Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 22 Penyelamatan



"Membosankan sekali drama kalian Manusia" Ucap Black Tiger sambil tersenyum mengejek


"K-kau, bisa...berbicara" Rey kesusahan berbicara karena seluruh tubuhnya begitu sakit namun dirinya ingin menyelamatkan Yukina yang ditangkap oleh Black Tiger


"Aku adalah Kaisar Macan Kegelapan, tentu saja aku dapat berbicara, walau tidak memiliki pengikut tapi aku bisa saja menundukkan ras manusia tapi aku sama sekali tidak berniat melakukannya, ras kalian terlalu lemah bagi diriku ini" Black Tiger terus berbicara dengan nada merendahkan yang membuat Yukina maupun Rey begitu marah


"Lepaskan aku!, Dasar kau kucing hitam" Yukina mencoba melepaskan pegangan Black Tiger dengan seluruh kekuatannya namun tidak berhasil


"Kau bilang Kucing? Aku Kucing? JANGAN SAMAKAN AKU DENGAN MAKHLUK SELEMAH ITU" Black Tiger memper erat genggamannya walau tidak sampai membunuh Yukina


"SAKIT, LEPASKAN...INI SAKIT SEKALI, KUMOHON, LEPASKAN, SAKIT, SAKIT" Seluruh tubuh Yukina beegetar karena kesakitan diikuti mulutnya yang mengeluarkan darah karena beberapa tulangnya hancur


Air matanya keluar setetes demi setetes, Pandangan tersebut membuah hati Rey tersayat dan sangat ingin melepaskan Yukina dari penderitaannya


"Kalian makhluk lemah sebaiknya tau DIRI, AKU TAK BUTUH MAINAN YANG TAK TAU DIRI SEPERTI KALIAN" Black Tiger mengangkat tangan atau kaki depan yang mengenggam Yukina dan dengan cepat menurunkannya tepat menuju Rey seolah ingin menabrakkan keduanya


Namun sebelum keduanya berbenturan, Energi Kegelapan yang sangat besar muncul dari suatu tempat dan melewati tangan atau kaki depan Black Tiger yang mengenggam Yukina hingga terputus


"Tidak bisakah kalian diam" Sesosok Pria berambut hitam dengan mata merah menyala muncul dari dalam hutan yang gelap


"Kau-" Black Tiger segera mundur beberapa langkah ketika menyadari serangan yang memutuskan tangannya disebabkan oleh Yuuto


"K-Ken, apa yang kau lakukan disini" Rey begitu terkejut karena serangan tadi berasal dari Yuuto


"Rey, kau terlihat menyedihkan" Yuuto hanya menatap Rey sejenak dan sedikit terkejut karena Penyihir sekuat Rey pun dapat terkapar seperti itu


"JANGAN MENGALIHKAN PANDANGANMU" Black Tiger muncul dari belakang Yuuto bersiap untuk mencakar kepala Yuuto hingga putus


"Harusnya kau kabur saja tadi" Ucap Yuuto dengan dingin


4 Pedang hitam muncul dari Kiri Black Tiger, Kanan Black Tiger, Atas Black Tiger dan Dari Bawah Black Tiger


Keempat pedang tersebut menebas lebih cepat dibanding Gerakan Black Tiger yang akan mencakar kepala Yuuto


Akibatnya seluruh tubuh Black Tiger terpotong menjadi 4 bagian



*You Leveled Up* \*43



You Killed One Emperor Black Tiger\*



"Ini terlalu mudah" Yuuto berjalan mendekati Rey dan mengangkat tubuhnya yang tidak dapat bergerak


"Gadis Kecil, Katakan pada penghuni kereta itu untuk mengikutiku, Aku akan didepan memimpin menggantikan Rey, sedangkan kau jaga kereta itu dan jangan maju ke depan" Ucap Yuuto dengan tegas


"Baik" Yukina pun mendekati Kereta dan menyuruh mereka untuk mengikuti Yuuto


Sedangkan Yukina akan berjalan disamping kereta untuk berjaga jika ada serangan monster secara tiba-tiba


"Y-Yuuto" Lily muncul dari balik pepohonan dengan nafas yang terengah-rengah


"Oh Lily, aku hampir saja melupakanmu" Ucap Yuuto tanpa rasa bersalah


"Apanya yang hampir melupakanku!, Kau membangunkanku dari tidur dan menyuruhku untuk mengikutimu...Aku bahkan harus memasukkan seluruh barangku dengan cepat dan segera mengikutimu" Ucap Lily dengan kesal


"Aku akan mengurus itu, lagipula bukannya kau juga untung, levelmu naik pesat tadi kan karena xp dari monster yang kubunuh" Yuuto tak berniat berbicara lebih lanjut karena dirinya ingin memproriotaskan Rey


"Benar juga, lagi pula aku bisa mengerti apa yang terjadi ketika melihat ini" Lily bisa melihat Rey yang pingsan di gendong punggung oleh Yuuto dan mayat monster raksasa


"Kau temani gadis kecil dibelakang, aku akan didepan" Yuuto pun mulai bergerak maju diikuti kereta beserta Yukina dan Lily yang mengikuti tidak jauh dari belakang


Tidak ada monster yang mendekat selama Yuuto memimpin rombongan tersebut karena dirinya menyebarkan auranya yang membuat monster yang lebih lemah dari dirinya tidak berani mendekat


"Dasar pria in, mengkhawatirkan saja" Yuuto menyelipkan Energi Kegelapan ke luka-luka Rey dan menyembuhkannya secara perlahan


"Lukanya telah pulih, harusnya tidak lama lagi Rey akan sadar" Gumam Yuuto sambil terus berjalan


[---------------------]


"Kamu, Siapa namamu" Tanya Yukina kepada perempuan bermata ungu yang berjalan disampingnya


"Lily" Jawabnya singkat


"Lily kah, nama yang indah... Perkenalkan aku Yukina" diriny pun mengulurkan tangannya ke arah Lily


"Salam kenal Yukina" Lily menjabat tangan Yukina dan terus melihat ke depan


"Anu Lily, apa kau kenalan Pria yang menyelamatkan kami" Tanya Yukina


"Iya, dia Yuuto, Pria baik hati yang kejam" Ucap Lily dengan ambigu


"Aku paham kalau dia baik hati tapi dari mananya dia kejam" Yukina hanya mengira Yuuto menyelamatkan mereka karena benar-benar ingin menyelamatkan nyawa seseorang


"Nanti kau tau" Ucap Lily dengan malas


"Kalau begitu aku menantikannya" Ucap Yukina yang tersenyum tipis


Keduanya saling berbincang ringan seperti sahabat walau selalu Yukina yang memulai pembicaraan dan Lily berbicara seadanya


[----------------------]


"Kakak, sebenarnya apa yang terjadi di luar" Tanya" Tanya Lumia


"Entah, Kakak juga tidak tau tapi sepertinya pria berambut hitam itu menyelamatkan Paman Rey dan juga kita" Ucap Luna secara asal


"Pria itu kuat" Gumam Shin


"Tentu saja, dari caranya berlari saja begitu santai seolah tidak takut nyawanya akan hilang karena serangan dadakan" Gumam Ronald ketika mendengar gumaman Shin


"Bukan hanya itu, dia membunuh monster rank SSS, dia kuat seperti pelindung kerajaan" Bisik Ken yang ikut pembicaraan mereka


"Sepertinya ini pertama kali dan terakhir kalinya aku melihat kalian bertiga saling berbicara dengan akrab" Sindir Selena


"Emm, biasanya kalian selalu bertengkar jika ada kesempatan dan membuat onar dimana-mana" Ucap Sumi sambil tersenyum mengejek


"Berisik kalian, itu adalah cara laki-laki mengakrabkan diri" Ucap Ronald yang tak terima di ejek oleh keduanya


"Dengan cara saling menyakiti, sungguh hebat" Ucap Selena dengan kagum namun bagi para pria itu seperti mengejek mereka


[------------------]


"Yukina katakan pada penghuni kereta untuk mendekat ke arahku dan berhenti untuk beristirahat, Lily kau siapkan seluruh barang yang akan kita gunakan" Ucap Yuuto ketika menyadari jika hari benar-benar telah gelap


"baik" Keduanya pun menjalankan tugas masing-masing dengan rapi


Yukina berjalan ke arah Kereta dan menyuruh supir atau Shin yang mengemudi untuk mendekat ke arah Pria berambut merah atau Yuuto


Sedangkan Lily mengeluarkan semua Kasur, Selimut, Lampu dan meletakkannya dengan rapi


"Shadow Manipulation : Shadow Clone" Gumam Yuuto


Seketika bayangan Yuuto memanjang dan keluar dari tanah membentuk Clon dirinya


"Katakan kepada Lily jika dirinya harus memasak, kau bantu dirinya" Ucap Yuuto dengan tegas


"Baik" Clone Yuuto pun mendekati Lily yang telah selesai menyiapkan tempat tidur dan mengatakan kepadanya jika Yuuto yang asli menyuruhnya memasak untuk banyak orang dan Cloningan Yuuto akan membantu


Awalnya Lily sedikit kebingungan namun karena kedipan mata Yuuto dirinya berhasil tenang walau kesal karena terus menerus di suruh oleh Yuuto


walau mengeluh entah kenapa Lily memasak bersama Shadow Clone untuk 6 Pahlawan, Yuuto, Kedua tuan putri beserta dirinya sendiri