
Setelah kepolisian mengumumkan tersangka utama yakni mark Lee dari kelas dream dan ilichil, banyak media yang sudah membanjiri gerbang smocool dengan beribu-ribu pertanyaan, membanjiri gedung pemerintahan serta kediaman utama lee yang ada di seoul timur, sedangkan beberapa keluarga lain sudah bersuka cita dengan berita menyedihkan tersebut, kemungkinan besar tahta keluarga lee yang sudah dibangun sebaik mungkin akan hancur seketika, anggota keluarga besar lee sudah mencari cara mengalihkan isu panas ini, tetapi banyak media yang sudah diambil alih oleh keluarga cina keturunan zhong sehingga tak bisa menutupi media sepenuhnya, Lee min hoo yang bekerja sebagai direktur utama penayangan nasional sudah angkat tangan tak mampu membantu lebih banyak lagi.
-
"Sebenarnya, Anak tengah keluarga lee sangat ramah berbeda dengan adik bungsu yang terkenal menakutkan itu" ucap ningning aes melihat berita di smophonenya,
"Aku tak menyangka mark melakukannya" ucap gisel dengan menghafalkan rumus mantra karena sebentar lagi akan diadakan ujian akhir,
"Pasti akan berkurang siswa yang mendaftar di smocool, tetanggaku saja menolak aku ajak kesini" jelas winter takut sekolahannya akan ditutup,
"Kalian tidak tau apa yang terjadi, jangan terlalu banyak ikut campur" ucap karina yang menjabat sebagai ketua aes.
-------*-------
Jaehyun membaca buku pengendali pikiran, ia duduk di perpustakaan bersama lelaki bertubuh besar yang hanya mencoret-coret kertas dengan kepala deletakkan di atas meja,
"Hyung kau tak bosan?" Tanya lucas yang melihat jaehyun membaca tanpa ekspresi,
"Kenapa kau tak bekerja?" Tanya balik jaehyun dengan mata menatap lucas yang menaruh kepala pada meja,
"Aku sudah putus dengan jungwoo hyung, tak ada yang menghabiskan uangku, uangku terlalu banyak di atm, aku jadi malas bekerja" ucap lucas dengan wajah menyesal,
"Jungwoo lahir dari keluarga berkekurangan, itu sebabnya ia mencari lelaki yang kaya, ia kerja keras hingga dia bisa masuk smocool dengan kemampuannya, ia selalu latihan setiap hari sampai malam ketika masih menjadi trainer, ia sangat ambisius, kau tak tau perjuangannya karena kau hanya melihatnya ketika ia sudah menjadi sekarang, menjadi lelaki manja dan menghambur-hamburkan uang, itu karena ia ingin merasakan yang dirasakan orang lain, ia selalu iri dengan keluarga kim yang lain, aku dulu menganggap ia masih ada hubungan dengan doyoung hyung karena sifatnya sama, tapi bedanya jungwoo lebih sering menutupi sifat aslinya" ucap jaehyun dengan tetap tak lepas dari bukunya,
"Apa aku keterlaluan padanya" ucap lucas mulai mengangkat kepala,
"Banyak yang mengatakan jungwoo hyung hanya berkencan denganku karena uang, awalnya aku memang membiarkannya toh aku berkerja memang untuknya, tapi saat itu aku sangat marah dengannya" jelas lucas denga wajah menyesal,
"Kau fikir seorang seambisi jungwoo, mau membuang waktunya untuk berkencan?" Ucap jaehyun mulai menatap lucas,
"Dia terpaksa melakukannya, karena dia mencintaimu" ucap jaehyun kembali fokus ke bukunya,
"Hmm, baiklah aku akan mengejarnya lagi" ucap lucas semangat,
"Hyung apa kau tau kenapa sungchan memiliki marga yang berbeda dengan jungwoo hyung?" Tanya lucas penasaran dengan memasukkan buku ke dalam tas,
"Mereka satu ibu beda ayah, aku dengar ayah sungchan sangat kaya, ya memang marga jung banyak yang sukses" jawab jaehyun sombong,
"Pantas saja sungchan memiliki banyak barang mewah" ucap lucas tak habis fikir,
"Ya ayah sungchan sangat baik sehingga mau membayari jungwoo sekolah" ucap jaehyun santai,
"Hyung apa kau yakin mark yang membunuh lelaki itu?" Tanya lucas tak percaya jika teman satu kamarnya adalah pembunuh,
"Hufh, kau tak tau dulu mark seperti apa, sifat jeno yang sekarang adalah sifat mark yang dulu dan sebaliknya" balas jaehyun dengan menutup buku,
"Maksudnya mark dulu sangat menakutkan, dan jeno sangat ramah?" Tanya lucas ke arah lelaki lebih tua dua tahun tersebut,
"Mark berubah karena jaemin, ia menyukai jaemin sejak awal, itulah yang membuatku sedikit ragu untuk mempercayai jika mark tak membunuh hansol hyung" ucap jaehyun dengan wajah sedih,
"Hansol itu seperti apa hyung?" Tanya lucas penasaran dengan posisi tubuh dirubah agar nyaman untuk bergosip,
"Mirip seperti sifat renjun kedua" ucap jaehyun,
"Apakah iri bukan sebuah perasaan?" Tanya lucas pelan pada diri sendiri,
"Apa? Aku tak mendengarnya" tanya jaehyun yang mendengar suara lucas mengecil,
"Mengapa hansol menyerap aura jaemin?" Tanya lucas,
"Aku tak tau, sepertinya memang dia mau menjadi sekuat jaemin. Saat aku tau yuta hyung tak ikut serta mengambil aura jaemin, malah dia kaget dengan kenyataan perlakuanĀ kembarannya, aku jadi kasian dengan yuta hyung, dia pasti sedih, membela kembarannya yang ternyata salah" ucap jaehyun membayangkan menjadi yuta,
"Kau tak mau menemuinya hyung?" Tanya lucas ke arah jaehyun,
"Dia pasti kesepian, winwin juga termasuk kedalam saksi kematian hansol, jadi ia tak bisa keluar dari ruang karantina sampai ditetapkan hukuman" lanjut lucas,
"Hyung aku akan pergi ke ruang neotion, kau tak mau menitipkan salam ke taeyong hyung?" Tanya lucas yang mendapat tatapan menakutkan dari jaehyun,
"Bercanda hyung" ucap lucas pergi meninggalkan jaehyun yang hanya bernafas panjang setelah mendengar nama mantan kekasihnya tersebut.
------*-----
"Hei kau sedih karena mantanmu, atau karena adikmu?" Ucap doyoung ke arah taeyong yang diam,
"Aku tak tau, aku pusing melihat keegoisan jaehyun, aku juga stres melihat adikku yang menjadi tersangka" ucap taeyong dengan mengacak rambutnya,
"Sejak kapan kalian mulai berteman?" Tanya jungwoo yang aneh dengan dua sahabat ini, baru bebera hari yang lalu mereka saling serang, mengapa mereka sudah baikan,
"Aku hanya ingin mengimbangi saja, kalau di kubu dua ada jeno dan taeyong, aku harus ada di kubu satu, agar mereka tak kalah talak" ucap doyong santai, karena doyong tau jika lelaki seperti taeyong akan melakukan apapun untuk kekasihnya yang keturunan jung itu, ia juga yang diam-diam mengirim informasi kepada jeno agar jeno bisa bersiap-siap, walau tak ada yang tau doyong sebenarnya berada di tengah, tak membela salah satu kubu, dan taeyong pasti mengetahuinya, karena taeyong tau sifat asli doyong yang memiliki logika sangat tinggi, doyong memiliki kakak seorang mysia, kakaknya hilang lama sehingga doyong mencarinya, awalnya ia sama sekali tak mempercayai mystic, tapi ia memaksakan diri agar mempercayainya dan jadilah doyong si jinius dari neo, jika tidak doyong tidak akan masuk ke dunia mystic yang tidak masuk akal ini.
"Permisi, Apakah aku boleh duduk disini?" Ucap lucas masuk ke ruang neotion dengan tak sopannya langsung duduk di dekat jungwoo yang sudah memasang wajah malas,
"Untuk apa kau izin jika sudah duduk disini" ucap jungwoo kesal,
"Hyung ayo pergi ke bumi, aku menemukan tempat bagus di cina, nanti aku traktir kau makan, kau juga bisa membeli pakaian di sana" ucap lucas dengan wajah ceria,
"Aku punya uang, tak perlu kau belikan makan, ayo berangkat besok, aku sedang tak ada kelas" ucap jungwoo tanpa melihat lucas, ia malas bertengkar dengan lucas, ia juga tak bisa menjauhinya, karena lucaslah yang membuat ia bisa menjadi seseorang yang ia inginkan, memanjakannya, melindunginya, dan selalu membuat cerita lucu agar jungwoo bisa tertawa setiap hari,
"Ok hyung" ucap lucas dengan menyandarkan kepala pada bahu jungwoo.
"Kau tak mau pergi menemuinya juga?" Tanya doyoung ke arah taeyong,
"Sepertinya dia marah padaku doy, aku takut mendekatinya dulu" jawab taeyong,
"Sepertinya dia juga berfikir sama denganmu, dia takut kau marah sehingga ia tak berani mendekatimu" ucap doyong dengan mengambil beberapa berkas untuk diketik,
"Menyerahlah, kau terlihat menyedihkan" ucap doyong membuka halaman selanjutnya setelah mengetiknya di myc PC, sebuah leptop dari dunia mystic, dimana leptop tersebut memiliki nyawa yang hanya mau dipakai hanya oleh pemiliknya, dan menjaga semua data yang tersimpan,
"Aku kemaren milihat renjun dan jaemin di taman sepertinya membicarakan sesuatu yang serius" ucap lucas ke arah semua penghuni,
"Bisakah kau tak KEPO lucas?" Balas jungwoo dengan wajah jengkel, dan lucas hanya tersenyum kikkuk, sepertinya sangat sulit mengajak anggota neotion bergosip.