuhmu itu...Aku tak bisa bernafas disini" Ucap Pria kekar tersebut dengan santai seolah tak takut mati


"Untuk seorang yang hampir mati kau cukup santai" Sesuai ucapan pria tersebut Yuuto merendam aura membunuhnya hingga hilang sepenuhnya


"Tentu saja, sejak aku menjadi petualang nyawaku sudah tidak selalu aman" Ucapnya dengan santai


"Yuuto" Dirinya memperkenalkan diri kepada pria tersebut


"Rock" Pria tersebut mengenalkan namanya


Yuuto entah kenapa merasa jika namanya sangat cocok dengan tubuhnya yang kekar


"Salam kenal Rock, Kalau begitu aku pergi dulu ke meja resepsionis" Yuuto mengandeng tangan Lily dan membawanya ke meja resepsionis


"Silahkan teteskan darah anda disini" Resepsionis tersebut memberi kristal yang digunakan untuk melihat status seseorang


Yuuto hanya menatap Resepsionis perempuan tersebut dengan datar, Yuuto bahkan berpikir apakah Resepsionis tersebut telah gila, apa menurutnya seorang yang hampir membunuh seorang pria kekar dan menekan seluruh petualang di dalam ruangan adalah pemula yang ingin mendaftar


"Maaf, aku ingin mengganti rankku" Yuuto mengangkat sebelah tangannya sambil tersenyum canggung


"Ah maaf Maaf maaf, saya kira kalian ingin mendaftar" Resepsionis tersebut menundukkan kepalanya 3 kali ketika minta maaf


"Ah tidak tidak, itu salah kami karena tidak mengucapkannya lebih dulu" Lily menunduk sekali untuk meminta maaf


"Baik akan segera saya periksa" Resepsionis tersebut melihat poin rank Yuuto dan begitu terkejut dengan jumlah poinnya yang begitu tinggi



*Name : Ken*


*Level : 486*


*Job : Assasin*



*Rank : E \[139.293/1000 Poin*\]



Resepsionis tersebut hanya bisa terdiam karena jumlah poin dan juga rank milik Yuuto sangat tidak cocok


"Tuan Ken, kapan terakhir anda memeriksa poin anda" Tanya Resepsionis tersebut dengan serius


"Entahlah, mungkin sudah sangat lama hingga aku tak ingat lagi" Yuuto tak mungkin bilang jika hanya baru beberapa bulan atau minggu karena bisa saja menyebabkan serangan jantung


"Dengan total poin 139.293 Poin anda bisa naik ke rank AA" Resepsionis tersebut sedikit mengeraskan ucapannya hingga terdengar ke seluruh petualang


"Kamu..." Yuuto hanya bisa menatapnya dengan kesal karena mengucapkan hal seperti itu dengan terang-terangan


"Iya, Nama saya Lisa" Resepsionis bernama Lisa itu hanya tersenyum ketika melihat raut wajah kesal Yuuto


"Cepatlah selesaikan perubahan pangkatnya" Yuuto hanya bisa bersabar karena hal ini masih dalam batas wajar


"Baik, tunggu sebentar" Lisa menempelkan semacam steples kepada kartu petualangnya dan bagian rank miliknya berubah begitu juga warna kartunya yang menjadi warna hitam


"Bisa carikan aku misi untuk menyelesaikan dungeon tingkat tinggi yang berisi monster level 500 ke atas" Yuuto mengucapkannya dengan terang-terangan walau tidak sampai terdengar ke para petualang lainnya


"Apa anda yakin, minimal menyelesaikannya harus party dengan 3 orang, kalau tidak pihak guild tidak bisa memberikan misi ini" Lisa sedikit terkejut dengan ucapan Yuuto namun kemudian dirinya paham jika Yuuto ingin cepat bertambah kuat


"Aku memiliki 1 disamping tapi 1 lagi tidak ada" Yuuto kebingungan karena bingung siapa yang akan memasuki slot yang tersisa


"Bagaimana kalau aku yang mengisinya" Sesosok Pria berpakaian penyihir yang terlihat tidak asing di mata Yuuto muncul dan menawarkan akan bergabung dengan partynya


"Rey..." Yuuto sedikit menyadari jika pria berpakaian penyihir tersebut mirip dengan Rey yang pernah dirinya temui di Kekaisaran Avalon


"Oh kau masih mengingatku ternyata Ken" Rey sedikit terkejut karena Yuuto mengingat namanya padahal keduanya hanya berbicara dengan singkat


"Anu, Apakah Tuan Ken mengenal Tuan Rey" Tanya Lisa dengan rasa penasaran


"Iya, kami pernah bertemu di Kekaisaran Avalon" Jawab Yuuto dengan santai


Tidak ada yang bicara atau bahkan bergerak ketika Yuuto berbicara


"Memangnya ada apa" Yuuto sedikit bingung karena perubahan suasana begitu drastis


"Tentu saja ini mengejutkan karena Tuan Rey meminta bergabung dengan party anda... Tuan Rey adalah petualang Pangkat SS yang kekuatannya melebihi jenderal terkuat Kekaisaran Celestial sekalipun" Ucap Lisa dengan rasa hormat sekaligus kagum


Yuuto sendiri tak terlalu terkejut karena sejak bertemu Yuuto bisa merasakan jika Rey adalah petualang hanya dengan cara bergeraknya dan juga aura yang dia pedam


"Jadi apakah aku boleh bergabung" Tanya Rey sekali lagi dengan datar