
Saat memasuki kamar nya, hal yang pertama alan lihat adalah eve yang sedang berbaring di atas sofa sambil memainkan ponsel nya.
Alan hanya melihat eve untuk beberapa saat, setelah itu alan segera beranjak menuju bathroom untuk menyegarkan badan nya. Setelah ini alan ingin langsung istirahat.
Tapi siapa sangka, ternyata dari tadi eve menyadari kalau alan sedang melihat ke arah nya. Eve hanya tersenyum tipis dari balik layar ponsel nya. "Sulit juga untuk mendapat perhatian dari nya".Batin eve sambil tersenyum. Setelah itu, eve segera menelpon seseorang. Entah siapa yang eve telpon yang jelas wajah wanita itu berubah menjadi serius. Lumayan lama eve berbicara lewat ponsel nya dengan seseorang.
Saat mendekat pintu bathroom terbuka, eve segera mematikan ponsel nya. " Aku harus selalu gesit jangan sampai alan mengetahui rencana ku".Guman eve sambil mematikan ponsel nya.
Alan mengenakan handuk kimono dengan rambut yang terlihat basah.Alan segera menuju ruang ganti, namun sebelum itu alan sempat melihat eve untuk beberapa detik.
Namun siapa sangka hal itu membuat jantung eve berdetak dengan kencang.
"Kenapa dia tampan sekali?? ".Guman eve saat alan sudah masuk ke ruang ganti.
" Aku semakin tidak bisa menahan perasaan ku pada nya".Guman eve sambil memeluk bantal sofa dengan erat.
Sekitar dua puluh menit berlalu,
Alan pun keluar dari ruang ganti dengan pakaian yang sudah rapi. Hal itu membuat Eve mengerutkan kening nya. Eve ingin bertanya, namun dirinya malas untuk bicara pada alan.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu ha?? ".Tanya alan, alan melihat Eve dari pantulan kaca.
" Siapa juga yang melihat mu".Guman eve sambil melempar tatapan malas nya.
Eve segera meletakkan ponsel nya di atas meja, kemudian Eve memejamkan kedua mata nya. Alan yang melihat hanya bersikap acuh pada Eve. Alan segera keluar dari kamar nya. Padahal rencana awal alan ingin istirahat, tapi rasa lelah alan hilang begitu saja saat salah satu teman nya mengajak nya pergi ke salah satu bar yang ada di bali.
Alan segera keluar dari mansion nya.Namun tanpa Alan sadari ada beberapa orang pengawal yang mengikuti nya secara diam diam. Al lah yang menyuruh mereka untuk mengawasi kemana alan pergi dan tentu nya tanpa sepengetahuan alan.Karena Al tau anak nya itu tidak akan betah tinggal di mansion apalagi alan tinggal bersama wanita yang tidak ia sukai.
*
*
Eve tiba tiba saja terbangun dari tidur nya.
Wanita itu mengerjapkan mata nya beberapa kali, hingga pandangan nya benar benar jelas. Eve kemudian mendudukkan badan nya.Pandangan wanita itu beralih pada ranjang yang terlihat kosong.
Eve mencoba mengingat sesuatu. "Bukan kah tadi dia pergi??. Tapi kenapa lama sekali?? ".Guman Eve. Eve kemudian menghidupkan ponsel nya. " Sudah hampir pukul tiga, tapi dia belum juga pulang ".Guman Eve. Eve segera keluar dari kamar nya.
Eve segera menuju lantai satu. " Bahkan dia tidak memberi tahu ku kalau dia ingin keluar".Guman Eve sambil mempercepat langkah nya.
Baru saja Eve ingin membuka pintu, namun pintu nya sudah di buka dari luar terlebih dahulu. Terlihat dua orang pengawal membantu memapah badan Alan yang terlihat linglung. Kedua pengawal itu membawa alan menuju kamar nya.
"Alan kenapa?? ".Tanya Eve pada dua pengawal itu. " Tuan alan habis minum di bar nona. Tuan minum terlalu banyak nona".Ucap salah satu dari mereka. "Kalian boleh pergi,Terima kasih".Ucap Eve. Perlahan kedua pengawal itu meninggalkan kamar alan.
Sekarang tatapan Eve beralih pada alan yang sudah tertidur pulas di atas ranjang nya. Eve kemudian melepaskan sepatu alan. Setelah itu Eve beranjak mengambil air untuk membersihkan badan alan. Baju alan sangat bau.
Perlahan Eve membersihkan kedua tangan dan kaki alan. Lalu Eve melepaskan jaket yang dipakai alan. " Maafkan aku Al".Ucap Eve. Eve menarik selimut untuk menutupi badan alan. Setelah itu Eve kembali ke sofa tempat nya biasa tidur. Eve membuka ponsel nya terlebih dahulu. "Aku harus menjalankan nya dengan baik tanpa di ketahui oleh alan, Dad dan mom Ais. Karena kalau sampai mereka tau aku yakin rencana ku tidak akan berhasil".Guman Eve. Eve kemudian mematikan ponsel nya.
...🍀🍀🍀🍀...
Alan sudah selesai mandi dan berpakaian rapi. Alan tidak sadar kalau sedari tadi istri nya sudah tidak ada di kamar nya. Saat ini kepala alan masih terasa sedikit berat.
" Apa semalam aku minum terlalu banyak?? ".Guman alan sambil merapikan rambut nya.
Setelah semua nya sudah rapi, kini alan beranjak menuju lantai satu. "Dimana Eve?? ".Tanya alan pada salah satu pelayan di mansion nya.
" Nona??. Saya tidak melihat nona Eve tuan muda ".Jawab pelayan itu.