Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 28 Air Mata Dewa Bag.2



[Terus Berjalan Lurus Tuan, Tidak Lama Lagi Anda Akan Menemukan Sebuah Gua, Karena Anda Telah Memenuhi Persyaratan Maka Anda Akan Menemukan Kolam Tersebut] Ucap Sanda Di Pikiran Yuuto


'Baiklah, Burakku... kau pergi cari Rey dan rombongannya, Lindungi mereka tanpa ketahuan' Pikir Yuuto


[Baik Tuan]


Dari Bayangan Yuuto muncul sebuah bayangan yang tidak ada wujudnya dan bayangan tersebut bergerak menuju ke belakang Pohon kemudian sesosok Burung berbulu hitam kebiruan muncul dari bayangan tersebut menuju ke tempat Rey beserta rombongannya


'Yosh, Sekarang setidaknya aku bisa lebih tenang' Pikir Yuuto dengan perasaan Lega


Yuuto terus berjalan lurus bersama Lumia yang berada di pegangan lengan bayangan hingga sampai di depan Goa


[------------------]


Burakku terus terbang hingga menemukan kelompok Rey dan rombongannya


Burakku mengawasi dari langit yang jauh dan dapat melihat jika Kelompok Rey sedang bertahan melawan monster Rank S


'Tuan memerintahkanku untuk melindungi mereka, jadi aku hanya perlu melindungi saja kan tanpa membunuh ras lain' Pikir Burakku


Dengan kekuatannya, Burakku melepas aura yang menakuti monster yang menyerang rombongan Rey


"A-Ada apa ini... Kenapa monsternya lari ketakutan" Ucap Rey dengan bingung


"Entahlah tapi anggap saja ini keberuntungan karena tidak perlu melawan monster-monster itu" Yukina menyarungkan Pedangnya dan terduduk karena kelelahan


"Apa semuanya baik-baik saja" Ucap Ronald dengan lantang


"Dasar Bodoh" Shin memukul kepala Ronald dengan cukup keras


"Apa yang kau lakukan Bodoh, Jika aku tak terluka aku pasti akan membalasmu" Teriak Ronald dengan kesal


"Berisik Bodoh, Jika kau bicara lantang seperti tadi bisa saja menarik perhatian monster lagi, karena itu bicaralah seperti biasa" Ucap Shin dengan santai


"Jika kau hanya ingin bilang seperti itu maka tidak perlu memukulku juga, Tubuhku sudah babak belur seperti ini jangan kau tambah luka lagi" Ucap Ronald dengan sabar


"Terserahku saja" Ucap Shin sambil tersenyum tipis


"Yosh Yosh sudahlah, Semua yang terluka tolong mendatangiku, Aku akan menyembuhi kalian" Ucap Sumi dengan semangat


"Hah baiklah" Ucap keduanya dengan lesu


Sumi, walau dia adalah Pahlawan Air namun tidak memiliki keinginan bertarung di garis depan karena tidak ingin membunuh atau melukai seseorang


Karena itu lah dia memilih Fokus ke bidang Penyembuhan atau Healer beserta Support, Ditambah Elemen airnya yang mendukung penyembuhannya begitu bagus


Sumi sama sekali tidak terluka karena berada di garis belakang ketika pertempuran, Bahkan teman-temannya tidak terluka terlalu parah walau melawan monster Rank S karena penyembuhan Sumi dan Sihir Pendukung atau Sihir type Support Sumi yang menaikkan status mereka beberapa persen


Ditambah Ken sang pahlawan tanah yang selalu melindungi mereka dari berbagai serangan, Para Pahlawan lain menjadi dapat bertahan melawan monster Rank S


Yang membunuh monster Rank S selama pertempuran hanya Rey karena kekuatannya setara monster Rank SS


Walau begitu Rey tidak begitu membantu selama pertempuran karena dikepung banyak monster


Namun untungnya mereka semua selamat karena para monster melarikan diri karena Aura Burakku yang tidak dirasakan mereka semua


Dengan kesempatan itu para pahlawan memulihkan diri, Sedangkan Rey terus berjaga karena takut akan ada serangan lagi


Lily hanya berdiam dan sesekali berbicara kepada sesama perempuan tanpa ada niat membantu sedikitpun


Sedangkan Luna Von Celestial atau Luna juga ikut memulihkan diri, Hampir semua di rombongan Rey kecuali Rey terkejut ketika melihat Luna bertempur dengan kekuatan setara monster Rank S bahkan membunuh beberapa


Ketika ditanya Luna hanya menjawab "Seorang Tuan Putri harus kuat agar dapat melindungi rakyatnya" dengan simple namun penuh makna


Proses penyembuhan mereka yang terluka memakan waktu seharian penuh namun tidak ada yang menyerang karena keberadaan Burakku yang terus melindungi mereka


Jelas sekali rombongan Rey merasa hal tersebut sangat-sangat aneh mengingat selama seharian penuh tidak bertemu satu pun monster bahkan yang lemah sekalipun


Namun Luna mengatakan jika mungkin hal tersebut adalah Perlindungan Dewi Europhia, Perlindungan dari Dewi yang menjaga Dunia mereka


Sulit bagi yang lainnya mempercayai ucapan Luna namun tidak ada pilihan lain selain percaya karena memang itu yang mereka alami


Dengan kepercayaan tak akan diserang Monster selama di bawah Perlindungan Dewi Europhia, Mereka berjalan menuju tempat kolam air mata dewa dengan Peta yang dimiliki Luna


Berbeda dengan Yuuto yang jauh-jauh berjalan, Mereka semua hanya berjalan memasuki hutan kematian sedalam 20km dan menemukan Goa yang pernah ditemui Yuuto


Semua itu berkat Syarat yang terlengkapi dan Peta dari kekaisaran yang dipegang Luna


"Apa benar ini jalan menuju kolam air mata dewa" Tanya Ken dengan ragu


[Note jika pikun : Ken \= Pahlawan Tanah]


"Harusnya iya, tapi jika ingin lebih tau maka kita harus masuk lebih dalam" Ucap Ronald dengan penuh semangat


[Note : Yang satu ini gk mungkin kalian lupakan :v]


"Kuharap tidak bertemu Rank SSS" Gumam Shin


[Note : Ini Pahlawan Petir]


"Dari pada itu bukan kah ini terlihat gelap dan menyeramkan" Ucap Sumi dari balik badan Yukina


[Note : Ini si Supporter para pahlawan, Pahlawan Air]


"Karena kau mengatakannya entah kenapa memang terasa menakutkan" Ucap Selena dengan gugup


[Note : Ini Si Anak angin maksudnya Pahlawan Angin]


"Sudahlah, Ayo Masuk" Ucap Rey sambil berjalan memimpin mereka masuk


"Baik" Ucap mereka secara bersamaan


Dengan perlahan mereka berjalan masuk ke dalam Goa yang gelap


'Ini, jejak kaki manusia' Pikir Yukina ketika melihat sebuah jejak kaki di gelapnya Goa


'Apa 'mereka' sudah sampai, tidak mustahil, Walau Putri Lumia tau jalan ke sini tapi sangat mustahil menemukan Goa ini tanpa menjadi pahlawan atau memiliki darah kaisar, dan mustahil Putri Lumia membantu pria itu'


'Apa 'Mereka' melalui syarat mustahil itu, tidak walau pun bisa membunuh monster Rank SSS sangat mustahil melakukan itu'


Pikiran Yukina menjadi gelisah karena melihat bekas jejak kaki tersebut, Apalagi jejak kaki yang terlihat hanya ada 1 orang


Yukina tidak yakin apakah Yuuto memang sekeji itu sifatnya hingga mampu membuang seseorang dengan mudahnya namun melihat jejak kaki yang hanya ada sepasang membuat Yukina berpikir jika Yuuto telah meninggalkan Lumia atau bahkan melakukan hal buruk kepadanya


"Oi Yukina, cepatlah jalan, kalau lambat kami tinggal loh" Ucap Rey dari depan


"O-oh, Tunggu aku" Yukina mempercepat jalannya dan menyusul yang lainnya


'Hah Yuuto, kapan kau menjemputku' Pikir Lily dengan lesu


Mereka terus berjalan lurus hingga menemukan cahaya merah yang ada diujung goa, Dengan semangat mereka berlari ke arah sana hingga berhasil masuk ke tempat asal cahaya merah tersebut


Namun yang mereka lihat bukan Kolam Air Mata Dewa yang mereka cari atau pemandangan yang indah melainkan Seorang Pria bermata merah dengan rambut hitam yang terkena bercak darah


Namun yang mereka lihat bukan 1 mayat monster melainkan setiap tempat selalu ada mayat monster bahkan menghalangi mereka untuk melihat tanah


Seluruh tempat hanya ada mayat monster, namun terlihat ada beberapa bekas pepohonan yang tertebas dan pohon yang roboh


"A-apa yang sebenarnya terjadi disini Yuuto" Ucap Rey dengan lantang


[-------------------]


"Hmm disini gelap" Gumam Yuuto


"Iya, karena telah menemukan goa ini kita hanya perlu lurus saja dan akan menemukan jalan keluar" Ucap Lumia dengan penuh keyakinan


"Baiklah" Yuuto mempercepat geraknya hingga menemukan sebuah Cahaya, dengan penuh semangat Yuuto berlari ke arah cahaya tersebut hingga keluar goa


Namun yang dilihat Yuuto dan Lumia bukanlah kolam air mata dewa atau hal indah lainnya


Mereka hanya melihat ribuan tidak puluhan ribu monster mengerikan


'Observasi'



Name : -


Race : Black Wolf


Level : 823


Title : Emperor



'ini cukup buruk, yang terlemah saja berlevel 800, dan lagi jumlahnya ada ribuan' Pikir Yuuto


"Nee Yuuto, sebenarnya ada apa ini" Bisik Lumia karena takut akan memancing perhatian para monster jika bersuara keras


"Entahlah tapi ini bukan hal baik" Bisik Yuuto


[Tuan, Apa Anda Dapat Melihat Seseorang Ber berwujud Manusia Di Depan Sana] Ucap Sanda di pikiran Yuuto


Yuuto yang mendengar ucapan Sanda kembali menatap ke arah para Black Wolf dan menemukan sesosok berwujud manusia


Yuuto melihat dari jauh jika sosok berwujud manusia tersebut di kelilingi Black Wolf yang mana membentuk sebuah lingkaran berukuran besar seolah mencegah dia kabur


Dan di depan Sesosok manusia tersebut seekor serigala hitam yang ukurannya 3x lipat dibandingkan yang lain


Namun Black Wolf yang lemah saja berukuran 3x lipat lebih besar dari pada serigala biasa, Yang artinya serigala hitam yang ada dihadapan sosok berwujud manusia tersebut 9x lipat lebih besar dibandingkan serigala biasa


'Observasi'



Name : Wezking


Race : Black Wolf


Level : 1.938


Title : Sovereign



'Ini kedua kalinya aku bertemu monster berlevel 1.000 ke atas' Pikir Yuuto


[Tuan, Hati-Hati Terhadap Wezking, Walau Kami Sesama Sovereign Namun Tingkatan Kekuatan Kami Begitu berbeda jauh, Dan Lagi Wezking Sangatlah Licik, Dia Selalu Mengandalkan Otaknya Sebelum Memulai Pertempuran Untuk Memudahkan Kemenangan, Black Wolf Adalah Salah Satu Ras Monster Yang Tidak Boleh Anda Ganggu Karena Kelicikkan Mereka dan Juga Kekuatan Tempur Mereka]


'Hmph jangan terlalu mengkhawatirkanku Sanda, Level tidak menentukan segalanya' Pikir Yuuto dengan penuh keyakinan


[Tuan, Setelah Saya Mengecek Aura Seseorang Yang Berwujud Manusia Tersebut Ternyata Beliau Adalah Tuan Bahamuth]


'Hmm Bahamuth, jangan bercanda, Bahamuth yang mempora-porandakkan Dunia mana mungkin tersudut seperti itu, Kecuali saat ini dia sedang melakukan sesuatu yang membuatnya menjadi sangat lemah' Pikir Yuuto dengan serius


[Iya, Setelah Tuan Berkata Seperti Itu Saya Baru Ingat Jika Tuan Bahamuth Selalu Menggantik Sisiknya Yang Lama, Selama Proses Penggantian Kulit Tuan Bahamuth Sama Sekali Tidak Akan Mempunyai Kekuatan Untuk Melawan... Dan Kemungkinan Besar Wezking Memanfaatkan Kesempatan Ini Untuk Membunuh Tuan Bahamuth Untuk Menaikkan Kekuatannya Secara Drastis]


'Kalau begitu tinggal lindungi saja sampai selesai' Pikir Yuuto dengan sangat mudah


"Lumia, untuk sekarang kau pergi lah ke arah kiriku dan bersembunyi sejauh mungkin, Aku akan melawan mereka semua" Bisik Yuuto dengan serius


"Tapi kau tak mungkin melawan melawan mereka semua, mereka terlalu kuat, Kau hanya akan mati sia-sia" Ucap Lumia dengan nada sedih


"Jangan menilai seseorang yang belum pernah mengeluarkan kekuatan penuhnya" Bisik Yuuto


'Sanda kuserahkan padamu'


[Baik, Wahai Tuanku]


Dari bayangan Yuuto keluar seekor Ular hitam keunguan yang begitu panjang dan lebar membawa pergi Lumia dengan punggungnya


Suara berisik dari gerakan Sanda memancing perhatian puluhan ribu Black Wolf yang lemah namun tak memancing perhatian Wezking yang masih saja berdiri dengan empat kakinya dihadapan Bahamuth


"Hmm aku sudah lama tidak mencoba ini jadi akan kugunakan sekarang saja" Gumam Yuuto


"Shadow Aura"


Aura Hitam Pekat perlahan menyelimuti tubuh Yuuto mulai dari bagian belakang tubuhnya hingga seluruh tubuhnya


Aura Hitam Tersebut secara perlahan menyusut kemudian meresap masuk ke dalam tubuh Yuuto


Aura hitam yang ada di tubuh Yuuto membentuk sebuah Kimono pria berwarna hitam pekat


[Note : Mau tau bentuk ke gugle terus ketik "Kimono Cowok"]


Sedangkan aura hitam di kaki membentuk sebuah Celana Panjang Berwarna hitam pekat



*Shadow Aura Diaktifkan*



*All Status Dikali 3*



Aura Yuuto begitu kuat di mata para Black Wolf, bahkan sampai membuat Sovereign Black Wolf atau Wezking menolehkan pandangannya


"Wow, pakaian ini keren juga" Gumam Yuuto


Untungnya pakaian Yuuto tidak menghilang melainkan hanya tertutup Kimono saja


"Waktunya membantai" Gumam Yuuto