
Rein membelalakkan matanya ketika mendengar Kean mengajaknya menikah. Kean benar-benar kaku dan tidak romantis pikir Rein. Ia mengerucutkan bibirnya sambil bersidekap dada.
Ia pikir ia akan di lamar di tempat romantis dengan cara romantis seperti dalam novel yang sering ia baca.
Namun ia rasa nya ingin tertawa ketika mendengar kekasih nya itu mengajak nya menikah seperti mengajak jajan seblak.
" Kamu nggak sakit kan? tiba- tiba berkata seperti itu?" tanya Rein merasa aneh.
Kean membelalakkan matanya mendengar Rein berkata seperti itu. Rein tidak tahu apa,ia berkata seperti itu perlu mengumpulkan begitu banyak keberanian. Seumur hidup ia tidak pernah seserius ini kepada wanita. Bahkan dengan Sidney pun ia masih berfikir panjang.
Namun dengan Rein ia begitu yakin,ingin membangun bahtera rumah tangga yang sakinah.
" Aku serius sayang," jawab Kean yakin dengan apa yang ia ucapkan.
" Masalahnya ini nggak kayak di novel-novel,masa kamu lamar aku di rumah sakit? kan nggak uwow," protes Rein berdecak sebal.
Kean tergelak tawa, seperti nya ia harus belajar banyak dari tiga sahabat gendeng nya. Ia masih harus banyak berguru kepada mereka bertiga.
Kean yakin apabila ia bercerita kepada ketiga sahabat nya tentang ini ia pasti akan di tertawa kan oleh mereka.
" Mbing?" panggil Rein.
" Iya," jawab Kean.
" Kamu udah tahu siapa yang melakukan ini semua?" tanya Rein.
" Mantan kamu yang ngelakuin ini semua, sasaran awal nya aku," ucap Kean sambil menatap wajah cantik Rein.
" Kaivan dan tim nya sedang mencari keberadaan nya,akan ku pastikan dia akan menerima hukuman yang pantas," sambung Kean.
" Jangan biarkan anggota Kai yang menghukum nya Mbing. Biarkan pihak yang berwajib saja yang menghukum nya," seloroh Rein memelas.
" Kamu masih mencintainya Yank?" tanya Kean dengan nada cemburu.
" Bukan begitu,aku tidak ingin kamu terlibat masalah lain dengan keluarga nya," jawab Rein.
Ia tahu seperti apa anggota tim Kaivan,Rein tahu seberapa kejam nya mereka. Ia tidak mau keluarga Revan memendam dendam kepada Kean.
" Tapi dia sudah melukai kamu," cetus Kean merasa kesal Rein masih saja membela pria tidak tahu malu itu.
" Yang penting kamu baik-baik saja," ucap Rein sambil mengusap lembut pipi Kean.
" Jangan pernah sekali lagi terluka seperti ini,aku nggak sanggup melihat nya. Jangan lagi kau korbankan diri mu untuk menyelamatkan ku," sahut Kean lalu mengecup kening Rein.
" Aku sayang banget sama kamu Mpuss,jangan sakit lagi," Kean lalu memeluk Rein.
Rein melepaskan pelukan Kean, tiba- tiba saja perut nya berdemo membuat Rein tersenyum kepada Kean. Kean pun memanggil menekan tombol agar perawat datang ke ruang rawat Rein.
Sementara itu di lobby rumah sakit seorang wanita tinggi semampai dengan dandanan yang glamor saat ini sedang mencari seseorang. Pandangan nya tertuju kepada Dokter Edo yang berjalan menghampiri nya.
" Hai mantan," sapa Ellena mantan istri Edo.
Edo mendengus kesal ketika melihat wanita itu kini kembali berada di depannya.
" Wow,mantan gue galak banget," cetus Ellena lalu terkekeh.
" Aku cuma pengen lihat calon istri kamu kayak apa? hebat ya saat susah kamu sama aku. Saat udah sukses sama wanita lain," protes Ellena dengan tidak tahu malu.
" Kamu lupa siapa yang ninggalin,siapa yang berkhianat?" ujar Edo mengingat kan.
" Lebih baik kita mulai lagi dari awal daripada kamu harus memilih dengan perawat itu. Aku lebih uwow dari nya kan?" sahut Ellena dengan penuh percaya diri.
" Apabila kamu nggak ada kepentingan lain lebih baik kamu pergi dari sini. Pekerjaan ku sangat banyak,aku tidak memiliki waktu meladeni ocehan absurd dari mu," cerocos Edo berdecak sebal.
Pandangan Ellena melihat seorang wanita berseragam perawat berjalan hendak menghampiri Edo. Ia tahu bahwa wanita itu adalah kekasih Edo,karena selam ini Ellena menyelidiki Edo.
Ellena pun kini mengetahui apabila Edo kini sudah menjadi direktur di rumah sakit tempat ia bekerja. Tempat tinggal nya pun kini sudah lebih baik daripada ketika mereka menikah. Kini Edo tinggal di apartemen elit dan memiliki mobil milik nya pribadi.
Sudah dapat Ellena pastikan gaji Edo kini sangatlah besar. Oleh karena itu ia kini ingin kembali mendekati Edo. Dona melihat Edo sedang berdiri di area lobby rumah sakit.
Ellena memiliki ide brilian agar Edo putus dengan kekasihnya. Tiba-tiba saja ia mencium bibir Edo di depan semua orang membuat Edo membelalakkan mata nya.
" Makasih sayang kamu udah menerima ku lagi," pekik Ellena membuat Dona terkejut mendengar nya.
Hati nya bagai tersayat oleh pisau bedah saat ini, impian yang ia rajut dengan Edo seketika ambyar.
" Kau gila?" sentak Edo marah.
" Nggak usah malu-malu sayang,aku nggak apa-apa," ucap Ellena tidak tahu malu.
Edo melihat pandangan semua staf yang melihat kearah Dona. Edo pun menoleh ke belakang,di mana Dona menatap Edo dengan tatapan sulit di artikan. Manik mata nya memerah dan sudah mengembun,saat ini ia sedang menahan air mata yang ingin lolos begitu saja.
Dona berjalan meninggalkan lobby sambil menghapus air mata yang sudah terjatuh membasahi kedua pipinya.
Edo yang hendak mengejar Dona di tahan oleh Ellena,Edo menepis lengan Ellena. " Kau? wanita tidak tahu malu," bentak Edo lalu pergi menyusul Dona.
Semua mata menatap Dona dengan tatapan tidak suka. Edo mencari Dona ke sana kemari namun Dona sulit di temukan.
Dona saat ini berada di atap gedung,ia menangis ketika ia mengingat wanita itu mencium Edo calon suaminya. Dona menatap cincin yang Edo sematkan di jari manis nya tempo hari.
Semua harapan dan mimpi nya sirna,ia akan melepaskan Edo. Wanita tadi mengatakan apabila ia dan Edo kembali bersama,itu berarti ia adalah mantan istri Edo pikir Dona.
Edo berhasil menemukan Dona,ia menghampiri Dona lalu memeluk nya. Namun Dona melepaskan pelukan Edo.
" Ini semua salah paham sayang," ucap Edo.
" Semua udah jelas,lebih baik kita akhiri saja," ucap Dona. Ia melepaskan cincin yang diberikan oleh Edo tempo hari lalu memberikan cincin itu kepada Edo.
Edo menahan Dona yang hendak berjalan meninggalkan nya, " Dengar kan aku sayang,wanita yang aku cintai hanya kamu," ucap Edo merasa frustasi.
Dona menepis lengan Edo,lalu berjalan meninggalkan Edo. Edo mengacak rambutnya kebelakang,ia merasa frustasi dengan semua ini. Mengapa wanita siluman itu tiba- tiba saja kembali menemui nya setelah sekian lama.
.........
Jangan lupa like komen dan vote bestie đ