
Ichil adalah seekor hewan spesial yang memiliki kekutan khusus, mereka dapat menembus ingatan dan mengembalikan ingatan yang terkunci, mereka sangat langka karena banyak yang ingin menyerap kekuatannya, di australian hewan ichil sudah punah karena mysia di australia dahulu mengambil kekuatan ichil tanpa ampun, hingga energi mereka habis, itu yang membuat keturunan ausy kebanyakan memiliki kekuatan pengendali pikiran.
Ichil hanya mau dipelihara oleh seseorang yang memiliki hati murni, seseorang yang tidak memanfaatkan kekuatan mereka, mereka sering dipelihara oleh keluarga berdarah petani yang tidak serakah, keluarga serakah yang dianggap musuh oleh ichil adalah keluarga kim dan lee, mereka mengusai pemerintahan dan perdagangan, keluarga dari 2 golongan tersebut memiliki kekuatan diatas rata-rata dan kecerdasan yang tinggi.
Ichil memiliki tiga tingkat kekuatan, tingkat pertama mereka hanya bisa membaca pikiran, tingkat kedua mereka bisa membuka kunci ingatan atau mengembalikan ingatan, tingkat ketiga mereka bisa mengendalikan ingatan seperti mengunci, merubah, atau menghapus ingatan. Ichil hanya bisa menghapus ingatan yang ada di dalam pikiran manusia, tapi tidak akan pernah bisa mengendalikan perasaan manusia.
Umur ichil lebih panjang dari pada mysia/manusia, ichil bisa hidup dua sampai tiga generasi mysia, ichil tidak bisa menyerang tapi bisa mengendalikan orang yang akan menyerang, tetapi ada beberapa orang yang tidak bisa dikendalikan yakni orang yang memiliki perasaan lebih kuat dari pada pikirannya. Ichil bisa meminta bantuan kewl untuk menjaganya, karena kewl adalah binatang paling menakutkan yang bisa membunuh seseorang, ichil selalu bersembunyi di kandang kewl karena kewl adalah binatang paling setia dan paling dapat dipercaya untuk menjaga mereka.
------*------
Jaemin memadu jalan menuju goa yang gelap, dia tidak bisa membuat goa terang karena ia tidak bisa membangunkan kewl yang sedang tidur di setiap atap,
"Hey apakah ini hewan kewl, ini menakutkan hyung" ucap sungchan ngeri melihat beribu-ribu hewan kewl bergantungan,
"Tenang saja, mereka tidak akan menyerangmu jika kau tidak membuat mereka kesal" ucap jaemin santai, jeno membuat cahaya hijau dari tangannya agar ada penerangan di goa gelap tersebut,
"Apa itu?" Tanya jeno melihat ada asap pink dan merah, dan ketika melewati asap, terdapat taman yang sangat indah, semuanya serba warna-warni, pohon yang berwarna ungu dengan campuran biru muda, ada pula hamparan rumput yang berwarna pink, ungu dan jingga,
"Ini keren, kenapa aku tak membawa smoophone tadi" ucap sungchan yang sudah berlari melihat ribuan bunga yang bergoyang-goyang,
"Dimana mereka?" Tanya jeno yang tidak kaget dengan keindahan taman, karena yang ia pikirkan adalah kedua ichil jaemin,
"Kau mencari kami?" Tanya ichil coklat menatap jeno dengan wajah serius, dan ada ichil putih yang bersembunyi di belakang ichil coklat,
"Mereka tidak jahat, aku akan jamin" ucap jaemin mendekati kedua ichilnya dengan berjongkok dan senyuman indah,
"Aku tidak akan melakukan hal yang kalian takutkan, aku..." jeno bernafas panjang,
"Aku ingin mengetahui semua informasi yang kalian ketahui"
"Kalau begitu kau bisa berbicara denganku masalah itu, kita bisa berbicara di sana" tunjuk ichil coklat kearah pohon yang memiliki daun berwarna putih pink,
"Baik" ucap jeno yang langsung pergi ke arah yang ditunjuk, dan ichil coklat mengikutinya, sedangkan ichil putih sudah berada di pangkuan jaemin dengan menyembunyikan tubuhnya di cela-cela kaki.
"Apa yang ingin kau ketahui?" Tanya ichil coklat,
"Apa kau yang membuka ingatanku?" Tanya jeno penasaran,
"Ya" ucap ichil coklat singkat,
"Kenapa? Apakah kau tidak mencurigaiku?" Tanya jeno dengan melihat kegilaan sungchan yang sedang mengambil buah berwarna putih,
"Awalnya aku mencurigaimu, sangat mencurigaimu, kau dari keluarga lee, kau sangat dekat dengan jaemin, dan kau mungkin merasa dikhianati" ucap ichil coklat yang melihat ekspreai jeno, ia berusaha menembus pikirannya,
"Kau tau aku dikhianati?" Ucap jeno dengan senyum menyedihkan,
"Bukankah aku mengatakan kau merasa dikhianati, bukan berarti kau dikhianati jeno" ucap ichil coklat memalingkan pandangan ke arah jaemin yang bermain dengan ichil putih,
"Sejak jaemin keluar dari dunia mystic, aku sudah mencari tau apa yang terjadi, aku melihat mark mengambil kelas dream, dan itu membuat aku curiga bukankah dia sudah lulus dan masuk kelas ilichil, saat aku menembus ingatan haechan aku tau, haechan selalu menangis setiap malam karena ia mengingat semuanya, dan itu yang membuatku yakin kau bukanlah orang yang kumaksud, dan itu sebabnya aku membuka ingatanmu" ucap ichil coklat dengan melihat langit yang berwarna biru terang,
"Mark dan haechan, aku yakin marklah yang membuka ingatan haechan, tapi aku tak tau siapa yang membuka ingatan jaemin, mark tidak akan mungkin membukanya" ucap ichil dengan memejamkan mata,
"Apa mark yang melakukan semua ini? Apa dia berencana memisahkan aku dan jaemin?" Tanya jeno penasaran,
"Apa sesimpel itu kau berfikir?" Tanya ichil coklat dengan wajah tak percaya,
"Saat itu jaemin adalah anak kecil terkuat, dia ada di tingkat S, dan dia memiliki keturunan murni, kau fikir alasan cinta adalah sesuatu yang mungkin dilakukan hingga mengorbankan banyak nyawa?" Tanya ichil coklat kesal,
"Trus apa alasannya?" Tanya jeno lesu,
"Aku yakin ada yang ingin mengambil kekuatannya, menyerap energi yang dimiliki jaemin dan membuat merwka berkuasa" ucap ichil,
"Tapi jaemin masih di tingkat sama" balas jeno,
"Karena dia membagi link dengan orang-orang kuat" ucap ichil tersenyum,
"Sepertinya aku mulai mengetahui apa maksud jaemin saat itu" ucap ichil dengan wajah bersinar,
"Apa?" Tanya jeno,
"Ia ingin membuat semuanya baik-baik saja"
Ichil coklat melihat jaemin, dan jaemin tersenyum kearahnya,
"Aku sedikit menyesal membuat kau mengingat semuanya" lanjut ichil coklat,
"Maksudnya, kau ingin aku melupakan semuanya?" Tanya jeno sedikit marah,
"Apakah kau marah dan sakit hati ketika ingatan tersebut mulai kembali?" Tanya ichil coklat,
"Iya, sangat sakit" ucap jeno dengan mata mulai panas,
"Tapi aku mencintainya, jadi....
terimakasih sudah mengembalikan ingatanku" lanjut jeno yang berusaha berdiri karena waktu perlombaan akan selesai, mereka tak terasa sudah dua hari di taman ini, sehingga mereka tidak melakukan perlombaan terakhir,
"Jeno" ucap ichil coklat yang membuat jeno berhenti berjalan,
"Kau masih memiliki gelang tersebutkan, pasangkan ke jaemin, itu adalah ingatan indahnya bersamamu, aku tak tau bagaimana perasaan jaemin saat itu, karena aku tak bisa membacanya, tapi aku yakin dia bukan orang yang akan menyakitimu" ucap ichil coklat dengan melihat punggung jeno yang mulai menjauh.
"Ayo kembali" ucap jeno ke arah jaemin,
"Ayo kembali sungchaaannn" teriak jaemin ke sungchan yang memakan buah berwarna putih, sungchan mendekat dan membawa beberapa buah yang disimpan di kantong celana,
"Jaemin hyung kau mau?" Tanya sungchan memberikan salah satu buah yang ia simpan,
"Tidak, simpan saja" jawab jaemin dengan melambaikan tangan ke kedua ichilnya.