Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 10 Nama?



"Harusnya disini sudah cukup jauh" Gumam Yuuto


Dirinya memperlambat kecepatan berlarinya dan menurunkan Gadis Vampire tersebut


"Emm, A-apakah anda kelelahan karena menggendong saya? Apakah saya berat?" Tanya Gadis Vampire tersebut


"Tidak, kita berhenti karena sudah jauh dari Kekaisaran Avalon" Jawab Yuuto dengan singkat


"O-oh"


Setelahnya tidak ada lagi pembicaraan sama sekali ada pembicaraan yang mengakibatkan suasana canggung


'Kyaa kenapa aku menanyakan hal seperti itu, gara-gara pertanyaan konyol itu aku jadi berada di situasi ini' Pikir Gadis vampire tersebut dengan rasa bersalah


"Oi kau" Ucap Yuuto


"Bukan kau, aku ada nama anda tau" Gumam Gadis Vampire


"Dari awal saja kau tidak memperkenalkan diri, bagaimana aku bisa aku memanggil namamu" Ucap Yuuto ketika mendengar gumaman Gadis Vampire


"Ah benar juga...Kalau begitu perkenalkan namaku Kyotsuki Lily" Ucap Lily dengan anggun


"Yuuto, paling saja begitu" Ucap Yuuto dengan singkat


'Ah gawat, aku memperkenalkan diri pakai nama asli' Pikir keduanya dengan gugup


"Emm Lily, bukan bermaksud jahat tapi apa yang dilakukan Vampire sepertimu di benua Alter" Tanya Yuuto dengan rasa penasaran


"Sebenarnya" Lily menjelaskan semua yang terjadi kepada Yuuto tanpa ragu sedikitpun


30 Menit Kemudian


"Begitu kah, Jadi kau pergi menjelajah untuk menambah pengetahuan dan penasaran dengan Benua Alter tapi tidak lama ketika tiba kau ditangkap sekelompok manusia" Ucap Yuuto ketika mendengar cerita Lily


Yuuto paham kenapa nama Gadis Vampire dengan umur dugaan 200 tahunan diberi nama Lily


Rambutnya putih panjang ditambah warna mata keungungan membuat siapapun bisa jatuh cinta terhadapnya



*Calculation Complete*



*You Leveled Up 398*



*You* *Killed twenty-four million nine hundred thousand human*



'Setelah menghancurkan 1 Kekaisaran aku hanya naik level sebanyak 398, yah wajar saja karena kebanyakan yang kubunuh warga sipil yang bahkan levelnya tidak lebih dari 50 dan juga prajurit kekaisaran ini sangat lemah' Pikir Yuuto


"Benar, Kukira manusia tidak mengangab perbedaan ras merupakan hal penting karena itu aku tidak begitu khawatir, tapi kenyataannya jauh berbeda dari perkiraanku" Ucap Lily dengan ekspresi yang sedih


"Sudahlah, lagi pula aku sebagai manusia saat ini ada disisimu, karena itu tenanglah" Yuuto mengusap kepala Lily dengan lembut


'Rambutnya terlalu lembut' Pikir Yuuto ketika mengusap kepala Lily



*Menerima Job Mision* :



\- *Bangkitkan 100 Makhluk Hidup*


\- *Bunuh 100.000 Makhluk Hidup \[Complete*\]


\- *Musnahkan Sebuah Kelompok Sosial \[Compelete*\]



*Reward* : ???



'Harusnya aku mencoba skill baruku di sana tapi yah tidak apa-apa, lagi pula masih banyak yang bisa dibangkitkan' Pikir Yuuto dengan sedikit menyesal


"Lily, aku akan mengantarmu ke Benua Alter ujung bagian utara, dari ceritamu yang datang dari sana menggunakan Kapal bersama bawahanmu, kusarankan kau pulang dan kembali ketika telah menjadi kuat-


Minimal kau harus berlevel 600 ketika kembali ke benua Alter, dan harus menyamar tentunya...Aku tak bisa selalu melindungimu seperti sebelumnya-


Mungkin aku akan berhadapan dengan Kekaisaran yang lebih kuat dari itu, ketika saatnya tiba bantu aku dengan kekuatanmu yah...Lily" Ucap Yuuto dengan penuh perhatian


"Iya...Yuuto" Lily hanya bisa menundukkan kepalanya yang memerah karena malu


Lily tak menyangka Yuuto akan seperhatian itu ke dirinya yang bahkan belum di kenal selama 1 hari


Keduanya saling berbincang dengan santai hingga keesokan harinya mereka berdua berjalan menuju Ujung Utara Benua Alter untuk menemui Bawahan Lily yang siap kapan saja mengantar dirinya kembali pulang


[--------------------]


Ketika pagi harinya Yuuto terbangun karena mencium bau masakan seseorang yang sangat wangi


Dirinya membuka mata dan melihat siapa yang memasak


Lily... Gadis Vampire itu lah yang memasak pada pagi-pagi hari dengan Alat Masak yang asalnya tidak diketahui Yuuto


"Ah, Selamat Pagi Yuuto" Sapa Lily


"Selamat Pagi Lily" Sahut Yuuto dengan ekspresi lesu


"Oh iya Sarapan sebentar lagi siap, Bisa tolong keluarkan Meja, Kursi, Piring dan Sendok dari cincin penyimpananku" Lily mendekati Yuuto dan memberi Cincin Penyimpanannya sebelum lanjut memasak


'Mirip seperti inventory walau tidak terbatas' Pikir Yuuto ketika melihat isi Cincin Penyimpanan Lily


Setelahnya sesuai ucapan Lily, Yuuto mengeluarkan keperluan makan untuk mereka berdua


Tidak lama setelahnya pun Lily selesai memasak sarapan


Sarapan mereka begitu sederhana tapi ada sejumlah senyuman dimulutnya entah karena senang atau menyukai rasa makanannya


[-------------------------]


"Masakanmu enak sekali Lily" Ucap Yuuto setelah menghabiskan sarapannya


"Terima kasih, tapi ini masih tidak seenak buatan Ibuku" Ucap Lily sambil menunduk karena senang masakannya di katakan Enak oleh Yuuto


"Bersiaplah, Kita akan berangkat dalam 30 menit" Yuuto beranjak dari sana dan bersantai di atas pohon


Lily hanya mengangguk pelan dan membersihkan peralatan memasaknya untuk dimasukkan kedalam cincin penyimpanan


"Kurasa setelah menyelesaikan Job Mission dan mengantar Lily aku akan pergi menuju Kekaisaran Celestial... Aku ingin melihat perkembangan mantan rekan pahlawanku" Gumam Yuuto dengan ekspresi menyeramkan


[-----30 Menit Kemudian-----]


"Yuuto, ayo berangkat" Ucap Lily dengan penuh semangat


'Kenapa dia semangat sekali, tadi dia hanya biasa-biasa saja' Pikir Yuuto dengan bingung


"Baiklah, aku turun" Yuuto berdiri dan melompat turun dari atas pohon


"Semua barangmu sudah dibawa" Tanya Yuuto


"Iya" Jawab Lily


"Baguslah, aku tak ingin bolak-balik hanya untuk barangmu yang tertinggal karena cerobob" Ucap Yuuto dengan dingin


Keduanya pun berjalan ke Ujung Utara dengan lambat karena berjalan dengan lambat, Yuuto tidak bisa berlari dengan kecepatan penuh karena dapat meninggalkan Lily yang jalannya masih lah lambat dibanding dirinya


Yuuto hanya bisa terus bersabar dan sesekali mengajak Lily berbicara agar tidak bosan selama berjalan


perjalanan mulai membosankan karena mereka tidak bertemu seekor monster ataupun bandit sekalipun


Yuuto sangat berharap jika salah satunya akan datang kepada dirinya dengan begitu Yuuto dapat menggunakan Skill terbarunya


seolah harapannya dikabulkan, dari arah depan terlihat pasukan orc yang dipimpin oleh Orc Lord berlevel 500, 10 Orc Champion berlevel 400, 100 Orc Jenderal berlevel 300, 500 Orc Capten Berlevel 250 dan 1.000 Orc Elite berlevel 200


Sekali lihat saja dirinya bisa mengetahui jika kumpulan Orc tersebut bahkan lebih kuat dibanding Kekaisaran Avalon


Lily hanya berharap jika mereka berdua bisa menghindari menarik perhatian kelompok Orc tersebut dan pergi dengan damai namun Lily bisa merasakan hal buruk dibalik senyuman Yuuto ketika melihat Kelompok Orc tersebut


"Y-Yuuto, kau tak akan melakukan hal aneh kan seperti menarik perhatian mereka... lebih baik kita pergi dari pada mati disini" Lily menarik tangan Yuuto untuk menjauh namun sekuat apapun dirinya mencoba membuat Yuuto pergi dari tempat tersebut dirinya tidak mampu menggerakkan Yuuto satu inci sekalipun


"Tenang saja, kematian mereka sudah ditakdirkan" Seketika langit menggelap dan muncul lingkaran hitam raksasa seperti yang ada di Kekaisaran Avalon walau luasnya hanya sedikit melebihi kelompok Orc dibawahnya


"Dark Manipulation : Dark Prison"


Yuuto mengurung seluruh Orc di dalam Penjara kegelapan supaya seluruh mangsanya tidak melarikan diri


"Yuuto, mereka itu kuat loh, penjaramu tidak akan mampu menghalanginya" Ucap Lily dengan ragu


"Tenanglah Lily, wilayah yang harus kukurung lebih kecil dari pada mengurung 1 kekaisaran, Karena itu aku bisa lebih memfokuskan Mana yang membentuknya


Kalau mereka ingin bebas caranya hanya dengan memanggil Seseorang berlevel 600, penjaraku hanya bisa dihancurkan Makhluk Hidup berlevel 600 ke atas, tak peduli mereka mencoba sekeras apapun untuk menghancurkan Sihirku mereka tidak akan bisa melakukannya sekalipun" Ucap Yuuto dengan penuh rasa percaya diri


"Dark Manipulation : Dark Meteor"


Ketika selesai melepaskan Sihir, Lingkaran sihir hitam yang berada di atas seluruh Orc mengeluarkan sebuah Meteor hitam yang sangat besar dan memiliki kekuatan perusak yang kuat


'Meteornya kubuat hanya mampu membunuh makhluk hidup berlevel 400 saja tapi apabila meteor itu terus turun ke bawah maka akan terjadi gesekan udara dengan meteor yang dapat mengakibatkan kenaikan kekuatan sehingga menjadi mampu membunuh makhluk hidup berlevel 500" Gumam Yuuto


Lily sendiri hanya bisa menatap Yuuto beserta sihirnya dengan tatapan kagum namun juga tatapan yang menunjukkan rasa takut


Dirinya tau jika Yuuto bahkan dapat membunuh Vampire muda sepertinya dengan mudah namun kenapa pemuda tersebut menyelamatkan nyawanya


Apakah karena ingin memanfaatkan Lily supaya dapat menuju Benua Vampire atau kah memang tulus niat menolong saja


'Aku... tidak dapat berpikir jernih' Pikir Lily dengan cemas


"Kenapa kau cemas, tenang saja... Meteor itu akan meratakan seluruh musuhku, liat saja dengan mata kepalamu sendiri" Ucap Yuuto ketika dirinya tidak sengaja melihat wajah cemas Lily


Lily mencoba memercayai Yuuto dan melihat kedepan


Meteor hitam yang terus turun tersebut mulai memanas karena gesekan udara dan tidak lama setelahnya Meteor tersebut menghantam seluruh Orc yang ada di dalam Dark Prison


"L-luar biasa" Ucap Lily ketika melihat ledakan yang tercipta oleh Sihir Yuuto


Ledakannya membuat banyak sekali asap yang menutupi pandangan


mau tidak mau keduanya harus menunggu hingga asap tersebut menghilang


untungnya karena angin sedang bertiup Yuuto dan Lily hanya menunggu selama 5 menit hingga akhirnya dapat melihat bekas serangan Yuuto


"Hmm merusak parah ya" Gumam Yuuto


'A-apa apaain itu' Pikir Lily dengan rasa tidak percaya


Tempat yang sebelumnya dipenuhi orc kini berubah menjadi sebuah lubang yang memiliki lebar dan besar seperti Danau


tidak ada mayat orc yang tersisa sedikitpun bahkan darahnya


"Lily ayo kesana" Yuuto menggendong Lily seperti tuan putri dan pergi ke sana dengan cepat


[-----------]


"Uhh perutku mual" Ucap Lily ketika tiba di tempat danau buatan Yuuto


"Maaf, aku harus cepat kesini dan juga aku tak bisa meninggalkanmu disana karena berbahaya, makanya aku memilih menggendongmu untuk cepat sampai disini" Ucap Yuuto dengan rasa bersalah


"Tidak apa-apa, lagi pula ini juga salahku karena tidak dapat menahan tekanan angin yang kurasakan ketika digendong olehmu dengan cepat" Lily merebahkan tubuhnya untuk beristirat sebentar


Yuuto sendiri hanya mengangguk dan segera mencoba Skill terbaru miliknya


"Soul Eater" Seketika seluruh benda berwarna putih yang berasal dari seluruh danau mendekati Yuuto dan masuk ke dalam dirinya


Tidak terhitung jumlahnya karena memang Yuuto tidak yakin jumlahnya kurang dari 1.000 Jiwa


namun kemudian secara tiba-tiba sesuatu muncul dihadapan Yuuto



*Batasan Jiwa/Soul yang dapat disimpan telah penuh, Anda tidak dapat merampas Jiwa lagi selama Batas Jiwa telah penuh*



'Benar-benar batasan sialan' Pikir Yuuto


"Jiwa apa saja yang telah disimpan" Yuuto mencoba bertanya kepada layar transparan tersebut dengan harapan jika pertanyaannya dikabulkan



*Lapor...Jiwa yang dirampas...total 100*



*100 Jiwa tersebut adalah Jiwa Orc Elite*



'Tidak terlalu berguna tapi akan kugunakan saja sebagai bahan penyelesaian misi' Pikir Yuuto dengan sedikit malas


"Soul Ekstrak" Yuuto mengubah 100 Jiwa Orc Elite menjadi Jiwa Murni agar dapat dibangkitkan


"Evocation"



*Lapor...Skill Evocation Digunakan...Ucapkan Kata yang akan digunakan ketika mrmbangkitkan Bawahan*



"Bangkitlah" Ucap Yuuto


Syuuu


Terlihat asap hitam keunguan perlahan menyelimuti tubuh Yuuto namun tidak lama kemudian Asap berwarna hitam keunguan tersebut berhenti mengelilingi tubuhnya dan pergi ke hadapannya membentuk 100 Orc Elite namun dengan tubuh yang berwarna hitam keunguan



*Menerima Job Mision* :



\- *Bangkitkan 100 Makhluk Hidup* \[*Complete*\]


\- *Bunuh 100.000 Makhluk Hidup \[Complete*\]


\- *Musnahkan Sebuah Kelompok Sosial \[Compelete*\]



*Reward* : *Hadiah Akan Dikirim dalam 5 Menit kemudian*



"Akhirnya... Release" Yuuto membatalkan Sihir Evocation miliknya karena dirinya tidak ingin bawahan yang lemah


Keinginan Yuuto adalah Membangkitkan Orc Lord dan 10 Champion saja karena hanya itu yang membuat dirinya tertarik


"Soul Ekstrak" Yuuto berkonsentrasi dan merasakan keberadaan jiwa yang terasa kuat dibanding jiwa Orc yang lain untuk menemukannya dan merampasnya


Tidak butuh waktu lama bagi Yuuto untuk menemukan Jiwa Orc Lord dan 10 Jiwa Orc Champion


"Soul Ekstrak" Yuuto mengekstrak jiwa monster tersebut agar dapat dibangkitkan


"Bangkitlah" Tidak seperti sebelumnya yang mana cahaya berwarna hitam keunguan yang mengitari tubuhnya namun Kini cahaya hitam keunguan tersebut memutari udara dan membentuk tubuh Orc Lord dan 10 Orc Champion


Tubuhnya berwarna hitam keunguan dengan wajah, kepalan tangan berwarna merah


"Bersembunyi dibayanganku" Ucap Yuuto dengan singkat


Orc Lord dan 10 Orc Champion yang kini menjadi pasukan Yuuto menganggukkan kepalanya dan masuk ke dalam bayangannya


'Ini akan menyenangkan' Pikir Yuuto