My Strong Wife

My Strong Wife
Akhir kisah Alan dan Eve



1 Bulan berlalu...


Alan melangkah memasuki kawasan pemakaman dengan membawa rangkaian bunga di tangan nya. Sudah satu bulan lama nya eve meninggalkan alan.


Senyuman tipis terukir di balik wajah tampan itu, perlahan alan meletakkan rangkaian bunga itu di atas makan eve.


Tapi tanpa alan sadari seseorang sedang memperhatikan nya dari kejauhan. Seorang wanita yang menyimpan rasa rindu yang begitu dalam pada pria yang bernama alan Wijaya itu.


*


*


Hampir satu jam alan berada di sana,Alan pun memutuskan untuk segera pulang karena ada pekerjaan yang menunggu nya. Tanpa alan sadari seseorang mengikuti langkah nya hingga berhenti saat sudah sampai di mobil alan.


"Al".Panggil seorang wanita dari arah belakang alan.


Suara itu membuat tangan alan gemetaran, alan tau betul siapa pemilik suara itu. Namun alan berusaha untuk tidak menggubris nya alan mengira kalau itu semua mungkin hanya halusinasi karena alan begitu merindukan pemilik suara itu.


" Alan".Panggil nya untuk kedua kalinya.


Alan masih tetap tak bergeming. Namun alan berusaha membalikkan badan nya untuk melihat siapa yang berdiri di belakang nya.


Tatapan alan terhenti saat kedua mata nya menatap lekat kedua mata milik eve. Ya eve wanita yang selama satu bulan ini alan kira sudah pergi. "Eve ".Lirih alan. Alan masih belum percaya pada apa yang di lihat nya.


Wanita itu tersenyum menatap alan." Al aku eve ".Guman eve sambil tersenyum. Alan tidak bisa berkata kata lagi saat mendengar ucapan eve. Alan segera menghambur memeluk erat wanita yang sangat ia rindukan itu. Walaupun mungkin itu semua hanya imajinasi alan, tapi alan berharap imajinasi itu tetap ada selama beberapa menit. Ya hanya beberapa menit dan alan alan berjanji tidak akan melepaskan pelukan nya. Tapi entah kenapa kehadiran eve terasa begitu nyata.


" Eve kenapa semua ini terasa begitu nyata. Aku tidak sedang bermimpi kan?? ".Guman alan yang masih setia memeluk wanita nya itu.


" Al aku ini benar benar eve. Aku bukan imajinasi mu, aku masih hidup Al".Guman eve. "Bagaimana bisa ?? ".Ucap alan sambil menangis di pelukan Eve.


" ayo kita masuk ".Eve melepaskan pelukan nya, kemudian ia membawa alan masuk ke dalam mobil. " Al sebenar nya setelah kejadian malam itu aku mengalami koma. Dan dad sengaja menyembunyikan aku. Dad juga mengatakan ke pada kalian semua kalau aku sudah tiada".Ucap Eve sambil menggenggam erat kedua tangan alan.


"Aku tidak tau apa alasan dad menyembunyikan aku. Tapi aku benar benar sedih melihat mu menangis Al. Aku tidak bisa melihat alan ku menangis seperti ini".Guman Eve sambil menghapus air mata yang mengalir dari sudut mata alan.


" Eve ".Alan kembali memeluk Eve. " Aku mencintai mu Olin ku".Ucap alan. "Aku sangat merindukan mu, mulai sekarang aku berjanji akan menjaga mu. Dan aku tidak akan membiarkan seorangpun menyakiti Olin ku".Guman alan.


" Aku juga ".Ucap Eve.


" Sekarang ayo kota pulang, aku rindu pada mom dan juga dad. Aku ingin segera bertemu dengan mereka ".Ucap Eve.


" No besok saja, karena hari ini aku ingin menghabiskan waktu bersama mu ".Ucap alan. Dengan senyuman bahagia nya alan segera mengendarai mobil nya nya menuju suara tempat. Bahkan alan sampai melupakan pekerjaan nya.


Di sepanjang perjalanan alan terus menggandeng tangan Eve tanpa mau melepaskan nya.


Alan menghentikan mobil nya tetap di halaman mansion nya, kemudian Alan mengajak Eve ke pantai.


" Ayo kita bermain istana pasir".Ajak Alan. Alan membawa Eve ke tempat di mana mereka pernah membuat istana pasir 14 tahun yang lalu.


"HEI LIHAT LAH OLIN KU SUDAH KEMBALI. EVE AKU PERCAYA KALAU KAU ITU BENAR BENAR OLINKU ".Teriak akan di tepi pantai.


Eve yang melihat itu hanya menggelengkan kepala nya sambil tersenyum.


" Hei gadis kecil sekarang ajari aku cara membuat istana pasir".Ucap Alan.


"Anak sombong kau kan tidak mau aku ajari, buat saja sendiri ".Ucap Eve sambil terkekeh pelan.


INILAH AKHIR DARI CERITA ALAN DAN EVE. ALAN MENEMUKAN OLIN NYA, BEGITU JUGA DENGAN EVE YANG MENEMUKAN AL NYA.


...END...


...----------------...