
Setelah berjam-jam berada di ruang operasi Kean dan Rein baru saja keluar dari ruangan. Operasi berjalan lancar,gadis yang baru saja mereka operasi berhasil melewati masa kritisnya.
Seorang pria paruh baya menghampiri Rein dan Kean.
" Bagaimana keadaan putri saya dok?" .tanya Ayah gadis itu putus asa.
" Operasi berjalan lancar pak,kita tunggu saja setelah ia siuman nanti." jawab Dokter Rein mencoba menenangkan Ayah pasien.
Dokter Kean dan Dokter Rein pamit kepada Ayah Michelle,selang beberapa menit Romi datang.
" Bagaimana keadaan Michelle yah?".tanya Romi khawatir.
" Operasi berjalan lancar,namun kita harus menunggu sampai Michelle sadar." jawab Ayah.
" Ayah duduk lah,tunggu dulu di sini.Romi akan bertanya kepada Dokter Kean." ucap Romi lalu pergi meninggalkan Ayah sendiri.
Romi berjalan menuju ruangan Dokter Kean,Dokter Kean baru saja beristirahat setelah melewati operasi yang panjang.
Pintu ruangan Dokter Kean di ketuk,Romi masuk ke dalam ruangan setelah Dokter Kean mengizinkan nya masuk ke dalam ruangan.
" Permisi Dok,saya mau bertanya bagaimana keadaan Michelle?".tanya Romi.
" Operasi berjalan lancar,namun banyak organ tubuh nya yang sedikit rusak.Ada dua kemungkinan setelah operasi ini Dokter Romi." jawab Dokter Kean apa ada nya .Ia tidak bisa merahasiakan sesuatu karena lambat lain Romi akan mengetahui nya.
" Apa itu?" .tanya Romi putus asa.
" Dia akan koma atau lumpuh." jawab Dokter Kean lalu bangkit menepuk pundak Romi yang kini kembali menangis.
" Serahkan semua nya kepada yang di atas ,percaya lah Allah nggak akan memberikan kita cobaan di luar kemampuan kita." sahut Kean.
" Ya aku percaya itu,maafkan saya hari ini absen tanpa kabar dok." balas Romi sungkan.
" Tidak apa,saya paham kamu sedang ada musibah saat ini." Dokter Kean memberikan minuman dingin yang ia ambil dari lemari pendingin di dalam ruangannya.
" Terimakasih Dok," ucap Romi.
Di sisi lain Dirga sejak tadi memikirkan sesuatu,ia harus selalu berdekatan dengan Riska apabila ia ingin rasa mual ini sedikit menghilang. Tapi bagaimana cara nya agar ia selalu bersama wanita galak itu? Apakah ia harus menikahi nya? namun di jam sekarang kantor catatan sipil sudah tutup. Tidak mungkin kan mereka ke sana hanya untuk membeli cilok?
Seharian ini Dirga merasa dilema,entah karena bawaan sang jabang bayi atau karena apa rasanya ia ingin selalu berada di dekat Riska. Dirga merasa ini hanya keinginan anak-anak nya,karena tidak mungkin seorang Dirga ingin selalu berada di dekat wanita tua seperti Riska.
Riska memang lebih tua beberapa tahun dari Dirga,namun wajahnya tetap cantik seperti gadis yang belum pernah menikah.
Oh astaga ada pa dengan nya? Dirga merasa diri nya salah makan tadi siang sehingga ia terus membayangkan ciuman panas nya tadi dengan Riska.
Sadar Dirga sadar,dia wanita penyihir yang kejam. Hidup lo akan berakhir dengan penyiksaan dan makian sepanjang hari apabila bersama nya. Bisik Dirga bersayap merah.
Kamu mulai menyukai nya Dirga,lagi pula dia ibu dari anak-anak mu. Aku yakin sebenarnya dia itu baik hati. Bisik Dirga bersayap putih.
Dirga merasa frustasi mendengar ocehan suara hati nya. Sementara Aldi sejak tadi memperhatikan Dirga yang seperti sedang putus asa hanya menggelengkan kepalanya.
Saat jam kerja mereka berakhir,Dirga tanpa sengaja melihat Riska yang sedang kebingungan. Sepertinya mobil nya mogok,Dirga berjalan menghampiri Riska.
" Udah pulang bareng gue aja,lagi pula ada yang harus gue bicarakan sama lo," cetus Dirga.
" Mau ngomong apa?" tanya Riska selidik.
Kean dan Rein masih berada di rumah sakit karena mereka masih menunggu Michelle kekasih Romi siuman. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa ia sadar.
" Sudah ku bilang,ia akan koma. Dalam kondisi seperti ini sulit untuk bertahan kecuali apabila ada keajaiban tuhan," ucap Kean.
Kean dan Rein merasa iba ketika mereka melihat Dokter Romi begitu terpuruk ketika Michelle dinyatakan koma. Mereka berjalan memasuki ruangan Kean,Rein merasa bersyukur karena ia di terima dengan baik oleh keluarga Kean. Ia tidak dapat membayangkan apabila ia harus mengalami apa yang gadis tadi rasakan.
Rein memeluk Kean dari belakang membuat Kean merasa aneh dengan tingkah Rein yang tiba-tiba saja memeluk nya. Biasanya ia yang duluan memeluk namun kini Rein sendiri yang berinisiatif duluan.
" Kenapa sayang?" tanya Kean sambil membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Rein.
" Makasih karena kalian semua memberikan ku cinta yang begitu banyak,karena kamu dan keluarga mu menerima ku dengan baik ." ucap Rein begitu tulus.
" Itu semua karena kami udah nyaman banget sama kamu sayang," balas Kean lalu mengusap lembut puncak kepala Rein.
Kean mencium bibir Rein dengan lembut,Rein membalas ciuman Kean. Mereka terkekeh ketika tautan di bibir mereka terlepas.
" Kami sekarang nakal, Mbing." cetus Rein lalu duduk di sofa. Kean ikut duduk di samping Rein,ia menyandarkan kepalanya di bahu Rein. Keduanya membuka aplikasi novel tempat di mana mereka bertemu.
" Liat sayang,Bunda menulis karya baru," pekik Rein menunjukkan karya tersebut kepada Kean.
" Operation Love," ucap Kean dan Rein bersamaan. ( kok gue kayak nge iklan ya🤣).
💕💕💕💕
Di sebuah kafe saat ini Dirga dan Riska sedang menikmati makan malam bersama. Berbeda dengan Dirga yang hanya minum saja karena tidak enak makan. Riska begitu lahap,ia bahkan sudah berapa kali meminta tambahan nasi dari Dirga.
Pertama kali nya ia melihat wanita yang tampil apa adanya di depan Dirga. Wanita ini tidak memikirkan image nya akan hancur dan ambyar ketika melihat nya makan begitu lahap.
Dirga melihat wajah Riska yang semakin cantik,mungkin bawaan sang bayi pikir Dirga.
" Lo nggak makan?" tanya Riska merasa aneh melihat Dirga yang sejak tadi hanya meminum es jeruk saja.
" Ngeliat lo makan gue udah kenyang," jawab Dirga membuat Riska tersenyum lebar tanpa dosa kepada Dirga.
" Maaf,Lo harus maklum sekarang gue makan bertiga sama si kembar," kilah Riska mengatasnamakan bayi mereka.
" Iya,nggak apa-apa. Makan yang banyak supaya anak kita sehat," ucap Dirga lalu menambahkan makanan yang masih berada di atas meja kepada Riska.
" Mau itu juga," ucap Riska tanpa sadar mulai manja kepada Dirga.
" O iya,tadi lo mau bilang apa?" tanya Riska lalu kembali memakan makanan nya.
" Besok kita nikah yuk?" ajak Dirga membuat Riska tersedak mendengar ucapan Dirga.
Uhukkk!! Uhukk!?
......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕
.