Shadow Monarch

Shadow Monarch
Chapter 35 Sampai Di Benua Vampire



Perjalanan Yuuto dengan teman-temannya terus berlanjut bersama dengan Sharky yang dijadikan Tunggangan


Tidak sedikit ada makhluk laut atau monster laut yang mendekat ke arah mereka namun para penghuni laut tersebut mendekat bukan karena ingin menyerang namun untuk berterima kasih karena telah membunuh Black Shark yang telah banyak membunuh penghuni laut yang lebih lemah darinya


Yuuto sendiri sampai-sampai terheran dan menanyakan dari mana kabar tersebut beredar mengingat dirinya membunuh Sharky bahkan belum berlalu 1 jam


Dan dengan senang hatinya Penghuni laut berwujud Gurita raksasa menjawab pertanyaan Yuuto dengan senang hati


Gurita raksasa tersebut mengatakan jika Makhluk Laut yang terakhir kali di serang Black Shark melihat Yuuto membunuh Black Shark


Yang melihat hal tersebut lebih dari 10 Ekor Makhluk laut


Dengan cepat seluruh makhluk laut yang melihat kejadian tersebut berpencar ke seluruh lautan untuk menyebarkan kabar membahagiakan tentang kematian Black Shark yang telah meneror makhluk laut yang lemah


Jawaban Gurita Raksasa itu bahkan sampai-sampai membuat Yuuto terbengong karena tidak menyangka mulut para makhluk laut sama saja seperti mulut-mulut para Ibu-Ibu rumah tangga yang sering menyebar fakta atau gosib


Bahkan yang lainnya tidak percaya karena bagaimana pun susah mempercayai hal tidak logis seperti itu


Bahkan Leli yang berpengetahuan luas juga terbengong karena ini pertama kalinya dirinya melihat ratusan makhluk laut berbagai jenis berterima kasih kepada seorang manusia bahkan hingga menghormatinya


"Hmm Tuan Gurita, aku tak memiliki waktu lagi tapi bisa kah anda mengatakan kepada makhluk laut lainnya untuk tak mengelilingi Sharky, dia tidak dapat berenang maju atau bahkan mundur... saat ini saya memiliki urusan penting di benua Vampire, karena itu tolong kerja samanya" Ucap Yuuto dengan serius


"Baiklah walau begini saya adalah Kepala sipil perlindungan Makhluk Laut Lemah (PMLL), Akan saya usahakan untuk mengatakan kepada teman-teman saya untuk tidak menghalangi jalan anda" Ucap Gurita raksasa dengan penuh rasa hormat


"Ya, tolong bantuannya" Ucap Yuuto yang berharap akan segera selesai masalah ini


Gurita raksasa yang sebelumnya menghadap ke Yuuto membalikkan badan besarnya ke arah belakang dan berbicara dengan lantan


"Kalian semua dengar, Penyelamat kita akan pergi ke benua Vampire, BERI JALAN KEPADANYA" Ucap Gurita raksasa dengan lantang sekaligus berwibawa


"Buka Jalan Untuk Tuan Penyelamat"


"Berbaris rapi"


"Jangan bertabrakan"


Seketika kurang dari 10 detik ratusan makhluk laut yang sebelumnya mengelilingi Kelompok Yuuto telah berbaris lurus dengan rapi membukakan Jalan kepada Sharky untuk dapat berjalan


"Bergerak Sharky"


Sharky pun bergerak lurus melewati ratusan makhluk laut yang berbaris lurus membentuk dua barisan di sisi Kiri dan Sisi Kanan seolah sedang ada festival


'Menyedihkan, Bahkan ratusan makhluk laut saja bisa berbaris rapi dengan cepat, Di bumi bahkan memerlukan 5 menit hanya untuk merapikan ratusan manusia' Pikir Yuuto dengan sedikit rasa kecewa terhadap rasnya sendiri


"Tuan, saya tidak dapat membantu anda karena keterbatasan saya yang hanya dapat berada di air namun saya pernah menyelidiki Benua Vampire selama beberapa hari, disana kami dapat melihat dari dalam air jika sepertinya sedang terjadi situasi yang tidak baik, Dan anak buah saya juga mengatakan jika ada beberapa demons yang menyelinap masuk ke dalam Benua Vampire... Tolong anda tetap menjaga nyawa anda hingga kita bertemu lagi saya akan mengundang anda menuju Kekaisaran Bawah air" Ucap Gurita raksasa tersebut ketika Kelompok Yuuto melewati dirinya


"Baiklah, Jaga kesehatan kalian semua" Yuuto melambaikan tangannya dan perlahan menghilang di telan Jarak yang mulai menjauh


[----------------------------]


"Lily, ketika sampai disana kau lakukan hal yang biasa kau lakukan, jangan lakukan hal yang menarik perhatian, setiap tindakanmu di sana akan mempertaruhkan nasib bangsamu juga, kau akan berperan sebagai tokoh utana di akhir cerita, biar kami yang memerankan tokoh sampingan di awal cerita" Ucap Yuuto sambil memikirkan rencana yang harus dilakukan ketika tiba nanti


"Baiklah Yuuto, akan kuusahakan tidak membuat gerakan yang mencolok" Ucap Lily dengan serius


"Hei, sebenarnya apa tujuan kita ke benua Vampire?" Tanya Rey dengan tampang bodohnya


"Eh kau tidak diberitahu oleh Yuuto" Ucap Leli dengan ekspresi terkejut


"Hmm, diberitahu apa?" Tanya Rey dengan bingung


"Aku tak bisa mengatakannya, tapi Leader kita sepertinya ingin mengatakannya sekarang" Ucap Leli ketika melihat Yuuto yang telah berdiri di atas Sharky yang sedang bergerak


"Tujuan kita ke sana adalah Membantu Lily" Ucap Yuuto dengan serius namun terkesan misterius


"Membantu Lily? Apakah dia memiliki masalah dengan Bangsa Vampire?" Tanya Rey yang masih tidak memahami kondisi sebenarnya


"Lily itu Vampire... Vampire Bangsawan yang memiliki darah Kaisar Vampire, Puteri Kedua Kekaisaran Vampire" Ucap Yuuto yang mengatakan semuanya karena telah mempercayai Rey


"Vampire? Ini jujur sangat mengejutkan sekali kau tau, apa Lily adalah Vampire yang kau selamatkan di Kekaisaran Avalon" Tanya Rey dengan wajah shock


"Walau kau membunuh jutaan manusia tidak bersalah" Gumam Rey


"Iya, Aku ingin menyelamatkannya karena sisa-sisa dari hati nuraniku ingin menyelamatkannya walau harus mengorbankan banyak hal" Gumam Yuuto


"Hah terserah sajalah, lagi pula tidak ada yang bisa menghentikan kegilaanmu itu, lagi pula hanya Kekaisaran Terlemah" Ucap Rey dengan santai


"Tentu saja" Ucap Yuuto dengan rasa bersyukur karena Rey tidak membenci tindakannya yang gila


"Kalian bersiaplah, ada serangan" Ucap Leli ketika melihat ratusan panah yang berasal dari Benua Vampire sedang terbang ke arah mereka


"Hanya panah biasa" Yuuto melambaikan tangannya ke arah Panah-Panah tersebut dan membuat ratusan panah tersebut berhamburan ke segala arah karena angin yang dahsyat


"Kau tau Yuuto jika Fisikmu sangat abnormal" Ucap Rey dengan ekspresi datar


"Itu karena kau memfokuskan Intlegence, jika kau sama sepertiku kau bisa melakukannya" Ucap Yuuto yang tak terima di katakan Abnormal oleh Rey


"Kalian berdua ini, bisakah sedikit konsentrasi ketika di serang musuh" Leli memukul kepala Yuuto dan Rey dengan perasaan yang kesal karena merasa keduanya selalu bermain-main kapan saja tanpa mengenal waktu


"Cih menganggu saja" Gumam Rey


"Baik-baik, Kalau begitu ayo kita hampiri mereka" Ucap Yuuto dengan pandangan bermakna


"Hee boleh juga, kalau begitu aku duluan" Dengan sihir anginnya Rey terbang ke Benua Vampire


"Aku akan ikut dibelakangnya" Leli mengeluarkan Sayap Naganya yang berwarna Hitam pekat dan terbang di belakang Rey


"Yuuto, aku duluan" Lily juga ikut terbang karena jarak mereka dengan benua Vampire sudah cukup dekat


"Sharky, masuk ke bayangan" Ucap Yuuto


"Baik" Sharky berubah menjadi bola bayangan dan meresap masuk ke dalam bayangan Yuuto


Karena Sharky menghilang Yuuto tidak memiliki pijakan untuk berdiri namun sebelum jatuh Yuuto telah lebih dahulu terbang mengikuti teman-temannya


"Rey, jangan bunuh mereka" Ucap Yuuto dengan lantang karena bisa saja yang menyerang adalah kenalan Lily atau pun yang berada di pihak putih


"Baiklah, akan kukacaukan saja formasi mereka" Rey telah tiba di atas para Vampire yang menembakkan Panah ke arah mereka


Setelah itu Rey mengeluarkan Sihir Badai yang membuat Vampire-Vampire dibawahnya terbawa angin dan akibatnya tidak dapat mempertahankan formasi


"Hmm sudah lama aku tak kesini" Gumam Leli ketika menginjakkan kakinya di atas Benua Vampire


"Aku pulang, ayah Ibu" Gumam Lily yang tidak sabar akan bertemu keluarganya


"Rey, hentikan sihirmu, aku ingin menanyakan beberapa hal kepada mereka" Ucap Yuuto ketika melihat beberapa Vampire yang terperangkap Badai mulai terlihat akan pingsan


"Baiklah" Sesuai perintah Yuuto, Rey menghentikan sihirnya dan menyerahkan sisanya kepada Yuuto


"Shadow Hand"


Dari Bayangan Yuuto keluar sebuah tangan bayangan kemudian tangan bayangan tersebut memunculkan tangan bayangan lainnya hingga jumlahnya mencapai jumlah yang sama seperti para vampire dan tangan bayangan tersebut menangkap Para Vampire agar tidak jatuh


"Lily, apa kau mengenal salah satu dari mereka" Yuuto mengendalikan tangan bayangannya dan menunjukkan Lily satu persatu Vampire yang ditangkap olehnya


"Tidak, aku tidak mengenal atau pun tidak pernah melihat mereka" Ucap Lily tanpa adanya kebohongan


"Kau Kyotsuki Lily... Putri kedua Kekaisaran Vampire, Apa kau kemari karena ingin menyerahkan diri, Padahal mempunyai Darah Vampire Bangsawan langsung dari ayah dan Ibumu tapi kau bahkan lebih lemah dari seorang Budak" Teriak salah satu Vampire yang ditangkap Yuuto


Dari teriakannya saja siapapun dapat mendengar adanya perasaan kebencian, Perasaan merendahkan, Perasaan Kemarahan


"Sepertinya kau bermulut besar, aku menyukai seseorang sepertimu" Yuuto mendekat ke arah Vampire tersebut dan menatapnya dengan dingin


"Kekeke hanya seekor manusia, apa Sampah Bangsawan ini telah membawa Budak Manusia yang lemah ke Benua Vampire" Ejek Vampire tersebut


"Kau- Yuuto bukan" Lily tidak melanjutkan perkataannya karena teringat ucapan Yuuto yang mana setiap tindakannya di benua Vampire akan mempengaruhi seluruh bangsanya


"Banyak omong, jika kau bukan vampire maka nyawamu sudah menghilang dari tadi... Tapi karena kau sepertinya bermulut besar bisa aku tanyakan tentang situasi saat ini" Tanya Yuuto dengan senyum tipis yang terlihat lembut namun mematikan