My Strong Wife

My Strong Wife
pergi untuk selama nya



"Kenapa mom?? ".Tanya alan saat melihat perubahan pada raut wajah mommy nya.


" Eve ".Ucap ais sambil terduduk lemas di atas kursi. Ais benar benar tidak percaya pada apa yang di dengar nya barusan. Rasa nya semua ini seperti mimpi.


" Eve kenapa?? ".Tanya al sambil menghentikan makan nya.


" Kita harus segera ke Bali sekarang juga".Ucap ais dengan tatapan kosong nya.


*


*


Di sinilah mereka berada..


Di sebuah makam yang masih basah dengan taburan bunga yang masih segar di atas nya.


Mereka berdiri di samping pria paru baya dengan kedua mata yang terlihat sembab.


Tatapan mereka tertuju pada nisan yang bertuliskan nama "Evelyn Nicoline".


Alan merasa kalau ini semua hanyalah mimpi,Dan ia berharap kalau ia segera bangun dari tidur nya. Tapi sayang nya semua itu benar benar nyata. Karena hari ini 23 maret 2022 wanita yang bermana Evelyn itu sudah kembali ke pelukan sang Pencipta.


" Eve, Eve yang tenang di sana ya. Mom sayang sama Eve, tapi sepertinya Tuhan lebih sayang pada Eve. Mom tau Eve itu gadis yang baik ".Ucap ais sambil mengusap nisan yang bertuliskan nama Eve.


Cukup lama mereka berada di makan Eve. Mereka meninggalkan makan Eve saat dad Eve mengajak mereka datang ke mansion nya. Pria paru baya itu akan menceritakan semua nya pada mereka.


" Bagaimana bisa, semalam kau bilang akan datang ke mansion dad. Kau bilang akan mengurus ku. Aku sedang sakit Eve tapi kenapa kau malah meninggalkan aku?? ".Ucap alan. Sebutin cairan bening mengalir begitu saja dari sudut mata alan tanpa ia minta. " Kau benar benar jahat Eve, kau lebih memilih pergi dari pada hidup bersama ku".Ucap Alan.


Alan menundukkan kepala nya sambil memegang nisan yang bertuliskan nama Eve.


Setelah itu alan segera berdiri dan berjalan meninggalkan makan Eve. Alan ingin mendengar semua nya dari dad Eve.


Di ruangan mansion yang bergaya classic..


Empat orang sedang berkumpul untuk mendengarkan cerita dari dad Eve.


" Eve sebenar nya melarang saya untuk memberi tau pada kalian, Tapi saya rasa kalian berhak tau penyebab dari kematian Eve".Guman pria paru baya itu.


Perlahan ia menceritakan kejadian yang membuat Eve meninggal dunia.


Pria paru baya itu menceritakan awal hingga akhir kejadian tanpa ada yang terlewatkan.


"Kenapa Eve tidak meminta bantuan pada kami?? ".Ucap al.


" Eve bilang tidak ingin menyusahkan kalian. selain itu ia juga tidak ingin menyeret Alan ke dalam masalah nya ".Ucap dad Eve dengan suara yang terdengar serak.


Ais yang mendengar nya hanya bisa menangis. Ais merasa menyesal telah mengirim Eve dan alan ke Bali. Andai Eve tinggal bersama mereka mungkin ais bisa memberikan kasih sayang layak nya seorang ibu bagi Eve. Karena yang sebenar nya Eve butuhkan adalah seorang ibu yang bisa menyayangi nya seperti ibu kandung nya.


" Alan, dad menemukan ini di kamar kalian.Eve menulis ini untuk mu".Ucap dad Eve sambil memberikan selembar kertas yang sudah di penuhi oleh tulisan.