My Strong Wife

My Strong Wife
Kembali ke Jakarta



Tiga hari sudah berlalu...


Hari ini Al dan ais akan pulang ke Jakarta setelah liburan nya selama tiga hari di bali. Pasangan suami istri itu begitu menikmati liburan mereka. Berbeda dengan dua orang pasangan pengantin baru yang sama sekali tidak menikmati waktu nya. Ralat mungkin hanya alan sendiri yang tidak menikmati waktu nya. Karena selama tiga hari alan hanya sibuk beristirahat di penginapan nya.


Dan hari ini Alan akan ikut bersama mom dan dad nya ke Jakarta. Entah bagaimana tanggapan manajer nya nanti karena sudah tiga hari alan tidak ikut syuting."Aku takut kehilangan pekerjaan ku, tapi aku tidak bersikap profesional. Bahkan aku tidak menikmati waktu liburan ku".Batin alan sambil menghela nafas nya.


"Kau kenapa?? ".Tanya seseorang di sebelah alan saat pria itu menghela nafas nya.


Alan merasa suara itu tidak asing di telinga nya, Alan pun menoleh ke samping melihat pada seseorang yang baru saja menegur nya.


" Kau ".Ucap Alan sambil menarik sudut bibir nya hingga membentuk sebuah senyuman tipis. " Hai kita ketemu lagi".Ucap gadis yang tak lain adalah karamel. "Kenapa ya kita selalu bertemu, padahal kita tidak pernah janjian kan?? ".Ucap alan yang saat merasa sedikit bahagia. Setidak nya ia memiliki teman selama di perjalanan.


" Jodoh mungkin ".Ucap karamel. Alan dan karamel sama sama terdiam. Namun hal itu tidak berlangsung lama saat karamel tiba tiba tertawa keras. " Wajah mu serius sekali, Aku hanya bercanda".Ucap karamel yang masih saja tertawa dengan keras.


"Padahal aku sudah serius".Ucap Alan. Untung saja jarak tempat duduk Alan dan mom nya cukup jauh. Kalau tidak sudah habis Alan di geprek oleh mom nya.


"Cih buaya".Ucap kara sambil melemparkan tatapan sinis nya pada Alan.


" Ohh iya drama mu udah tiga hari nggak tayang. Aku sudah menunggu episod selanjutnya. Kenapa belum tayang juga?? ".Tanya karamel pada Alan.


"Aku tidak syuting selama tiga hari".Jawab alan. " Kenapa?? ".Kara mengerutkan alis nya.


" Karena aku lelah, aku butuh istirahat".Jawab alan sambil menyandarkan kepala nya.


"Kau itu tidak profesional sekali, kasian para penonton yang sudah menunggu berhari hari".Guman karamel sambil menatap pada wajah tampan Alan.


" Hmm dari pada aku paksakan, yang ada nanti aku drop. Lebih parah lagi kan".Ucap Alan sambil memejamkan mata nya.


"Palingan peran mu di ganti dengan aktor yang lain ".Ucap karamel dengan santai nya.


Ucapan karamel membuat alan kembali teringat pada saat di mana ia di gantikan dengan model yang lain hanya karena ia datang terlambat. " Tapi tidak mungkin mereka mengganti peran ku kan?? ".Batin Alan.


*


*


Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam, akhirnya mereka sampai di ibukota.


Alan bersama mom dan dad nya sedang menunggu jemputan dari supir nya. Pandangan alan terus berkeliaran mencari seseorang yang duduk bersebelahan dengan nya saat di pesawat tadi.


"Aku tidak melihat nya turun dari pesawat ".Ucap alan sambil terus mengedarkan pandangan nya. " Al".Panggil ais.


"Ya mom, ya sayang".Jawab Al dan alan secara bersamaan. " Hubby aku memanggil alan bukan manggil hubby".Ucap ais.


"Ada apa mom?? ".Tanya alan sambil menatap wajah mom nya. " Kau kenapa??. Mom lihat dari tadi kau seperti mencari seseorang ".Guman ais tampan mengalihkan pandangan dari alan. " Aku tidak papa".Jawab alan.


Namun ais merasa curiga pada jawaban alan. Ais tau betul kalau putra nya itu sedang menyembunyikan sesuatu dari nya.


"Mom dan dad duluan saja, aku mau langsung ke tempat syuting".Ucap alan saat melihat supir dad nya yang menghampiri mereka. Ais dan Al pun meninggalkan alan sendiri di bandara. Alan bersikap tenang karena ia menggunakan masker dan topi.


" Kau itu lama sekali ".Guman alan sambil masuk ke dalam mobil teman nya.


"Kau tau aku sudah berusaha datang secepat mungkin".Ucap teman alan.


" Gimana syuting nya lancar nggak?? ".Tanya alan sambil tersenyum tipis menatap teman nya itu.


" Pertanyaan konyol macam apa itu, Kau kan tau bintang utama nya itu kau. Jadi mana mungkin syuting nya berjalan lancar tanpa diri mu".Ucap teman alan yang bernama Adit itu. Adi juga salah satu teman masa kecil alan. Mungkin dari semua teman alan, hanya Adit lah yang tulus berteman dengan nya.


"Santai bro jangan ngegas ".Alan menepuk bahu alan agak keras.


Sekitar tiga puluh menit di perjalan, akhirnya mereka sampai di lokasi syuting.


" Ini dia orang yang kita tunggu tunggu ".Ucap sang produser. " Udah selesai liburan nya bang?? ".Timpal kru film lainya


Alan hanya bisa melemparkan tatapan datar nya pada dua orang di depan nya.


*


*


Di sisi lain..


" Good".Seorang wanita paru baya yang masih terlihat cantik saat ini sedang duduk di sebuah kursi dengan kaki yang di silang. Walaupun dia sudah tua, namun wajah nya masih terlihat cantik.


"Sekarang apa yang harus aku lakukan lagi. Aku sudah menjalankan sesuai rencana kita ".Ucap wanita muda yang duduk berhadapan dengan wanita paru baya itu.


" Aku tidak menyangka kau menjalankan rencana lebih cepat dari yang kuduga. Dan sekarang kau harus bisa membuat nya menyukai mu ".Ucap wanita paru baya itu sambil tersenyum lebar.


" Mom mom, kau itu seperti tidak tau saja bagaimana aku. Aku tidak akan bisa tenang sebelum rencana kita berhasil ".ucap wanita muda itu sambil tersenyum menatap mom nya.


" Ya kau anak mom yang paling cantik ples pintar".Ucap wanita paru baya itu sambil tersenyum menatap anak nya.


"Dan sekarang kau harus bisa membuat nya menyukai mu, itu langkah pertama kita untuk menghancurkan kehidupan anak itu".Ucap wanita paru baya itu.


" Sangat mudah mom, kau tinggu saja kabar dari ku. Secepat nya aku akan membuat nya menyukai ku".Ucap gadis itu sambil tersenyum miring.


"Tapi kau jangan sombong dulu. Keluarga mereka itu sulit untuk di takluk kan. Kau harus berusaha semaksimal mungkin ".Ucap wanita paru baya itu lagi.


" Cepat atau lambat semua nya akan kembali kepada kalian. Aku tidak Terima hidup ku hancur karena nya. Bahkan aku dan dad mu harus hidup melarat hingga dad mu meninggal karena sakit. Apa kau Terima ha?. Di umur mu yang sangat kecil, kau harus kehilangan dad mu".Ucap wanita paru baya itu dengan kedua mata yang terlihat berkaca kaca.


"No mom. Aku tidak Terima, aku benar benar tidak Terima. Aku janji akan menghancurkan hidup mereka ".Ucap wanita muda itu sambil menangis di depan mom nya.


" Untung saja ada om Leo yang selalu memanjakan mu. Bahkan dia memperlakukan mu seperti anak kandung nya".Ucap wanita paru baya itu lagi. "Ya mom, bagaimana pun juga aku harus berterima kasih pada om leo".Ucap wanita muda itu lagi.


Ia sedikit beruntung karena masih bisa merasakan kasih sayang dari seorang pria yang sudah seperti ayah kandung nya.