
Malam harinya...
Dia orang pria saat ini sedang menunggu istri nya yang sedari tadi tak juga muncul. Rencana awal ingin makan malam di rumah di batalkan karena ais ingin makan di luar. Mereka jauh jauh datang ke Bali untuk memanfaat waktu yang ada. Mereka ingin menggunakan kesempatan untuk mendatangi tempat tempat terkenal yang ada di bali.
Setelah hampir satu jam menunggu, akhir nya dua orang wanita yang di tunggu tunggu keluar juga. Ais terlihat sangat cantik di usia nya yang hampir kepala lima. Begitu juga dengan Eve. Lama alan terdiam sambil menatap eve. Hingga alan di kejutkan oleh seseorang yang menepuk pundak nya. "Alan kenapa melamun?? ".Tanya ais sambil tersenyum menatap anak nya.
Ais tau kalau saat ini alan sedang menatap pada eve. Ais berharap alan bisa secepat nya mencintai eve.
*
*
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju salah satu restoran terkenal yang ada di bali. Kali ini Al yang menyetir mobil nya dan ais duduk di samping Al. Sementara itu alan dan eve duduk di kursi belakang.
Eve hanya diam dengan pandangan yang menatap pada luar jendela mobil. Ais terus memantau anak dan menantunya dari kaca spion mobil. " Eve!! ".Panggil ais.
" Iya mom ".Jawab Eve sambil mengalihkan pandangan nya. " Eve mau request makan di restoran mana?? ".Tanya ais. Ais ingin mencairkan suasana yang hening itu.
" Eve ngikut aja mom. Eve juga tidak tau restoran mana yang makanan nya enak".Jawab Eve sambil tersenyum.
"Ini pertama kalinya Eve ke Bali?? ".Tanya ais, Ais menayangkan hal itu hanya untuk memastikan sesuatu. " Tidak,dulu saat kecil dad sering membawa Eve ke sini untuk liburan".Jawab Eve.
Di sepanjang perjalanan dia orang wanita itu terus berbincang memecah kesunyian di dalam mobil, Hingga tanpa sadar kini mobil mereka berhenti di depan sebuah restoran sederhana.
Mereka keluar dari mobil secara bersamaan.
Mereka pun masuk ke dalam restoran yang tidak terlalu ramai. Mungkin karena mereka datang lebih awal. Ais duduk di samping Eve, sedangkan Alan duduk di samping dad nya. Al memesan semua menu makanan yang ada di restoran itu karena ia tau kalau saat ini nafsu makan istri nya sedang meningkat. Eve menatap semua hidangan makanan di depan nya. Tatapan mata Eve hanya tertuju pada satu menu. Yaitu spicy friend chicken.
"Mari makan".Ucap Alan dengan tatapan berbinar nya.Keluarga itu adalah kelurga pencinta seafood. Namun tidak dengan Eve. Eve sangat tidak suka dengan makanan yang berbau seafood terutama udang dan cumi.
Eve mengambil nasi dan ayam goreng.Ais yang melihat menantunya hanya mengambil sepotong ayam goreng,mengerutkan kening nya." Eve, Eve tidak makan seafood?? ".Tanya ais sambil menatap menantunya yang sedang asik mengunyah ayam goreng di dalam mulut nya.
Eve menggelengkan kepala nya sebagai jawaban dari pertanyaan mom mertua nya.
" Kenapa, Eve alergi seafood?? ".Tanya ais.
Eve segera menelan ayam goreng di dalam mulut nya " Tidak mom Eve hanya tidak suka dengan makanan yang berbau seafood apalagi udang dan cumi ".Jawab Eve sambil tersenyum menatap ais. " Ya sudah kalau gitu mom pesan kan lagi ayam goreng untuk Eve ".Ais segera berdiri dari duduk nya. Namun tangan ais segera di tahan oleh Eve.
" Tidak usah mom, ini saja sudah banyak. Eve makan nya nggak banyak mom ".Eve menarik tangan ais hingga wanita itu kembali duduk di tempat nya. " Nanti kalau Eve mau nambah bilang aja ya ".Ucap ais. Eve kembali menganggukkan kepala nya.
... 🍁🍁...
Setelah makan malam, kini mereka kembali ke mansion Wijaya. Alan yang kelelahan memutuskan untuk segera ke kamar nya, meninggalkan tiga orang yang masih sibuk berbincang di ruang keluarga. " Mom Eve nyusul Alan ya ".Ucap Eve dengan sedikit tidak enak hati. " Emm ya, jangan lupa buat kan cucu untuk kami ".Ucap ais menggoda Eve. " Mom".Eve tersenyum malu menatap mom dan dad mertua nya. "Ya sudah sana, nanti Alan nya keburu tidur ".Ais semakin menggoda Eve, hal itu membuat kedua pipi Eve memerah.
Cek.. lek.. Eve perlahan membuka pintu kamar nya. "Huufft ".Eve menghela nafas dalam rasa nya benar benar melelahkan.
" Hei kau mau kemana?? ".Tanya alan saat melihat Eve berjalan menuju sofa nya.
" Mau tidur ".Ketus Eve. " Sini ".Alan menepuk ranjang di sebelah nya.
" Tidak mau ".Eve menggelengkan kepala nya sambil terus berjalan menuju sofa. " Aku tidak akan menyentuh mu. Lagian juga kau boleh tidur di sini sampai mom dan dad ku pulang ke Jakarta. Kau tau mom ku itu punya kunci cadangan di semua kamar. Bahkan kamar pelayan, dia bisa datang kapan saja untuk memantau kita.Nanti mom mengira aku yang menyuruhmu tidur di sofa. Aku tidak mau mom ku sedih".Ucap Alan panjang lebar. Dan mau tidak mau Eve harus tidur seranjang dengan Eve selama dua minggu.
Eve berjalan menuju ranjang Alan, lalu Eve naik di sisi ranjang alan yang kosong. Eve menarik selimut hingga menutupi leher nya.
Sebuah senyuman muncul di wajah alan saat melihat tingkah Eve. "Kenapa??. Kau takut pada ku?? ".Tanya alan. Namun alan segera tersadar dengan sesuatu. Alan pun terdiam menunggu reaksi Eve. Terakhir kali saat Alan mengatakan Eve seperti itu, Eve langsung bersikap agresif.
" Diam lah aku sedang ingin berdebat, aku lelah Al".Ucap Eve sambil sedikit memberi jarak pada alan.
"Al?? ".Guman alan.
" Ya anggap aja itu panggilan spesial ku pada mu".Ucap Eve sambil memejamkan mata nya
DEG..
Kata kata itu mengingatkan alan pada seorang di masa lalu nya. "Itu hanya kebetulan, Jangan berfikir kalau dia gadis kecil yang kau cari.Tidak mungkin gadis kecil yang ku kenal bersikap arogan dan agresif seperti dia".Batin alan sambil terdiam.
" Eve!! ".Panggil alan.
"Ya".Jawab Eve singkat tampan menatap alan.
" Eve apa kau pernah menyukai seseorang?? ".Tanya alan. Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut alan. " Tumben kau bertanya seperti itu ".Kali ini Eve membalikkan badan nya agar ia bisa menatap wajah alan.
"Pertanyaan ku hanya butuh dua jawaban pernah atau tidak?? ".Tanya alan lagi. Alan benar benar penasaran pada kehidupan wanita yang baru dua hari menjadi istrinya itu.
" Pernah bahkan sampai sekarang aku masih menyukai nya ".Jawab Eve sambil menatap langit kamar nya. " Waw True love".Ucap Alan.
"Bisa di bilang begitu".Guman Eve. " Kenapa kau ingin menikah dengan ku. Kenapa kau tidak berambisi untuk mengejar cinta sejati mu?? ".Tanya Alan lagi. "because I believe true love will come in time".Jawab Eve.
" Jadi kau masih percaya pada hal seperti itu??. Kau tau sesuatu itu tidak akan pernah datang ke pada kita tanpa usaha dari kita".Ucap Alan.
REST IN LOVE FOR MOONBIN ASTRO. YOU ARE ALWAYS IN AROHA'S HEART
EID MUBAROK READERS (UNTUK BESOK PAGI YA 😊)