
1 jam kemudian orang tua Arneta dan Musta sampai dirumah sakit mereka langsung ke UGD/IGD untuk melihat keadaan anak-anak mereka. Ibu Arneta dan Musta terlihat sangat sedih,cemas dan tak kuasa membendung air matanya saat melihat Arneta yang belum sadar ditambah kondisi Musta yang terluka parah hingga disekujur tubuhnya dipasang berbagai alat medis. Ibu Ratih menangis sambil memeluk anaknya yang masih belum sadar.para orang tua masuk secara bergantian setelah Ibu-ibu baru bapak-bapak masuk ke ruangan UGD tak berselang lama mereka keluar. Dokter menghampiri keluarga Arneta dan Musta memberitahukan bahwa Arneta akan dipindah diruang rawat sedangkan Musta harus dipindah ke ruang ICU.
"Permisi pak bu,saya ingin memberitahukan bahwa pasien kecelakaan tadi akan dipindahkan ke ruang perawatan dan yang satunya harus masuk ruang ICU"Ucap Dokter tersebut.
"Siapa yang dipindahkan ke ICU dok?"Ucap pak Rendi
"Pasien laki-laki bernama Musta dia kritis sehingga butuh penanganan khusus"Ucap dokter
"Apa!gak mungkin dok anak saya pasti baik-baik saja"Ucap Bu Ratih dia kaget dan langsung menangis Ibu Arneta mencoba menenangkan nya.
"Yang sabar ya pak bu"Ucap Dokter
"Terima kasih dok,tolong lakukan yang terbaik untuk anak saya"Ucap Pak Rendi
Hatinya merasa hancur melihat kondisi anaknya yang kritis dia mengusap wajahnya kasar. Pak Dirga mencoba menenangkan sahabatnya.
"Oh ya dok, bagaimana keadaan anak saya Arneta?"Ucap Pak Dirga
"Anak bapak hanya pingsan dan ada beberapa luka ringan sebentar lagi akan siuman"Ucap Dokter
Ayah Arneta hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya ,lalu dokter berpamitan untuk pergi ke ruangannya.Arneta sudah berada diruang rawat ia ditemani kedua orang tua nya sementara mertuanya sedang menjenguk Musta yang berada di ICU saat Arneta sadar dia langsung mencari keberadaan suaminya.
"Mah mas Musta mana dia gapapa kan"Ucap Arneta sambil memandang ibunya.
"Doain ya semoga dia cepet sembuh"Ucap Mila
"Mas Musta kenapa mah?dia gak papa kan mah"Ucap Arneta
Mila dan Dirga tak tahu harus menjawab apa karena keadaan yang sebenarnya Musta sedang kritis diruang ICU mereka khawatir akan mempengaruhi kesehatan Arneta.
"Sudahlah nak jangan terlalu banyak fikiran "Ucap Dirga menatap kearah Arneta dengan tatapan sendu.
"Hiks hiks pasti mas Musta gak baik-baik saja kan yah"Ucap Arneta
"Musta terluka parah dan belum sadarkan diri nak jadi dia berada di ICU"Ucap Mila
"Mah Arneta mau keruang ICU sekarang hiks hiks"Ucap Arneta ia berusaha berdiri namun fisiknya belum pulih akhirnya terjatuh untung saja lengan Arneta dipegang ibunya.
"Nanti aja ya nak ,kamu belum pulih"Ucap Mila
"Kamu istirahat dulu ya setelah itu baru jenguk suami mu"Ucap Dirga dengan lembut sambil mengusap kepala Arneta.
Diapun beristirahat dengan tenang karena tadi suster memberikan obat penenang agar Arneta bisa istirahat.sementara di ruangan lain ayah dan ibu Musta duduk di bangku depan ruang ICU keduanya hanya diam terlihat dari raut wajah mereka begitu sedih karena anaknya belum juga sadar meskipun sudah melewati masa kritis nya.
Di Kampus
Lola mondar-mandir didepan kelas menunggu kedatangan sahabatnya yang tak kunjung datang.
"Hiss tu anak lagi ngapain si masa jam segini belum Dateng"Ucap Lola sambil menunjukkan wajah kesalnya hingga akhirnya dia masuk ke kelas terlebih dahulu karena merasa gelisah Lola mencoba menghubungi Arneta namun tidak ada jawaban sudah berulang kali dia menelpon tetap saja hasilnya sama.Lola akhirnya menghubungi Ibu Arneta setelah menelpon 2 kali akhirnya diangkat juga .
"Halo Tante Assalamualaikum"Ucap Lola
"Wa'alaikumussalam "Ucap Mila
"Arnetanya ada tante? soalnya dari tadi aku telfon gak diangkat"Ucap Lola
"Arneta sedang istirahat"Ucap Mila
"Ohh gitu,Tante nanti sore aku mau ke rumah boleh?"Ucap Lola
"Bukanya gaboleh,tapi Tante lagi di rumah sakit"Ucap Mila
"Hah!siapa yang sakit Tante?"Ucap Lola panik
"Iitu tadi Arneta dan suaminya baru saja kecelakaan "Ucap Mila
"Apaaa,mereka dirawat di RS mana Tante?"Ucap Lola
"Di Rumah sakit******"Ucap Mila
"Yaudah aku tutup dulu ya Tante, Assalamualaikum"Ucap Lola
"Wa'alaikumussalam"Ucap Mila
Setelah menutup telepon Lola langsung keluar dari kampus karena jadwal kuliah telah usai jadi dia bisa langsung ke rumah sakit menjenguk Arneta.
MAAF YA TELAT UPLOAD EPISODE BARU BARU SEMPET NYELESAIN SEKARANG 🙏🏻