
Jarak kampus menuju rumah sakit tidak terlalu jauh hanya membutuhkan waktu 15 menit. Lola melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dia berhenti didepan supermarket untuk membeli buah dan beberapa cemilan untuk dibawa ke rumah sakit.
15 menit kemudian...
Lola sudah sampai di rumah sakit ia langsung berjalan menuju ruangan Arneta sesampainya didepan pintu Lola langsung mengetuk pintu sambil mengucap salam. pintu terbuka terlihat ibu dan Arneta tersenyum kepada Lola ,ibu Arneta mempersilahkan Lola untuk masuk dia duduk di kursi dekat ranjang Arneta ia memegangi tangan sahabatnya dengan tatapan sedih. ibunya Arneta menceritakan kronologi kecelakaan mereka dan memberitahu jika kondisi Musta di ruang ICU yang sudah melewati masa kritisnya namu belum juga sadar.tak terasa air mata Lola dan Arneta menetes mereka saling berpelukan Lola terus menyemangati Arneta agar dia bisa menerima semua ini dengan ikhlas.
"Yang sabar ya net ,kamu harus kuat dan jangan lupa berdoa"Ucap Lola setelah melepaskan pelukannya Arneta menganggukkan kepalanya sambil mengusap air mata di pipinya.
"Makasih ya Lol"Ucap Arneta
"Sama-sama ah lu kayak siapa aja"Ucap Lola
Mereka saling bercanda terus berbicara membahas berbagai hal Lola sengaja mengajak Arneta bercanda supaya dia melupakan kesedihannya walaupun cuma sejenak.
"Arneta aku pulang dulu ya"Ucap Lola
"Loh kok pulang sih"Ucap Arneta
"Udah sore net,besok2 aku jenguk kamu lagi deh"Ucap Lola
"Oke"Ucap Arneta
"Aku pamit dulu ya Tante"Ucap Lola sambil mencium tangan ibu Mila.
"Iya, hati-hati dijalan"Ucap Mila
Setelah Lola keluar dari kamar rawat Arneta kembali merasa sedih mengingat suaminya yang belum juga siuman walaupun sudah melewati masa kritis nya ingin rasanya dia menemui suaminya. saat ini ia hanya bisa berdoa untuk kesembuhan sang suami.ibu Arneta menatap Arneta dengan tatapan sendu ia tidak tega melihat anak perempuan nya terus bersedih,ia berjalan mendekati Arneta yang masih duduk di ranjang nya dengan tatapan kosong dia mengelus kepala Arneta dengan lembut ingin rasanya ia menghibur putrinya namun dia tidak bisa melakukan nya.Arneta yang baru menyadari ibunya berada ditepi ranjang langsung memeluk sambil menangis dalam hati nya dia berdoa tak henti-hentinya menyebut nama suaminya didalam hati ia berharap bisa melihat suaminya sehat seperti sedia kala. dengan kejadian ini dia mulai menyadari dan menerima perjodohan ini dengan ikhlas mungkin tanpa ia sadari dia mulai mencintai suaminya.meskipun Musta masih dingin terhadap Arneta tapi dia cukup perhatian dan terlihat sudah menerima Arneta sebagai istrinya.Ibu Mila hanya dia sambil mengelus punggung anaknya perlahan ia melepaskan pelukannya. Arneta mencoba tegar dia tidak ingin membuat ibunya khawatir.
"Mah Arneta mau jenguk mas Musta"Ucap Arneta
"Boleh kan?"Ucap Arneta
"Boleh nak,tapi kamu pake kursi roda ya"Ucap Mila
"Jalan aja mah"Ucap Arneta
"Nggak kamu belum pulih"Ucap Mila
"Tapi mah.."Ucap Arneta terpotong
"Kamu mau pake kursi roda atau gak jenguk suamimu!"Ucap Mila
"Iya deh mah,aku mau"Ucap Arneta
"Nah gitu dong"Ucap Mila dengan wajah sumringah
"Sekarang ya mah"Ucap Arneta
"Iyaa tunggu suster kesini ya"Ucap Mila
"Hmm"Ucap Arneta singkat dia sudah tidak sabar bertemu dengan suaminya ia berharap Musta akan segera sadar.
"Itu dia ,sini sus kursi roda nya"Ucap Mila
"Tidak sus, terima kasih"Ucap Mila
"Sama-sama Bu,saya permisi"Ucap Suster/perawat
"Yuk mamah bantu turun"Ucap Mila sambil memegangi tangan Arneta perlahan turun dari ranjang dan duduk di kursi roda.
RUANG ICU
Tepat didepan ruangan ICU Arneta bertemu dokter yang baru saja memeriksa kondisi pasien di ICU salah satunya Musta.
"Dok bagaimana keadaan suami saya"Ucap Arneta
"Mohon maaf siapa nama pasien nya"Ucap Dokter
"Mustafid Al Farizi"Ucap Arneta
"Kondisi mulai membaik dia sudah melewati masa kritis nya mungkin hari ini atau besok dia bisa sadar dari komanya"Ucap Dokter
"Koma dok"Ucap Arneta sedikit berteriak dia baru tahu jika suaminya koma.
"Iya betul,karena benturan cukup keras di kepalanya"Ucap Dokter
"Terima kasih dok"Ucap Mila
"Sama-sama Bu,saya permisi"Ucap Dokter
Ibu Mila hanya tersenyum lalu menganggukkan kepalanya sementara di kantin rumah sakit Ayah dan kedua orang tua Musta sedang makan dikantin ayah Arneta membeli dua porsi makanan dibungkus untuk Ibu Mila dan Arneta. setelah mereka selesai makan Ayah dirga dan bedanya berjalan menuju ICU mereka sudah tahu jika Arneta saat ini akan menjenguk Musta.
Arneta masih didepan ICU ia sedang menunggu ibunya meminta izin kepada perawat untuk menjenguk suaminya. setelah diizinkan Arneta dan Ibunya masuk kedalam. Arneta syok melihat keadaan Musta yang lemah ditubuhnya dipasang berbagai alat,Ibu Mila pun merasa sedih melihat keadaan menantunya ia hanya bisa berdoa untuk kesembuhan Musta. dia harus kuat demi Arneta dia tidak ingin Arneta drop karena berlarut-larut dalam Arneta memegangi tangan Musta dia mencium tangan suaminya dengan tetesan air mata yang sudah tidak bisa dibendung.
"Mas bangun"Ucap Arneta
"Aku gak suka lihat mas seperti ini"Ucap Arneta
"Aku tahu mas orang yang kuat,mas pasti bisa sembuh"Ucap Arneta dengan wajah yang sembab
"Aku merindukan mu mas,aku mohon sadarlah"Ucap Arneta
Mila tidak mampu berkata-kata ia hanya bisa mengelus pundak Arneta sesekali ia menyeka air matanya. Musta perlahan mulai merespon ucapan Arneta ia mengeluarkan air mata saat mendengar suara istrinya. Arneta yang menyadari langsung memegang wajah Musta dengan kedua tangan nya,ia tersenyum dan berharap suaminya segera siuman.
"Mas harus bangun"Ucap Arneta sambil mencium mi pipi Musta.dia memeluk suaminya dengan erat rasanya tak ingin terlepas.
"Ya Allah Sembuhkanlah suamiku berikan aku kesempatan untuk menjadi istri yang Solehah untuk nya"Gumam Arneta dalam hati
Beberapa menit kemudian Musta mulai menggerakkan jari tangannya Mila dan Arneta yang menyadari nya terlihat senang. Mila langsung memanggil suster dan dokter untuk memeriksa Musta. Arneta terus menciumi tangan suaminya perlahan Musta menggerakkan tangan nya meski matanya masih terpejam belum dia belum mengeluarkan suara sedikitpun tapi itu sudah membuat Arneta dan juga orang tua mereka senang.
LANJUTANNYA DI EPISODE BERIKUTNYA ..
JANGAN LUPA FOLLOW, KOMENTAR DAN VOTE SUPAYA AUTHOR BISA UPDATE EPISODE TIAP HARI 😁