MY LOVE MY TEACHER

MY LOVE MY TEACHER
Pulang



Setelah mereka bertukar cerita Arneta melepaskan pelukannya lalu duduk disamping suaminya ,ibu Ratih sudah pulang terlebih dahulu karena hari sebentar lagi malam ibu Ratih sebenarnya mau menginap di rumah sakit tapi Arneta dan Musta meminta ibunya pulang karena mereka tahu ayahnya sendirian dirumah . Maghrib pun tiba Arneta melaksanakan sholat berjamaah dengan Musta sambil duduk di ranjang nya. setelah selesai sholat mereka beristirahat Arneta tiduran di sofa sementara Musta diranjang sambil menunggu isya mereka memainkan ponsel masing-masing sesekali mereka mengobrol tentang berbagai hal yang membuat hubungan mereka semakin dekat. besok Musta sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit untuk sementara Musta diminta untuk tinggal dirumah kedua orang tuanya sampai kondisi nya pulih sebagai istri Arneta tidak bisa menolak jika suaminya menyetujui tinggal dirumah orang tua Musta. bagi Arneta itu bukan masalah mertuanya tidak pernah membeda-bedakan antara Musta dan dirinya terlihat mertuanya begitu sayang kepada Arneta ia sangat bersyukur mempunyai mertua yang baik dan sayang kepadanya.


Waktunya isya telah tiba mereka melaksanakan sholat isya berjamaah. setelah selesai sholat tak lupa Arneta mencium tangan suaminya saat seperti ini tidak pernah terbayangkan dalam hidupnya menjadi istri dosen/guru sendiri . selesai sholat Musta duduk di ranjang perlahan ia berjalan menghampiri Arneta yang masih sibuk membereskan pakaian dan lainnya dimasukkan kedalam tas .


"Sibuk banget kelihatannya"Ucap Musta yang sudah berdiri dibelakang Arneta.


"Eh iya mas"Ucap Arneta sambil menoleh kebelakang ada rasa gugup didalam diri nya apalagi melihat senyuman manis Musta membuat dia meleleh.


"Kok melamun,sini aku bantu"Ucap Musta membuyarkan lamunan Arneta yang langsung sadar untung saja Musta tidak mengetahui kalau tadi ia memandangi Musta tanpa berkedip.


"Gak usah ini udah selesai kok"Ucap Arneta


"Oya mas mau kemana"Ucap Arneta


"Tadinya mau bantuin kamu "Ucap Musta sambil duduk di sofa


"Mas istirahat aja,lagian ini udah selesai"Ucap Arneta


"Sayang sini deh"Ucap Musta menepuk sofa kosong disebelahnya.


"Sayang"Gumam Arneta dalam hati


"Ini gak mimpi kan"Gumamnya lagi


Sementara Musta heran melihat istrinya diam karena tidak ada respon dari istrinya ia pun menarik tangan Arneta dengan lembut.Musta menyadari bahwa ia terus diperhatikan istrinya langsung memulai pembicaraan.


"Aku tahu suamimu ini tampan"Ucap Musta dengan pedenya sambil tersenyum .


"Kamu dari tadi kenapa terus memandangi aku seperti itu?Hem"Ucap Musta


"Siapa juga yang lagi mandangin kamu,GeEr banget"Ucap Arneta salah tingkah sementara Musta menyuruh Arneta untuk duduk disampingnya.


"Ada apa ?"Ucap Arneta penasaran terlihat polos membuat Musta gemas dengan istrinya.


"Mau tahu?"Ucap Musta menggoda istrinya


"Kasih tahu gak ya?"Ucap Musta sambil tersenyum jahil membuat Arneta kesal .


"Issh nyebelin"Ucap Arneta membuang muka ke sembarang arah.


"Maaf,jangan ngambek ya"Ucap Musta lembut sambil mengusap kepala Arneta


"Siapa juga yang ngambek"Ucap Arneta ketus


"Yakin gak ngambek,coba hadap sini"Ucap Musta


"Oke"Ucap Arneta singkat


"Besok kita pulang, kamu gak keberatan kan untuk sementara waktu tinggal dirumah orang tua ku"Ucap Musta


"Gak ko mas"Ucap Arneta


"Syukurlah ,Oya sekarang udah malam lebih baik kita tidur"Ucap Musta


"Iya mas"Ucap Arneta ia pun membantu Musta berjalan ke ranjangnya setelah itu ia pun berjalan menuju sofa lalu tidur.


KEESOKAN HARINYA


Pagi pun tiba kami melaksanakan sholat subuh berjamaah seperti biasa Musta sholat dengan posisi duduk karena infus ditangannya belum dilepas . Musta diperbolehkan pulang setelah diperiksa oleh dokter jam 8.15 cukup pagi sesuai permintaan Musta yang ingin cepat pulang. setelah pemeriksaan dokter mengizinkan Musta pulang lalu perawat melepas infus ditangan Musta.Orang tua Musta sudah menunggu didepan rumah sakit Arneta membantu Musta untuk berjalan menuju kursi roda sampai depan teras rumah sakit setelah itu dia berdiri dibantu oleh ayahnya lalu masuk ke mobil.


BEBERAPA MENIT KEMUDIAN...


Kami sampai di rumah orang tua Musta setelah masuk ke rumah kami langsung beristirahat di kamar setelah dirasa cukup Arneta mandi terlebih dahulu setelah ia keluar gantian Musta masuk ke kamar mandi Arneta membantu suaminya berjalan, meskipun suaminya menolak bantuan itu tapi ia tetap membantu memegangi lengan Musta lalu berjalan secara perlahan . setelah Musta masuk ke kamar mandi Arneta langsung menutup pintu kamar mandi , belum juga Arneta menjauh dari pintu kamar mandi tiba-tiba terdengar suara Musta yang membuat Arneta terkejut.


*KIRA-KIRA MUSTA NGOMONG APA YA?


LANJUT EPISODE BERIKUTNYA*.....