MY LOVE MY TEACHER

MY LOVE MY TEACHER
Acara



Musta mendekati istrinya dengan tatapan yang tajam. dia merasa bersalah karena sempat menolak perjodohan ini. Arneta yang baru menyadari kedatangan suaminya langsung berdiri mereka saling menatap diam tanpa ada satupun yang memulai pembicaraan.


"Kalian serasi banget sih"ucap perias pengantin


"Iya,yang perempuan cantik dan yang laki-laki tampan cocok banget"ucap orang yang ada didalam ruangan.


Musta dan Arneta hanya membalas dengan senyuman.mereka masih malu-malu hingga akhirnya Musta memulai pembicaraan terlebih dahulu.


"Yuk kita keluar"ucap Musta sambil menggandeng tangan Arneta


"Eh liat deh itu pengantin nya"ucap tamu undangan


Setelah sampai di pelaminan mereka duduk sambil mengikuti serangkaian acara seperti sambutan dan lain-lain.acara resepsi pernikahan ini cukup mewah banyak kolega dan keluarga besar serta teman terdekat Musta dan Arneta.setelah serangkaian acara selesai mereka menyalami pengantin untuk mengucapkan selamat . Arneta terlihat kelelahan Karena sedari tadi dia berdiri terlalu lama. Tamu undangan pun sudah meninggalkan gedung Musta yang menyadari istrinya kelelahan dia langsung mengajak Arneta beristirahat di kamar hotel yang sudah dipersiapkan.


"Kamu Capek?"ucap Musta


"Iya mas"ucap Arneta


"Yuk ke kamar istirahat"ucap Musta sambil menggandeng istrinya berjalan Menuju kamar.


Arneta terlihat malu karena belum terbiasa tidur bersama pria walaupun statusnya sebagai suaminya.Musta membuka pintu kamar dan Arneta mengikuti dari belakang dia merasa takjub dengan desain kamar yang unik dan elegan dinding berwarna coklat muda dengan perpaduan motif berwarna coklat tua.kamarnya sangat rapi dan bersih.tanpa dia sadari ada sepasang mata yang dari tadi memandang nya dengan tatapan sulit diartikan.


"Kamu mau sampai kapan disitu"Ucap Musta


Saat melihat Arneta berdiri mematung dibelakang pintu.


"Aku mau mandi dulu"ucap Musta


Arneta hanya menganggukkan kepala setelah itu dia membereskan baju yang ada di koper dimasukkan ke lemari.tak selang beberapa lama Musta keluar dengan handuk melilit di pinggang ,Arneta reflek menutup mata dengan kedua tangan nya.


"Kamu kenapa?"ucap Musta sambil mendekati lemari pakaian.


Di kamar mandi


"Ya Allah mataku sudah ternodai maafkan aku"Ucap Arneta dalam hati


Dia masih mengingat kejadian tadi yang membuat dia malu Arneta merutuki kebodohannya.10 menit kemudian Arneta keluar dari kamar mandi sudah memakai baju tidur dengan atasan pendek dan celana panjang.dia sebenarnya masih enggan tidur satu ranjang dengan Musta karena saat didekatnya tubuhnya terus bergetar jantung berdegup kencang.


Musta sibuk mengecek laporan perusahaan dan mengoreksi beberapa berkas dia terlihat sibuk dengan laptopnya. Secara perlahan dia mendekati ranjang yang sedang diduduki suaminya.Arneta merebahkan tubuhnya di kasur sementara Musta masih duduk di tempat tidur sambil menyelesaikan pekerjaan nya.


"Mas belum tidur"Ucap Arneta


mencoba memberanikan diri untuk memulai pembicaraan.


"Belum,mas mau menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu"ucap Musta


"Kamu tidur aja"ucap Musta


"Iiya mas,tapi ini sudah hampir jam 12 malam mas"ucap Arneta


"Kamu tidur dulu, sebentar lagi selesai ini"ucap Musta sambil menatap layar laptop


Akhirnya Arneta terlelap tidur disamping suaminya dan Musta pun ikut terlelap tanpa mereka sadari guling yang tadinya ditengah sudah hilang entah kemana mereka saling berpelukan Musta melingkar kan tangannya di pinggang Arneta dan Arneta memasukkan kepalanya ke dada bidang milik Musta.


Hari ini sungguh melelahkan untuk mereka berdua . meskipun acara cukup mewah tapi masih banyak mahasiswa atau dosen yang belum mengetahui pernikahan mereka.


Udah Dulu ya...


Lanjut Di Episode Selanjutnya jangan lupa vote dan follow biar author tambah semangat buat karya baru 🙏🏻 mohon dukungannya