My Strong Wife

My Strong Wife
Kesal pada Eve



"Padahal kau akan menjadi penggemar yang sangat beruntung jika kau menyukai ku secara nyata ".Ucap Alan pada Kara.


" Memang apa untung nya ?? ".Tanya Kara sambil menghirup minuman nya. Bahkan mereka tidak memperdulikan keberadaan Eve sama sekali. " Karena aku juga menyukai penggemar seperti mu".Ucap Alan sambil tersenyum menatap Kara.


Eve segera berdiri dari duduk nya, Eve kemudian meninggalkan dua orang yang asyik berbincang dan tidak memperdulikan keberadaan nya. Eve berpindah tempat. Kali ini Eve memutuskan untuk duduk di tepi pantai menikmati indah nya laut di depan mata nya.


Sementara alan, pria itu tidak peduli pada Eve. Padahal alan tau kalau saat ini Eve sudah pergi menjauh dari mereka. "Ohh iya, dia siapa??. Pacar mu?? ".Tanya Kara pada alan.


" Bukan ".Jawab alan. " Lalu kenapa dia ada di sini, atau jangan jangan istri mu ".Ucap Kara sambil tersenyum. " Bukan juga, kau pasti tau siapa dia ".Ucap alan memberi isyarat pada Kara. " Ohh ".Kara yang mengerti pun menganggukkan kepala nya.


" Ngomong ngomong, kapan season selanjutnya tayang, kau tau lama aku menunggu tapi season nya belum berlanjut juga ".Ucap kara sambil memakan burger ke dalam mulut nya. " Aku juga tidak tau, kalau pun aku tau. Aku tidak akan memberikan mu spoiler. Biar saja kau menunggu dengan rasa penasaran ".Ucap alan.


" Iss menyebalkan".Ucap kara dengan mulut yang terlihat di penuhi oleh burger.


"Aku sudah selesai makan. Aku mau pergi dulu ya, kapan kapan kalau ketemu kita ngobrol lagi ya".Ucap Kara sambil tersenyum manis menatap alan. " Ya ".Jawab Alan.


" Tapi kau tidak risih pada ku kan?? ".Tanya Kara sebelum meninggal kan Alan.


" No, tentu saja tidak . Bagi ku kau penggemar yang sangat menyenangkan".Ucap Alan sambil membalas senyuman Kara.


"Aku duluan ya. Next time kau harus memberi ku spoiler season selanjutnya".Ucap Kara, setelah itu kara pun berlalu dari hadapan Alan.


Alan tersenyum menatap kara yang kini mulai menjauh dari nya. Lalu pandangan alan beralih pada kursi yang letak nya di tepi pantai. Alan menatap pada eve yang terdiam sambil memandang lautan di depan nya.


" Dia itu kenapa??. Tidak mungkin dia cemburu kan?? ".Ucap alan. Alan kembali makan tanpa memperdulikan eve.


Setelah selesai makan, Alan kembali melihat ke arah di mana eve duduk. Namun alan tak mendapati keberadaan wanita itu. "Kemana pergi nya wanita itu. Dia itu sangat menyusahkan ".Guman alan. Setelah membayar semua nya, alan pun meninggalkan restoran itu .


Alan mencari cari keberadaan eve di dekat pantai, namun Alan tidak menemukan eve.


"kemana pergi nya?? ".Guman Alan sambil terus menyusuri pantai itu.


Dengan menurunkan ego nya, Alan pun menelpon Eve. Ponsel eve berdering, tapi wanita itu tidak mengangkat panggilan dari Alan. " Sial!! ".Umpat Alan. Apakah Alan tidak bisa liburan dengan tenang tampa memikirkan eve dan yang lain nya??.


" Eve, Angkat telpon ku!! ".Ucap Alan. Alan mencoba beberapa kali menelpon Eve. Akhirnya di percobaan yang ke lima Eve pun mengangkat telpon dari nya.


" Kau di mana ha!!. Menyusahkan saja, kau tau tidak mommy ku akan marah kalau tau ku tiba tiba hilang!! ".Bentak Alan dengan suara tinggi nya. "Berisik ".Ucap Eve dengan wajah datar nya. " Kau tidak perlu mencari ku, aku ini sudah besar. Kau juga tidak perlu menjadi bodyguard ku karena aku bisa sendiri ".Setelah itu Eve pun memutuskan sambungan telpon nya.


Alan yang merasa kesal segera melemparkan ponsel nya ke atas pasir pantai. " Berani sekali dia melawan ku".Ucap Alan sambil mengepalkan tangan nya dengan erat. Selama bersama Eve, kesabaran alan benar benar di uji.


Alan segera melacak lokasi Eve menggunakan nomor ponsel Eve. Dan ya lokasi Eve tidak terlalu jauh dari tempat Alan berada.


Alan segera keluar dari mobil nya.


Alan keluar dari mobil nya. Kemudian Alan menyusuri tempat itu sambil terus melihat lokasi Eve. Akhirnya alan menemukan keberadaan Eve. Eve berdiri di tepi pantai dengan pandangan yang menatap pada laut di depan nya. Eve ingin menyusuri laut itu dengan menaiki speed boat. " Eve!! ".Panggil alan sambil mendekat pada Eve.


" Kenapa kau datang ke sini?? ".Tanya Eve dengan wajah datar nya. " Aku kan sudah bilang aku tidak suka kau mengikuti ku ".Ucap eve. " Siapa juga yang mau mengikuti mu. Kalau bukan karena mom aku tidak akan mencari mu ".Ucap alan dengan wajah kesal nya. " Ya sudah,Kau pulang saja dulu aku masih ingin bermain di sini ".Ucap Eve.


" Terserah".Ucap alan. Alan segera pergi dari tempat itu meninggalkan Eve. Alan tidak peduli lagi pada Eve, Wanita itu selalu saja membuat nya kesal. Dan kali ini alan benar benar akan meninggalkan Eve sendiri.


Eve segera naik ke salah satu speed boat yang ada di sana. Eve berencana ingin menyelam untuk melihat ke indahan bawah laut.


*


*


Sore hari nya...


Setelah puas menjelajah, Eve pun melihat lokasi penginapan di ponsel nya. Ya al juga mengirim lokasi penginapan nya pada Eve.


"Dad memang pandai memilih tempat yang bagus".Ucap Eve sambil tersenyum senyum.


Eve mencari transportasi yang bisa ia gunakan untuk sampai di penginapan nya.


Setelah menempuh perjalanan sekitar dua puluh menit, akhirnya Eve sampai di salah satu penginapan yang ada di nusa penida.


Setelah sampai di penginapan, Eve pun menelpon alan untuk menanyakan di mana keberadaan pria itu.


" Ada apa?? ".Tanya alan.


" Kau di mana??. Aku sudah sampai di penginapan ".Ucap Eve.


" Kau punya mata kan??. Cari saja sendiri. Kau itu menganggu tidur ku saja " . Setelah itu alan pun memutuskan sambungan telpon nya.


"Untung saja kau suami ku, kalau tidak sudah ku bunuh kau".Ucap Eve. Untung saja Eve selalu membawa persediaan uang di dalam saku nya. Eve memutuskan untuk menyewa penginapan yang berlokasi sama dengan alan , hanya saja berbeda kamar.


Eve yang lelah segera masuk ke dalam kamar nya.


DI SISI LAIN..


Ais sedang menyiapkan beberapa daging yang ia bawa dari mansion untuk barbeque. Malam ini ais dan al akan makan barbeque berdua. Ya hanya berdua. Sebenar nya ais ingin mengajak menantu dan anak nya. Namun al melarang.