Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 11 Melatih Lily



"Yuuto...Sihir apa itu" Ucap Lily yang secara tidak sengaja melihat proses pembangkitan Orc Lord dan 10 Orc Champion


"Oh itu Sihirku jadi tenang saja, dan untuk masalah sihir ini tolong dirahasiakan... Aku tak ingin harus menghancurkan beberapa kekaisaran atau bahkan benua hanya untuk merahasiakan Sihir ini" Ucap Yuuto dengan senyum hangat namun mematikan


"B-baik" Lily paham sekali maksud dari ucapan Yuuto


Andai dirinya membocorkan masalah Sihir Yuuto ke Benua Vampire kemungkinan besar Yuuto tak akan segan-segan menghancurkan Benua tempat kelahiran dirinya walau Lily adalah orang yang diselamatkan oleh Yuuto


Benua Vampire memang kuat karena berada di peringkat 5 dalam 9 Benua Terkuat


Namun tentu saja itu hanya nasalah kekuatan bukan masalah penyembuhan, Rumor berkata jika Vampire bangsawan mampu menumbuhkan anggota tubuh mereka seperti tangan, kaki bahkan mampu menyembuhkan luka tusukan selama tidak mengenai Jantung ataupun kepala


Namun yang lebih mengerikan adalah Vampire Leluhur, Konon Vampire tersebut tidak akan menua ketika telah dewasa beserta seluruh tubuhnya akan terus beregenerasi walau hanya tersisa tangan atau bahkan abunya saja


Singkatnya Vampire leluhur merupakan makhluk abadi yang hanya bisa dikalahkan dengan cara menyegelnya


Walau begitu entah kenapa Lily memiliki Firasat jika Yuuto bahkan mampu mempora-porandakan Benua terkuat saat ini yaitu Benua Naga


"Lanjutkan perjalanan tapi kelihatannya perlu beberapa hari untuk kita sampai ke Ujung Benua Bagian Utara jika menggunakan kecepatan yang sama" Yuuto memikirkan ide agar mereka cepat tiba di lokasi tanpa memakai waktu lama


"Maaf" Lily sadar jika menggunakan kecepatan Yuuto mereka akan sampai dalam 1 hari namun karena Lily masihlah lemah dirinya tidak dapat melakukan hal yang sama


"Sebenarnya aku tak ingin melakukan ini tapi mau gimana lagi, ini juga demi kebaikanmu" Ucap Yuuto dengan sedikit malas


"Entah kenapa aku merasa akan mengalami hal buruk" Ucap Lily ketika mendengar ucapan Yuuto


[--------------]


"Astaga... Ini... Benar...Benar...Melelahkan" Ucap Lily dengan penuh keringat


"Ayolah hanya segini saja sudah lelah" Ucap Yuuto dengan remeh


"HANYA 'segini saja' dari mananya, Mereka ini Sekelompok monster berlevel 300 dengan jumlah 56 Monster dan kau bilang 'segini saja'" Ucap Lily dengan penuh rasa tidak percaya


"Kalau tidak sedang latihan mungkin aku akan memusnahkan mereka dengan sekali serang tapi ini demi kebaikan kita agar cepat bergerak" Ucap Yuuto tanpa rasa bersalah


"Kau Benar benar gila" Gumam Lily


Mungkin banyak orang yang akan salah paham jika melihat situasi tersebut, Yang terjadi sebenarnya adalah Yuuto sedang membantu Lily menaikkan levelnya


Namun tentu saja cara Yuuto terkesan Kejam apalagi untuk seorang gadis seperti Lily


Yuuto menyuruh atau lebih tepatnya memaksa Lily untuk melawan sekelompok monster berlevel 300 sedangkan Lily sendiri hanya berlevel 256


1 vs 1 saja jika terjadi Lily bisa kalah atau bahkan mati namun Kini Lily malahan melawan 56 monster berlevel 300


Tentu saja Yuuto telah melemahkan Monster tersebut dengan cara mengurangi Hp setiap monster hingga tersisa 20% dan memotong setiap tangan kanan masing-masing monster


Dengan begitu Lily mampu menghadapi kelompok monster tersebut walau kesusahan


"Pengendalian Darahnya hebat juga" Yuuto terus mengamati cara bertarung Lily yang menggunakan Sabit yang dibuat dari pengendalian darahnya


Cara Lily mengendalikannya termasuk susah karena harus berputar, memutar sabit, menebaskannya, menusuk namun semua itu dilakukan oleh Lily dengan mudah


Lily juga terkadang menggunakan pengendalian darahnya untuk menguras sedikit demi sedikit darah monster di sekelilingnya


"Seharusnya ini tidak lama lagi" Gumam Yuuto ketika menyadari monster yang dilawan Lily semakin dikit jumlahnya


"Oh ya kalau tak salah tadi aku menerima pesan tapi karena sibuk jadi aku mengabaikannya" Yuuto menekan sebuah surat transparan dihadapannya



*Menerima Job Mision* :



\- *Bangkitkan 100 Makhluk Hidup \[Complete*\]


\- *Bunuh 100.000 Makhluk Hidup \[Complete*\]



*Reward* : *Soul 100 --\> 200*



You Leveled Up 289


You Killed One Orc Lord, 10 Orc Champion, 100 Orc, 500 Orc Capten dan 1.000 Orc Elite




"Oh Batas jiwa yang bisa kujadikan pasukan meningkat, tapi sepertinya menaikkan level menjadi lebih susah ya" Gumam Yuuto dengan sedikit rasa sedih



Padahal sebelumnya dirinya hanya menghancurkan kekaisaran terlemah saja sudah naik level 391, dan kini Yuuto meratakan sekelompok orc yang bahkan lebih kuat dari kekaisaran Avalon hanya naik level sebanyak 289



"Kalau begitu levelku saat ini sekitar 700an, harusnya kalau mau aku bisa saja mengalahkan makhluk hidup berlevel 2000an dengan cukup mudah dengan kekuatan penuhku, tapi masalahnya aku tak bisa mencari makhluk berlevel tinggi seperti itu di benua lemah ini" Gumam Yuuto dengan serius



"Yuuto, aku telah selesai" Ucap Lily dari belakang punggungnya



"Kerja bagus, aku akan mencari danau terdekat agar kau bisa membersihkan diri" Yuuto segera menghilabg dari hadapan Lily untuk mencari Danau terdekat



Untungnya dirinya berhasil menemukan sumber air seperti Sungai dengan air yang jernih, Yuuto juga memeriksa sekeliling untuk memastikan tidak ada monster hingga ke dalam air



"Yosh, kalau begitu Lily bisa mandi dengan tenang" Yuuto segera kembali ke tempat Lily untuk mengabari hal yang terjadi



"Lily, aku menemukan Sungai di dekat sini, jika dengan kecepatanku tadi harusnya sampai dalam beberapa detik tapi kalau kau tak ingin kita bisa berjalan bersama" Yuuto tentu memikirkan perasaan Lily yang tidak mampu menahan tekanan angin kuat akibat kecepatan gerak dirinya



"Tak apa, Kalau hanya beberapa detik" Ucap Lily tanpa rasa ragu walau sebenarnya dirinya sedikit berharap akan digendong seperti Tuan Putri oleh Yuuto seperti sebelumnya



"Oke bersiaplah" Seperti sebelumnya Yuuto mengendong Lily seperti tuan putri dan melesat pergi menuju sungai temuannya



"Baiklah, kau bisa membersihkan diri dengan tenang, sejauh 5Km tidak ada manusia ataupun monster bahkan di dalam air dan tentunya aku tidak akan mengintip" Ucap Yuuto sebelum Lily sendiri yang mengatakannya



"Baiklah, terima kasih Yuuto" Lily berjalan lurus menuju sungai tersebut



Yuuto yang paham segera menjauh hingga beberapa meter dibalik pepohonan



"Lily, kau tau walau aku bukan orang mesum atau lelaki bajingan tapi namanya juga Laki, setidaknya aku ingin mendengar dari sini jika terjadi apa-apa...Yah aku memang tidak berniat mengintip tapi jika terpaksa mau gimana lagi" Gumam Yuuto dengan senyum tipis