
Hari sudah malam, Rena dan Kiki masih sibuk dengan tugas yang Dito berikan yang tinggal sedikit lagi akan selesai.
"Ki lu laper lagi gak?" tanya Rena pada Kiki yang tengah membaca materi.
"Lu tahu aja deh, iya gue laper," jawab Kiki.
Kiki merasa lapar lagi, karena tadi sore dia hanya makan sedikit karena ada Andrew, dan sekarang di jam sepuluh seperti ini dia merasakan lapar lagi.
"Lu mau makan apa, biar gue yang pesen?" tanya Rena.
"Gue lagi pengen pedes pedes nih, mie pedes boleh lah, level dua ya," jawab Kiki.
"Oke sip, gue juga ah tapi yang ORI aja, takut nanti di marahin kakak sama Abang kalau makan pedes pedes," balas Rena.
"Lu mau pesen dimana?" tanya Kiki.
"Gue mau minta kak Dito aja beliin," balas Rena sambil mengetikkan sesuatu di layar handphonenya.
"Heh lu jangan gila, ini udah lama Ren jangan ganggu orang, go food aja lah ya," tak setuju Kiki dengan ide Rena.
"Bodo, dia kan asisten aku 24 jam, jadi terserah aku lah mau kasih dia kerjaan apa, lagian juga salah sendiri tadi di suruh bantuin ngerjain tugas gak mau," balas Rena bodoamat.
"Ya udah kalau gitu gue gak jadi, gue mau pesan sendiri aja," ucap Kiki membatalkan pesanannya, karena dia takut nanti nilainya akan terkena imbas dari perbuatan Rena.
"Udah gue pesenin sama dia Ki, udah lu tenang aja gak usah takut itu urusan gue nanti," cegah Rena saat Kiki akan pesan makanan sendiri.
"Lu batalin aja deh ren permintaan lu itu, biar gue aja yang pesen, gue traktir dah," mohon Kiki agar Rena membatalkan permintaan dia kepada Dito.
"Sayangnya gue gak mau, udah sini handphone lu, lu tuh tenang aja pokoknya aman kalau sama gue," Rena mengambil handphone Kiki agar Kiki tidak bisa memesan makanan.
"Tapi Ren...."
Sementara itu di belahan bumi lain, tepatnya di rumah Dito dia baru saja menyelesaikan pekerjaannya dan hendak istirahat, tapi sebelum dia naik ke atas ranjang dia mendapatkan pesan dari sang pujaan hati.
Dito pun segera membukanya dengan perasaan yang sangat senang, jarang jarang kan dia dapat pesan dari Rena.
Matanya langsung melotot membaca pesan yang Rena kirimkan untuknya.
Mister Dito yang paling ganteng, Rena minta tolong nih, tolong beliin Rena makanan dong.
Mie pedes level dua satu, sama yang original satu ya, jangan lupa juga beliin minumannya apa saja terserah.
Terimakasih ya mister Rena tunggu pesanannya sekarang.
Isi pesan dari Rena.
Ingin rasanya Dito membanting handphonenya, tapi mengingat handphone itu baru dia beli tiga hari yang lalu membuat Dito mengurungkannya.
Ingin protes pun percuma, pasti nanti Rena mengunakan kata kata kalau Dito itu sekarang asistennya jadi harus menuruti permintaan Rena apapun itu.
"Apa dia sekarang sedang balas dendam karena biasanya aku selalu menyuruh dirinya ini itu?" monolog Dito sambil mengambil jaketnya dan kunci mobil.
Setelah itu dia pun segera pergi ke luar dari kamarnya dan menghampiri mobil miliknya.
"Semoga saja tempatnya buka," doa Dito sebelum berangkat.
Dito melajukan mobilnya menuju penjual mie pedas seperti apa yang Rena minta.
...***...