My Neighbor: Reno

My Neighbor: Reno
GILANYA HIDUPKU !



ANYA ...


Pagi ini aku sengaja menhampiri Fani sebelum ke sekolah. aku tau dia pasti akan terlambat ke sekolah jika menelfonku hingga larut malam.


“fitria?”


“ammoe!(astaga)!....lo ngapain ke rumah gua pagi2 gini?,”fitri tampak kaget melihatku masuk ke rumahnya .“pagi apanya ,ini udah jam ½ 7 keles!,kamu belum mandi?,”


“h serius?,oh tuhan.....okok aku mandi “


“gpl....!”


“em,jangan tinggal ya..”


“hm..!”Kami berangkat sekolah dengan motor terburu2 .aku tak berani menyetir lebih dari 60 km/jam.dan kami hampir telat menuju sekolah “oh ayolah ,bisa lebih cepet?”kata fitria padaku .“ini udah cepet tau ,kamu sih tadi kelamaan!”


“berenti 2 !”aku memberentikan motor dengan cepat .”why?”


“sini “kata fitri padaku.”apa?” aku bingung dan balik bertanya padanya.fitria mengambil alih kemudi motorku.gilanya di jalan 80 km /jam padahal dia tak pernah naik motor sebelumnya,.kami sampai di sekolah tepat pada waktu gerbang tinggal separo dibuka .untung saja kami boleh masuk jika tidah mungkin aku akan menginjak kaki fitria gara2 ini,aku belum pernah tak mematuhi peraturan sebelumnya .aku siswa yang tak terlalu pintar jadi untuk itu aku harus benar2 mematuhi aturan sekolah jika tak mau dikeluarkan oleh sekolah .kami menuju kelas dengan tertawa bersama,sempat ada kejadian lucu saat fitria memboncengku tadi.kami sempat hampir menabrak seekor kucing.untung saja kucing itu berhenti ketika hendak menyebrang.aku sempat berfikir kalo kucing itu seekor kucing yang benar2 genius .wkwkwk.....:>


“anya?...”Kata fitria padaku.”hem...ape?,gua lagi nulis pr tau “Katanya tak menengkok padaku .“lo mau sma mana?”tanya fitria padaku .”em....sma 9bandung aja deh ,”


“lo kok ga satu aja?”


“otak gua ga memungkinkan fit,lo mending pinter ,lagian uangnya dari mana ?“


“y ga juga kok,gua pingin sama lo lagi sma nya “


“walaupun kita ga sama2 kita masih bisa tetep main bareng kan,”kataku tersenyum pada fitria yang mulai ngalamun .“gua ga tau apa gua bakal dapet temen kaya lo apa enggak nantinya,please gua akan bantu lo deh buat masuk sma1 ,what ever i do “Katanya yang mulai meyakinkanku .”kita liat nanti deh “kataku tersenyum padanya .Siang ini fitria menraktirku di coffe biasa tempat kami nongkrong .tiba2 raut muka fitria berbeda .“fit lo ga papa?”


“em...enggak,”


“lo sakit?”


“h ?bukannya ini tempat fafourite kamu?kamu suka lagu2 di caffe ini kan ,dan disini kamu bisa request lagunya dream high”


“emmm,aku pingin cari suasana baru aja ,ya please ...”


“ok deh kita keluar ,”tiba2 pelayan yang sudah terbiasa melayani kami bertanya “neng?kok keluar ga pesen lagu dulu?”kata pelayan itu pada kami “em ,enggak ,kami pngin cari suasana baru ,pingin di luar aja “kataku ramah padanya .“ayo nya,cepet “kata fitria terburu2.Seusai itu kami berdua pulang.aku mengantarkan fitria dulu ke rumahnya .”fit,lo ga pegang motor sendiri sih,”


“nyokap gua nggak mbolehin,,....”


“ooohhh......,nyokap lo belum pulang?”


“lo tau kan ,rumah kedua orang tua gua ya kantornya itu,lo nginep sini aja ya?,please ?”


“h?kan gua belum ijin orang tua gua ?”


“,hp donk ,gua yang bilangin deh ,pasti boleh deh ibu lo kalo sama gua ya please ??,”


“ok deh ,”Akhirnya aku menginap di rumah fitri,kami have vun di rumah besar itu ,ada taman dan ayunan di dalam rumah.pasti aku bakal betah lama2 disini,“Emmmm...bau ikannya enak ni kayanya,”kataku pada fitria tiba 2 ada suara dari ruang tamu .“nya,gua liat dulu itu siapa ya ....”


“ok..”


GUA....


Pas lagi bakar ikan di deket kolam sama anya ,ada suara orang dari luar ,aku coba menghampiri suara itu .ternyata itu adalah vesa “hai,honey ?,em,,,,bau apa ini ,”kata vesa dengan lagaknya yang super over “itu aku lagi bakar ikan sama temen ,mau ikut ...?”


“siapa?,”tanya vesa serius padaku “anya ,”,kataku tersenyum padanya,tapi aku melihat raut mukanya yang kaget dan aneh .“ves?,lo ga papa?”kataku meyakinkan “em ,enggak ,gua boleh ikut kan?”


“sure “kataku Kami menuju ke taman belakang rumahku,disana terlihat darikaca anya sedang mengipasi ikan yang tadi bibi tangkep untuk kami .“nya,ini vesa,tetanggaku ,yang rumahnya sebelah situ,dia mau gabung sama kita ga papa kan?”.tanaku pada anya .“oh,tentu,lebih banyak yang ikut kan jadi rame ,kenalin gua anya ,temen fitri :>”Kata anya ramah pada vesa .“gua vesa,tetangganya fitria,kayaknya lo jago masak ,apa bumbunya ini ?”


Vesa sangat antusias dengan acara barbeque kami malam itu ,kami berbakar sampai orang tuaku palang ,aku bermain gitar dan semuanya pun bernyanyi .setelah puas makan dan bernyanyi waktunya untuk tidur.anya dan vesa menginap di kamarku,kami berfoto ria dengan aksesoris yang ada di kamarku,500 foto ku cetak di ruangan khusus untuk mencetak foto di kamarku,aku memang hobby memotret,makanya papa membuatkanku 3 ruangan sekaligus untuk kamarku,1 kamar tidur lengkap dengan boneka super besar dan cantik dan beberapa lemari untuk semua pakaianku,1 lagi kamar untukku belajar,lengkap dengan komputer dan laptop di dalamnya,ada banyak sekali koleksi buku di rak atas ,dari buku pelajaran,ensiklopedia yang langka dan beberapa novel edisi terbatas.last adalah ruangan merah ,ya itu sebutandariku karena emang warnanya merah,disana sih jarang aku buka tapi sekali ku buka aku akan betah berjam2 mencetak foto disana .tak terlalu besar dibandingkan dengan kamar mandi yang ada di kamarku namun aku suka sekali disana,dan sebenarnya ada 1 lagi yaitu teras balkon depan kamarku,aku biasa melihat bintang diasana.tempat favouritku jika aku tak bisa tidur,o iya kembali lagi pada kami yang tadi menginap di kamarku .ampe nglantur ke cerita kamar nih wkwkwwkkkkkk,,,,Saat anya dan vesa tertidur aku bangun memastikan hari segera beranjak menjadi pagi.kutulis buku diaryku


Dear my self