
Semua nya sudah terlambat, Eve benar benar kehilangan mommy yang sangat ia sayang.
Eve benar benar terpukul atas kepergian mommy nya. Hingga bertahun tahun lama nya Eve tumbuh menjadi gadis yang pendiam.
Namun sikap pendiam Eve hanya bertahan selama empat tahun hingga pada akhirnya Eve memutuskan untuk balas dendam.Bahkan saat Eve tau kebenaran tentang mommy nya yang sempat di nodai sebelum di bunuh. Amarah Eve semakin memuncak di buat nya.
Eve berjanji akan menemukan keberadaan orang orang yang sudah membunuh mommy nya.
FLASS BACK OFF
"Dad sebentar lagi para mereka akan datang. Dan aku sudah memasang beberapa perangkap di mansion ini".Ucap Eve sambil menatap dad nya.
" Dad sekarang dad bisa kembali ke mansion. Aku tidak ingin melibatkan dad dalam hal ini. Aku sudah kehilangan mommy, dan aku tidak bisa lagi kehilangan dad untuk kedua kaliannya".Ucap Eve sambil tersenyum menatap dad nya.
"Tidak Eve, apa pun yang terjadi dad tidak akan membiarkan kamu sendirian di sini, Dad akan membantu mu melenyapkan orang orang itu".Ucap dad Eve yang bersikeras untuk tetap bersama Eve.
Pada akhirnya Eve tidak bisa menolak keinginan dad nya.
*
*
00:00 wib
Sekelompok pria berbadan besar beserta beberapa wanita yang juga memiliki badan besar kini berdiri di depan mansion milik alan Wijaya.
" Aku merasa seperti ada yang tidak beres, tidak biasa nya mansion ini gelap seperti ini ".Guman Bimo ketua perampok itu.
" Mungkin pemilik nya lagi tidak ada boss".Guman salah satu wanita yang ada di kelompok mereka.
Sekelompok orang yang berjumlah sekitar sepuluh orang itu mencari jalan yang sudah ia targetkan beberapa hari yang lalu.
Ya tiga hari belakangan mereka sering meninjau mansion Wijaya hanya untuk mencari jalan masuk yang bisa ia gunakan.
Setelah beberapa saat, akhirnya mereka dapat menyelinap masuk ke dalam mansion Alan bahkan tanpa sepengetahuan Eve. Ternyata perhitungan Eve kali ini salah. Eve sedang menunggu kedatangan para perampok itu di dalam kamar nya. Eve baru sadar saat dad nya datang dan mengatakan bahwa mereka sudah datang.
Sepuluh orang perampok itu berpencar untuk mencari benda berharga di dalam mansion itu. Namun dua orang dari mereka masuk ke dalam perangkap yang di buat oleh Eve. Kini mereka hanya tersisa sekitar delapan orang.
Di saat mereka sudah berkumpul, lampu mansion itu tiba tiba saja hidup Dan seluruh pengawal yang di bawah dad Eve segera menembaki para perampok itu terus menerus. Namun sebagai perampok mereka sudah ahli dalam menghindari tembakan itu.
Kini giliran mereka yang mengeluarkan senjata nya. Mereka menembaki para pengawal itu. Hingga kini hanya tersisa beberapa orang pengawal di sana. Mereka yang berjumlah sedikit tidak menyia nyiakan kesempatan. Mereka kembali menembak para perampok itu di saat mereka sedang sibuk menembaki para pengawal lain.
Kini mereka sama sama hanya tersisa empat orang. Sebelum pengawal itu kembali menembak Bimo segera melemparkan sesuatu yang membuat ke empat pengawal itu langsung mati.
"Aku tau ini akan terjadi".Ucap Bimo dengan kedua tangan yang terkepal dengan erat.
Untung saja ia tidak membawa anggota inti nya. Bimo membawa anggota baru. Dan mereka berenam yang sudah mati itu merupakan anggota baru. Kini hanya tersisa empat orang saja.
Mereka berempat segera menaiki lantai dua, dimana kamar alan dan Eve berada. Bimo perlahan membuka pintu kamar itu.
DOR.. DOR.. DOR.. DOR..
kedatangan mereka langsung di sambut oleh empat buah peluruh sekaligus.
Karena tidak ada persiapan, akhirnya tiga orang dari mereka tumbang. Kini hanya tinggal Bimo sendiri yang akan berusaha untuk membunuh Eve dan dad nya.