Shadow Monarch

Shadow Monarch
chapter 34 Tunggangan Baru



"Leviathan bilang aku hanya perlu lurus ke arah Benua Vampire tapi disini tidak ada apa-apa selain air" Ucap Yuuto dengan bingung


Namun kemudian dirinya menyadari sesuatu yang penting


"Namanya juga monster air, harusnya di dalam air kan... Bodohnya aku karena melupakan hal seperti ini" Yuuto menghela nafas panjang karena lelah dengan kebodohannya


Tanpa basa-basi Yuuto terjun ke dalam air dan langsung menemukan sebuah hal yang mengejutkan


Seekor Hiu Raksasa berukuran sebesar bis sedang menghancurkan berbagai terumbu karang dengan giginya yang tajam


Banyak Makhluk-Makhluk laut yang berhamburan kesana kemari karena takut dengan Hiu tersebut


"Observasi"



Name : -


Race : Black Shark


Level : 21.928


Title : -



'Tidak punya title, apa karena rasnya tidak ada lagi yang tersisa selain dirinya' Pikir Yuuto


'Yah biarlah, lagi pula aku hanya tinggal membunuhnya' Pikir Yuuto tanpa rasa kasihan


Tanpa pikir panjang, Yuuto berhenti terbang dan membiarkan tubuhnya menabrak air hingga lagi-lagi menyebabkan gelombang air yang cukup besar


Dikarenakan hal tersebut jugalah Black Shark menolehkan pandangannya ke asal gelombang tersebut dan melihat sesosok manusia berambut hitam sedang berenang ke arahnya dengan cepat


Entah karena terlalu percaya diri dengan kekuatannya atau karena ingin mati, Sang Black Shark justru berenang ke arah Manusia tersebut


mereka berdua mulai mendekat, Black Shark membuka mulutnya yang penuh gigi tajam nan mengerikan untuk membunuh manusia tersebut


sedangkan Manusia yang akan menabrak masuk ke dalam mulut yang penuh Gigi hanya terus berenang dengan santai


Dia dapat santai karena percaya dengan kekuatan pertahanannya yang sangat tinggi, Karena dia adalah Yuuto yang memiliki statisik lebih tinggi dari pada levelnya


Dan akhirnya, Yuuto masuk ke dalam mulut Sang Black Shark yang mengerikan, Sedangkan Sang Black Shark yang telah merasakan mangsanya masuk ke dalam mulutnya tanpa memberi waktu langsung saja mengigit Yuuto dengan seluruh kekuatannya


Namun yang terjadi bukanlah Yuuto yang mati karena gigitan Black Shark melainkan seluruh Gigi Black Shark hancur berkeping-keping seolah mengigit sesuatu yang tidak mungkin hancur


'Uhh menjijikkan sekali, untung saja aku tidak bernafas karena masih ada di dalam air atau tidak aku akan mencium bau mulut hiu jelek ini' Pikir Yuuto


"ARRRGGGHHHH GIGIKU, SAKIT SEKALI"


Mulut Black Shark mengeluarkan banyak darah karena seluruh giginya hancur berkeping-keping


Black Shark memutar-mutar tubuhnya karena merasa sakit, air di sekitar Black Shark pun mulai memerah karena tercampur dengan darah


"MANUSIA, BERANINYA KAU MENGHANCURKAN GIGIKU, AKU PASTI AKAN MEMBUNUHMU DI LAIN HARI" Black Shark dengan cepat menggerakkan sirip dan ekornya untuk berenang menjauh dari Yuuto


Black Shark begitu marah sampai-sampai berjanji dalam hatinya jika giginya telah tumbuh maka dirinya akan mencari manusia yang telah membuat giginya hancur demi balas dendam


Namun Yuuto tak membiarkan Black Shark lari menjauh dari dirinya


Untuk beberapa detik, Yuuto sebagian besar kecepatannya untuk berenang dan muncul dihadapan Black Shark sambil menahan moncongnya dengan sebelah tangan agar tidak dapat melarikan diri


3 detik setelah itu banyak gelembung yang bermunculan di belakang mereka diikuti air yang terguncang karena kecepatan Yuuto yang sudah tidak membuat air tidak sempat bereaksi


'Yosh, waktunya membunuh' Pikir Yuuto tanpa ada niat berlama-lama di sana karena masih ada urusan yang lebih penting


Yuuto menarik Shadow Swordnya dan bersiap untuk menebas Black Shark menjadi 2 bagian


"Tunggu Manusia, Maafkan aku yang tidak sopan kepada dirimu, Tolong maafkan Saya Manusia" Black Shark begitu ketakutan karena tidak menyangka Manusia dihadapannya begitu kuat


Karena hal itu lah Black Shark berjanji lagi di dalam hatinya untuk meminta ampunan dengan cara menjilat Yuuto dan akan membunuh bnyak makhluk laut agar semakin kuat


'Kau pikir pakai otakmu Hiu gblk, mana ada manusia yang bicara di dalam air, kau kira aku manusia duyung' Pikir Yuuto dengan kesal


Karena tidak dapat bicara Yuuto hanya memberi isyarat yang mengatakan jika dirinya tidak dapat bicara karena harus menahan nafas


"HAHAHAHAHAHA.... BENAR JUGA, MANUSIA TIDAK AKAN MAMPU BERNAFAS DI AIR, TAPI KALIAN TIDAK MUNGKIN MENAHAN NAFAS SELAMA BERJAM-JAM KAN, KALAU BEGITU AKU HANYA PERLU MENGULUR WAKTU HINGGA-"


SRET


Shadow Sword menebas Black Shark menjadi dua bagian dengan mudah seolah menebas Tahu


Walau masih kebingungan Yuuto segera menyadarkan dirinya dan segera mulai prosesnya


'Soul Eater'


'Soul Ekstrak'


'Bangkitlah'


Aura Hitam keluar dari tubuh Yuuto dan berputar dihadapannya membentuk sesosok Hiu hitam dengan tubuh yang memiliki Garis Biru gelap


'Mulai saat ini Namamu Sharky... Antar aku ke tempat teman-temanku'


Karena telah terhubung Sharky dapat mendengar suara Yuuto walau Yuuto hanya berbicara di dalam pikirannya


"Baik Tuan, Terima kasih karena telah memberi kesempatan kedua bagi makhluk bodoh ini untuk melayani anda, Kalau begitu tolong naik ke atas punggung saya agar saya dapat mengantar anda pergi" Ucap Sharky dengan nada yang penuh rasa hormat


'Baiklah' Yuuto berenang maju dan duduk di atas Punggung raksasa Sharky yang mampu menampung psetidaknya 7 orang


Sharky mulai mengerakkan Sirip dan Ekornya untuk berenang menuju ke tempat teman-teman Yuuto dengan petunjuk Yuuto yang akan mengatakan jalan-jalannya


Kecepatan Sharky cukup cepat walau tidak secepat Yuuto namun lebih baik dari pada kecepatan Kapal yang sangat lambat


Tidak membutuhkan waktu lama untuk Yuuto melihat sebuah pulau atau lebih tepatnya Leviathan yang besarnya sama seperti sebuah pulau


Yuuto menyuruh Sharky untuk mendekat ke arah kepala Leviathan agar dapat berbicara dengannya karena bagaimana pun ukuran tubuh Yuuto lebih kecil bahkan dari kuku jari Leviathan


Setelahnya Yuuto berbicara dengan lantang agar Leviathan mendengar ucapannya


"Leviathan, Aku telah menyelesaikan tugasku, kalau kau tidak percaya kau bisa memeriksanya sendiri"


"Manusia, Aku percaya dengan ucapanmu, Kalau begitu sebagai rasa terima kasih ambillah ini" Leviathan membuka mulutnya dan tepat di dalam mulutnya yang begitu besar terdapat sebuah Bola berwarna hitam


"Kalau begitu aku menerimanya" Dengan sedikit perasaan jijik karena masuk ke dalam mulut leviathan Yuuto mengambil Bola hitam tersebut dan menyimpannya di dalam inventory


"Bola itu disebut sebagai Shadow Orb, Hanya yang mempunyai Elemen Bayangan yang dapat menyerapnya untuk dijadikan kekuatan" Ucap Leviathan yang menjelaskan kegunaan Bola hitam tersebut


"Dari mana kau tau aku memiliki Elemen Bayangan" Ucap Yuuto dengan sikap waspada karena seingat dirinya, Tidak ada sekalipun yang mengetahui elemen bayangannya


"Aku ini penjaga lautan, Hidupku lebih lama dari ras manapun, Seumur hidupku aku hanya pernah melihat elemen Api (Fire), Air (Water), Tanah (Earth), Angin (Wind), Petir (Lightning), Cahaya (Light), Dark (Kegelapan), Kekacauan (Chaos), Air Suci (Holy Water), Lahar (Lava), Es (Ice)... Selain itu aku tidak melihat kemiripan Elemen milikmu dari elemen-elemen yang pernah kulihat" Ucap Leviathan dengan mudah


"Aku tidak ingat pernah mengeluarkan Elemen Bayanganku, bagaimana bisa kau menebaknya" Tanya Yuuto


"Terus Black Shark yang telah kau ubah jadi makhluk hitam dengan garis-garis biru gelap itu apa, walau tua begini penglihatanku sangat tajam, dari Black Shark yang kau ubah itu pun memancarkan aura-aura yang tidak pernah kurasakan... Dari itulah aku mengetahuinya" Ucap Leviathan dengan teliti


"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi bersama temanku" Yuuto melompat ke atas cangkang Leviathan dan mencari teman-temannya


Setelah berkeliling karena bagaimana pun besar cangkang Leviathan seperti sebuah Pulau kecil Yuuto baru menemukan teman-temannya yang sedang saling berbincang


"Enak sekali yah Leader kalian sedang susah-susah nyariin Tunggangan, Rekannya justru berbincang-bincang begitu saja" Sindir Yuuto


"Oh Yuuto, kau sudah selesai, mana tunggangan yang kau maksud" Ucap Rey dengan santai


"Hah ikuti aku, kita akan langsung bergerak pergi" Yuuto menghela nafas panjang dan bergerak menuju ke tempat Sharky


"Baik-Baik" Rey mengikuti Yuuto dari belakang dan Lily beserta Leli yang juga mengikuti dari belakang Rey


[------------------------]


"Itu Sharky, jangan ragu untuk naik karena dia tak akan menyerang" Yuuto melompat dari atas Cangkang Leviathan dan mendarat di atas punggung Sharky


"Itu bukan makhluk hidup, sebenarnya apa itu" Gumam Leli dengan rasa penasaran


"Entahlah, tapi nanti Yuuto juga akan jelaskan mungkin" Rey melompat dari atas cangkang dan menggunakan sihir angin agar ketika mendarat di punggung Sharky tidak terlalu sakit, bagaimana pun juga dirinya adalah Penyihir, Pertahanannya tidak sekuat Yuuto yang walau jatuh dari ketinggian seperti itu tidak akan menerima luka


"Hmm terserah saja lah" Leli menghilang dari atas cangkang Leviathan kemudian terlihat sedang ada di punggung Sharky


"Hebat, apa aku juga akan bisa seperti itu" Gumam Lily dengan kagum


'Mustahil, tanpa kekuatanku kau tak akan pernah bisa menjadi yang terkuat'


'Berisik, Kau diam saja disana sampai aku membutuhkanmu'


'Huff membosankan, kuharap kau akan segera menggunakan kekuatanku Lily'


'Kuharap itu tidak pernah terjadi... Yami'


Sebuah pembicaraan terjadi di pikiran Lily, tidak ada yang tau siapa yang berbicara dengannya namun yang pasti Sosok tersebut bernama Yami dan hanya Lily lah yang mengenalnya