OPERATION LOVE

OPERATION LOVE
Ibu Yang Tertukar



Sore harinya jam kerja Rein sudah selesai,ia berjalan menuju tempat parkir mencari sepeda motornya. Oh Lucky!! Lucky adalah nama motor kesayangan Rein. Rein begitu merindukan motor kesayangan nya,ia harus segera pergi meninggalkan area rumah sakit sebelum Kean menemukan nya dan memulai drama nya lagi.


Namun bukan Kean yang menemukan Rein, melainkan Bunda Nichole yang baru saja sampai ingin bertemu dengan Rein kini sudah berada di depannya.


" Wecheese!! pucuk di cinta Rein pun ketemu..Bunda sengaja kesini pengen ketemu kamu," pekik Bunda Nichole begitu antusias.


Rein tersenyum kikuk,ingin menghindari putranya kini ia malah bertemu calon mertua dadakannya itu.


" Kita jalan- jalan yuk!! shopping,ke salon jalan- jalan. Gimana Rein? mau ya?" sebuah pertanyaan ajakan yang sulit untuk Rein tolak.


" Bunda nggak ketemu Kean dulu?" tanya Rein mencari cara agar ia dapat melarikan diri dari Bunda tercinta Kean.


" Nggak usah, Bunda ke sini sengaja cari kamu kok!! Yuk,kita jalan-jalan," ajak Bunda Nichole membawa Rein masuk ke dalam mobil.


Sementara itu saat ini Kean mencari keberadaan Rein,ia tidak menemukan Rein di mana- mana. Kean pikir Rein sudah pulang ke rumah nya,oleh karena itu Kean menyusul Rein ke rumah nya.


Sebelum berkunjung ke rumah Rein,Kean membelikan berbagai macam makanan dan kue untuk orang tua Rein.


Beberapa menit berkendara,kini Kean baru saja sampai di depan pekarangan rumah Rein. Kean turun dari mobilnya sambil membawa barang bawaannya. Kean melangkahkan kaki nya menuju pintu rumah Rein,ia pun mengetuk pintu lalu mengucapkan salam.


Tak lama kemudian ibu Rein membukakan pintu untuk Kean. Ia begitu senang saat melihat Kean berdiri di depan rumah nya.


" Ya ampun gustiii!! Aya si kasep, ayo masuk nak" ucap Ibu Rein begitu antusias.


Saat ini di rumah hanya ada ibu Rein dan Hegar adik nya. Ayah Rein hari ini harus lembur karena pekerjaannya masih banyak.


" Kebetulan banget ada nak Kean,bantu ibu sama Hegar di belakang yuk!!" ajak ibu Rein menarik Kean masuk ke dalam rumah.


" Nak Kean,kenapa harus repot-repot beli kue segala buat ibu? ini kue pasti mahal ibu jadi nggak enak," sambung ibu Rein merasa sungkan.


" Nggak apa-apa Bu,Kean tadi sekalian lewat," jawab Kean sopan


Ibu Rein menaruh kue- kue yang di bawa oleh Kean di atas meja makan. Kean terkejut ketika melihat Hegar yang saat ini sedang menanam bunga di halaman belakang. Ibu Rein memberikan sekop kepada Kean sambil tersenyum tanpa dosa kepada nya.


Kean membantu Hegar berkebun sore itu, sementara ibu Rein memasak untuk makan malam mereka.


Pertama kali nya bagi Kean bermain tanah seperti ini,Kean itu tipe pria yang tidak menyukai hal seperti ini. Namun entah mengapa ia tidak dapat menolak permintaan ibu Rein.


Sama halnya dengan Kean,saat ini Rein sedang menjalani perawatan salon di salon milik mommy Jessica. Rein mendapatkan perawatan dari atas hingga ke bawah. Rein merasa ia sedang di manjakan oleh Bunda Nichole.


Bunda Nichole bahkan me make over Rein sehingga ia menjadi semakin cantik. Bunda Nichole merasa senang, akhir nya ia kini merasakan memiliki seorang putri yang bisa di ajak nyalon bareng sambil bercerita. Bunda merasa cocok mengobrol dengan Rein,gadis itu sangat lucu menurut Bunda Nichole.


Rein pun merasa senang berjalan- jalan dengan Bunda Nichole. Kini mereka melanjutkan destinasi mereka berbelanja di pusat belanjaan kota. Mereka memasuki berbagai macam toko gaun,sepatu,dan juga tas. Berkali-kali Rein menolak namun Bunda Nichole menolak nya ia tetap membelikan Rein semua itu.


Rein tidak ingin di sangka memanfaatkan Bunda Nichole ketika semua sandiwara mereka ketahuan. Saat ini mereka sedang beristirahat sebentar di sebuah kafe.


" Assalamualaikum," ucap ibu Rein dan Bunda Nichole bersamaan ketika mereka melakukan video call.


" Aku kira Kean lho Bu,maaf" ucap Bunda Nichole terkejut.


Rein begitu terkejut ketik ia mendengar suara ibu nya dari ponselnya. Ia melihat saat ini Kean sedang membantu Hegar berkebun di halaman belakang rumah mereka.


" Kean sedang membantu kami berkebun Bu,nggak apa-apa?" tanya Ibu Rein merasa bersalah telah membuat anak orang susah.


" Nggak apa-apa Bu,aku malah seneng lihat Kean seperti itu, biasanya dia nggak mau kotor- kotoran. Emang the power of lope lope ya Bu dia rela seperti itu," celetuk Bunda Nichole.


Tuh kan kedua emak - emak itu malah jadi bergibah,seolah melupakan anak-anak yang saat ini bosan mendengar cerita mereka berdua. Kean dan Rein yang melihat mereka mengobrol kini merasa seperti ibu mereka saat ini sedang tertukar. Kean menghela nafas panjang,pantas saja ia tidak menemukan Rein di mana-mana. Ternyata Rein sudah di culik oleh Bunda Nichole tercinta.


" Jeng mampir ke sini,saya lagi masak kita makan malam bersama bagaimana?" ajak Ibu Rein begitu bersemangat.


" Wah, benarkah? aku dan Rein akan segera ke sana ya Bu," jawab Bunda Nichole begitu antusias.


Mereka pun mematikan panggilan telepon,Bunda Nichole memanggil pelayan kafe untuk membayar tagihannya.


" Kita ke rumah kamu yuk!! ibu kamu masak soto Betawi favorit Bunda," ucap nya lalu bangkit dari duduknya.


Rein pun mengikuti Bunda Nichole yang berjalan masuk kedalam mobil nya. Bunda Nichole melajukan mobilnya menuju rumah Rein.


Seharian ini mereka menghabiskan waktu mereka bersama ibu mereka yang tertukar. Rasa nya Kean ingin tertawa,kini ia sedang berganti pakaian setelah selesai membersihkan diri. Untungnya Kean selalu membawa pakaian ganti jadi ia tidak kerepotan harus meminjam pakaian milik ayah Rein.


Kean berkeliling di dalam kamar Rein,ia menutup bingkai foto Rein dan Revan. Bukannya mereka sudah putus mengapa foto pria itu masih berada di sana?


Kean melihat- lihat ke sekeliling, melihat foto- foto Rein. Tak lama kemudian ia mendengar suara mobil bunda Nichole yang baru saja sampai di depan rumah. Kean pun keluar dari dalam kamar Rein,ia begitu terkejut melihat penampilan Rein hasil make over ibunda tercinta. Ia semakin cantik dengan potongan rambut baru nya.


" Assalamualaikum," ucap Rein dan Bunda Nichole memberi salam.


" Waalaikumsalam," jawab Kean dan ibu Rein yang baru saja menghampiri mereka.


" Wecheese!! akhirnya aku bisa bertemu ibu Rein," pekik Bunda Nichole antusias.


" Iya Bu,sama" ucap ibu Rein tak kalah lebih seperti Bunda Nichole.


Ya,seperti ini lah bila tim riweuh bergabung🤣


...........


Jangan lupa like komen dan vote bestie šŸ’•