
Setelah kejadian penuh air mata, keduanya berangkat menuju Kekaisaran Celestial untuk menaikkan level karena di wilayah kekaisaran terdapat banyak dungeon tingkat tinggi yang belum di taklukkan
Rencana Yuuto adalah mereka berdua akan memasuki dungeon dengan tingkat tinggi yang berisi monster berlevel 500 hingga 800 agar dapat menaikkan level dengan cepat
Tentunya untuk menuju Kekaisaran Celestial tidak mudah karena kecepatan Lily masihlah lambat walau Levelnya telah meningkat hingga 314
Lily berkata jika Setengah poin status yang dirinya dapat di gunakan untuk menaikkan Agility sedangkan setengahnya untuk Strength, defense dan intlegence
setidaknya kecepatan Lily bertambah cukup cepat, namun menurut Yuuto mereka hanya akan sampai di wilayah kekaisaran Celestial selama 1 minggu jika tidak ada hambatan
Tidak ingin terlalu membuang waktu mereka berdua sudah berangkat sejak selesai Lily mengeluarkan seluruh emosinya walau Lily sedikit keberatan memulai perjalanan dengan kondisinya saat itu namun dirinya dipaksa Yuuto
Perjalanan mereka sangat lancar karena sebelum para bandit menyerang, Yuuto langsung membunuh mereka dengan Sihir Dark Manipulation : Dark Sword miliknya
Berkat itulah keduanya telah sampai di wilayah kekaisaran Celestial walau belum memasuki Ibu kotanya
Walau begitu keduanya harus terus berjalan tanpa henti walau malam tanpa makan minum ataupun tidur
Bagi Vampire apalagi Vampire Bangsawan hal itu mudah saja namun tidak bagi Yuuto, dirinya hanya bisa terus bersabar dan berkata kepada Lily jika dirinya pernah tidak makan minum selama 1 tahun dan masih hidup
Lily tidak percaya namun dirinya teringat jika Yuuto bukan manusia normal, Karena itulah Lily hanya bisa percaya saja dengan ucapan Yuuto walau dirinya bisa melihat ekspresi lesu Yuuto
Namun semua itu akan berakhir ketika keduanya sampai di sebuah desa yang ada di wilayah kekaisaran celestial
Lily memang tidak lapar namun dirinya ingin segera membuatkan Yuuto makanan karena sudah tidak tahan melihat ekspresi lesu Yuuto
Tanpa pikir panjang dirinya berlari menuju ke dalam desa dengan kecepatan gadis normal tanpa kekuatan karena dilarang Yuuto menggunakan kekuatan aslinya
Yuuto yang melihat dari belakang hanya menggelengkan kepala "Dasar anak muda" Ucapnya tanpa menyadari jika umurnya sendiri lebih muda dari Lily
Namun tidak lama kemudian ketika Lily memasuki desa tersebut Yuuto menyadari sesuatu
"Gawat!" Yuuto melihat dari kejauhan ada beberapa orang dengan seluruh tubuh ditutupi kain hitam kecuali bagian mata yang mana mereka biasanya adalah assasin
Dan puluhan assasin tersebut melempar sesuatu yang terlihat seperti jarum namun ujungnya begitu runcing dan tajam seolah dapat menembus segalanya
Yuuto tentu sekali lihat saja tau jika puluhan assasin tersebut memiliki level di atas 450 dan sasaran serang mereka adalah Lily
Walau tidak akan mati tapi Lily akan menerima racun tingkat tinggi dikarenakan biasanya assasin selalu menggunakan racun dan hal itu dapat membuatnya menderita sakit yang tidak tertahankan
Tak ingin membiarkan hal itu terjadi Yuuto bergerak dengan sangat cepat menuju ke depan Lily dan menangkap puluhan jarum berkecepatan tinggi tersebut dengan sangat mudah
'Racun pelumpuh dan Racun Yang Membunuh' Pikir Yuuto ketika jarinya menyentuh jarum tersebut
Walau tidak terkena efek karena status defense yang tinggi, Yuuto tetap dapat merasakan efeknya hanya dengan menyentuhnya saja
'Ini mengerikan, Monster level 500 saja akan terkena efek racun ini jika sampai terkena 10 jarum yang sama, sebenarnya kelompok macam apa yang bisa memiliki hal semacam ini' Pikir Yuuto dengan rasa penasaran
"Yuuto, apa yang kau lakukan" Tanya Lily dengan bingung sebab tiba-tiba dirinya melihat Yuuto secara tiba-tiba muncul di hadapannya
"Yuuto, kau yang menangkapnya ketika muncul di depanku, apa kau terluka... aku bisa mencium baru racun dari jarum itu" Ucap Lily dengan rasa khawatir
"Tenang saja, perlu jutaan jarum seperti ini jika mereka ingin meracuniku" Ucap Yuuto sambil berusaha menenangkan Lily
"Oh ya Oh ya, tak kusangka serangan kita meleset" Ucap salah satu assasin yang melempar jarum ke arah Lily
Para assasin tersebut mengira serangan mereka meleset karena tidak melihat kecepatan tangan Yuuto ketika menangkap seluruh jarum mereka
"Tentu saja meleset, yang melempar saja adalah assasin amatir seperti kalian" Ejek Yuuto
Para Assasin yang tidak jauh berada di depan Yuuto terpancing oleh ucapannya yang terkesan meremehkan
"Kau... Jika kami serius kalian bahkan akan mati dalam 3 detik hanya dengan 5 jarum" Ucap assasin yang sebelumnya dengan suara yang terkesan marah
"Hmmph, Jika aku serius kalian akan mati kurang dari 1 detik" Ucap Yuuto dengan santai
"KAU-, BUNUH DIA" seketika puluhan assasin yang tidak jauh dari Yuuto melempar beberapa jarum dan berpindah kembali ke sisi samping kiri Yuuto, Sisi kanan Yuuto hingga Sisi belakangnya untuk melempar jarum
Walau di mata orang biasa gerakan kelompok assasin tersebut begitu cepat namun bagi Yuuto mereka hanyalah kukang yang lambat
Tangan Yuuto bergerak dengan kecepatan yang tidak dapat dilihat siapa-siapa ketika dirinya menangkap seluruh jarum yang mengarah kepada dirinya
"Jadi, apa yang kau lakukan tadi ketika berputar-putar seperti orang gila" Ucap Yuuto dengan senyum tipis
"Tunggu saja, sebentar lagi kau akan mati" Ucap salah satu Assasin di kelompoknya
[--------5 Menit Kemudian-------]
"Apa, kapan aku mati... cepatlah selesaikan saja, Lily sudah lelah terus berdiri seperti ini" Ucap Yuuto dengan senyuman tipis
'Tidak mungkin, harusnya seluruh jarum itu mengenai mereka, apa meleset... tidak mungkin' Pikir Assasin yang tadi
"Kalau begitu giliranku" Yuuto menyelipkan setiap jarum di sela-sela jarinya untuk bersiap dilempar
"1 Detik, waktu kalian telah berakhir" Yuuto dengan cepat melempar puluhan jarum di sela-sela jarinya dan tepat menembus kepala masing-masing Assasin tepat di kepala mereka
"Sampah saja banyak belagu" Ucap Yuuto dengan sinis
Yuuto sudah menduga ada yang aneh dengan Desa tersebut karena dari yang dilihatnya para warga sama sekali tidak terlihat bersemangat melainkan terlihat lesu
Namun lebih anehnya lagi walau dirinya berhasil mengalahkan Assasin yang di duga menguasai Desa tersebut tidak ada rasa antusiasme dari Para Warga melainkan hanya terlihat rasa takut
'Sepertinya aku telah berurusan dengan sebuah kelompok penjahat yah' Pikir Yuuto
Jika Yuuto telah membunuh para Assasin yang menguasai Desa ini maka harusnya para warga bergembira namun ini sebaliknya, Tidak ada rasa gembira sedikitpun yang artinya Para Assasin tersebut memiliki kelompok yang besar
Menurut Yuuto para Warga akan dijadikan budak karena Dugaan Kelompok Yang Dimasuki Para Assasin adalah warga desa memanggil petualang untuk membebaskan mereka dari jeratan Assasin