
Keesokan harinya Arneta bergegas mandi karena ada kuliah pagi. setelah sarapan dia langsung berpamitan dengan kedua orang tuanya.Ia tidak ingin terlambat karena hari ini jadwal dosen killer yang sekarang telah menjadi calon suaminya sendiri. meskipun begitu tetap saja dia takut dihukum Pak Musta .
Sesampainya di kampus Arneta langsung berlari ke kelas.
" Alhamdulillah belum telat"ucap Arneta dengan nafas terengah-engah.
"Net kamu kenapa?napas nya kayak kembang kempis gitu"ucap Lola
"Abis lari aku"ucap Arneta
"Pasti takut telat ya"ucap Lola
"Iyalah"ucap Arneta
" Tenang Dosen killer belum datang ko " ucap Lola
Sambil mengusap punggung Arneta.Dia pun merasa lega karena belum terlambat masuk kelas.beberapa menit kemudian dosen killer datang Arneta dan Lola hanya menghela nafas panjang dan memasang muka datar.
"Assalamualaikum , Selamat pagi "ucap Pak Musta
"Wa'alaikumussalam , selamat pagi juga pak" ucap mahasiswa serentak.
Pak Musta mulai membahas materi pelajaran yang pertama.tanpa disadari Arneta yang masih fokus dengan bukunya terus dipandangi Pak Musta dari depan. dia curi-curi pandang pada Arneta. Lola yang menyadari nya langsung menyenggol sikut Arneta.
"Ada apa si Lol"ucap Arneta
"Itu Lihat,Pak Musta dari tadi lihatin kamu terus"ucap Lola
"Hah!yang bener Lol" ucap Arneta
"Iya tadi, sekarang udah nggak"ucap Lola
Arneta merasakan jantungnya berdegup kencang dan dalam hatinya merasa malu karena tadi terus diperhatikan Pak Musta. Ia menutup wajahnya dengan buku karena takut Pak Musta curi-curi pandang pada nya.
"Arneta,kenapa wajahmu ditutup dengan buku!"ucap Pak Musta
"E-enggak papa pak"ucap Arneta gugup
Arneta pun meletakkan bukunya di meja .
"Lol nanti pas Istirahat dikelas aja ya"ucap Arneta
"Yah padahal laper aku mau makan, yaudhlh gpp"ucap Lola
"Kamu kalo laper ke kantin sendiri aja sana"ucap Arneta
"Ish gak seru kalo sendirian"ucap Lola
"Udahlah gajadi,makan dirumah aja nanti"ucap Lola
"Okey Sip"ucap Arneta
Sambil mengacungkan dua jempol miliknya.
Lola hanya tersenyum tipis kepada Arneta.
Waktu Istirahat pun tiba Pak Musta mengakhiri pembelajaran di kelas.mahasiswa yang lain berhamburan keluar kelas tersisa Lola dan Arneta yang sedang mengobrol dengan asyik diiringi gelak tawa.
Pembelajaran selanjutnya dimulai semua mahasiswa sedang fokus dengan penjelasan materi yang disampaikan oleh dosen cantik yang cukup populer di kampus . setelah pembelajaran usai semua teman-teman nya keluar keluar kelas begitu pun dengan Arneta. Lola pamit terlebih dahulu karena ada urusan mendadak.tinggalah Arneta sendiri berjalan menyusuri lorong kampus. tiba-tiba dia bertemu dengan teman SMA nya dulu yaitu Rudi dan temanya yang bernama Lutfan.
"Hey ,Arneta kamu kuliah disini?"Ucap Rudi
"Iyaa Rud,Kamu juga kuliah disini?"ucap Arneta
"Iya "ucap Rudi
"Kamu ambil jurusan apa ?"ucap Arneta
"Kamu sendiri ambil jurusan apa Net"ucap Rudi
"Sastra Indonesia"ucap Arneta
"Oh ya kenalin ini temen gue Lutfan"ucap Rudi
Arneta hanya tersenyum tipis kepada Rudi dan Lutfan lalu dia melanjutkan jalan menyusuri kampus menuju parkiran kampus. tanpa sengaja dia melihat Pak Musta yang baru saja Keluar dari ruangannya.
"Itukan Pak Musta,mau kemana dia?"ucap Arneta
"Udahlah bodoamat, ngapain jadi kepo si"ucap Arneta
Ia melanjutkan jalannya , hingga akhirnya sampai diparkiran saat dia akan menaiki motornya tiba-tiba ada seseorang yang memanggil dari belakang.
"Arneta"ucap seorang pria dibelakang nya
"Arneta tunggu"ucap pria itu
"Ih siapa si yang manggil"ucap Arneta
Ia pun menoleh kebelakang dia melihat Pak Musta sedang berjalan kearahnya.
"Iya,ada apa pak?"ucap Arneta
"Ini buat kamu"ucap Musta
Sambil memberikan kotak berwarna ungu dengan pita diatasnya.
"Ini apa pak?"ucap Arneta dengan wajah polosnya.
"Nanti juga kamu tahu"ucap Musta
"Iyaa, terima kasih pak"ucap Arneta gugup dia merasa jantungnya berdegup kencang. begitupun dengan Musta yang sudah berpamitan pergi terlebih dahulu. dia terus memandangi Arneta dari kejauhan.dia sangat kaget karna baru pertama kalinya Arneta diberikan hadiah oleh seorang pria.apalagi pria tersebut calon suaminya sekaligus dosenya dikampus. meski Pak Musta hanya tersenyum tipis kepada nya , menurut Arneta itu lebih baik daripada biasanya pak Musta hanya menunjukkan ekspresi datar yang selalu membuat Arneta kurang suka.
Musta adalah salah satu Anak dari Keluarga konglomerat yang perusahaan nya cukup terkenal . selain dia berkerja menjadi dosen dia juga menjabat sebagai CEO perusahaan milik keluarga nya.kampus tempat ia mengajar ternyata milik keluarga Pak Musta .
Sesampainya dirumah Arneta langsung masuk ke dalam kamarnya. karena penasaran dengan isi kotak yang diberikan pak Musta.setelah dibuka matanya melotot melihat isi dari kotak tersebut.sebuah kebaya pengantin berwarna putih dan memiliki corak yang sederhana namu terlihat bagus beserta rok bermotif batik berwarna coklat . Arneta tak menyangka jika Pak Musta akan memberikan ini padanya.
Pernikahan Arneta dan Musta dilaksanakan 4 hari lagi. pihak keluarga telah mempersiapkan segala keperluan untuk acara pernikahan anak mereka.rencananya pernikahan Arneta dan Musta akan digelar secara mewah dengan mengundang beberapa rekan bisnis perusahaan dan rekan kerja Musta. Tak lupa juga beberapa teman dekat Arneta seperti Lola dan Rudi. Lola terkejut saat menerima undangan pernikahan sahabat nya itu.Arneta pun menceritakan semua yang terjadi padanya.sementara Lola mendengar kan sambil beberapa kali menganggukkan kepalanya.mereka sedang berada di sebuah cafe dekat kampus. karena hanya ada satu jadwal kuliah hari ini mereka memutuskan untuk mampir ke cafe sebentar.
"Kamu beneran mau nikah Net?"ucap Lola
"Iya Lola"ucap Arneta
"Sama siapa si? perasaan kamu gak punya pacar?"ucap Lola
" Pak Musta"ucap Arneta
"Jangan bercanda Net!"ucap Lola
"Iya beneran"ucap Arneta
"Kok bisa kamu nikah sama dia?"ucap Lola
"Bisalah, orang dijodohin"ucap Arneta
"Kamu mau aja gitu"ucap Lola
"Mau gak mau harus terima"ucap Arneta dengan muka yang terlihat kesal.
Lola hanya menganggukkan kepalanya dia masih kurang percaya jika Arneta akan menikah dengan dosen yang dikenal dingin dikampus.meskipun begitu sebenernya banyak wanita yang menyukai Pak Musta .akan tetapi,tidak pernah di respon oleh Pak Musta.Lola menceritakan beberapa hal tentang Pak Musta yang belum diketahui Arneta.dia baru tahu kalo pak Musta sudah sering ditembak cewek tapi selalu ditolak padahal ceweknya cantik dan terlihat seksi.
Lanjutannya ada di episode berikutnya ya...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR DIBAWAH INI OK