MY LOVE MY TEACHER

MY LOVE MY TEACHER
Pendekatan



Setelah kuliah selesai Arneta keluar kelas dan berjalan menuju parkiran seperti yang diperintahkan Musta untuk menunggu nya diparkiran kampus sudah mulai sepi karena seluruh mahasiswa sudah pulang ke rumah masing-masing. Setelah menunggu beberapa menit Musta sudah sampai diparkiran.Arneta dibuat terpana dengan ketampanan Musta yang menjadi pusat perhatian orang yang melihatnya.


"Ayok pulang"Ucap Musta


"Arneta"Ucap Musta dengan tegas


Arneta tersadar dari lamunannya Musta menyadari bahwa Arneta terus menatap nya.


"Kamu kenapa?"Ucap Musta


"Gak papa"Ucap Arneta


"Yok masuk"Ucap Musta meninggalkan Arneta yang masih diam ditempat nya .


"Ayok buruan !"Ucap Musta


Arneta melangkah kan kakinya menuju mobil setelah berada didalam mobil mereka hanya diam lama kelamaan Arneta tertidur pulas.Musta hanya menyunggingkan senyum saat melihat wanita yang disebelah nya terlelap.


"Kalo lagi tidur cantik juga ternyata"ucap Musta dalam hati


Beberapa menit kemudian


Setelah sampai didepan rumah Musta berusaha membangunkan Arneta yang masih terlelap di samping nya.


"Bangun Arneta"Ucap Musta


"Arneta bangun!"Ucap Musta


Musta menggoyang tubuh Arneta akan tetapi istrinya tidak merespon.akhirnya dia menggendong Arneta ke kamar lalu meletakkan Arneta di tempat tidur .Musta terus tersenyum melihat istrinya tertidur terlihat cantik dan menggemaskan sedari tadi ia mengusap pipi dan rambut Arneta sama sekali tidak terusik malah terlihat semakin nyenyak.


Musta merasa tubuhnya sangat lengket karena sedari tadi ia belum mandi . ia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi meninggalkan Arneta yang masih tidur. Musta keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang.


"Kamu tidurnya nyenyak banget sih, pasti kecapean ya" Ucap Musta lembut sambil mengusap kepala istrinya dia merasa sangat beruntung bisa memiliki Arneta.


Musta melanjutkan aktivitasnya memakai baju lalu ikut berbaring ditempat tidur ia terus mencium kepala istrinya sampai akhirnya ikut terlelap.siang itu mereka habiskan untuk tidur bersama.tak terasa waktu sudah sore terdengar adzan berkumandang mereka berdua belum juga bangun mereka tidur saling berpelukan satu sama lain. Arneta bangun dari tidurnya ia merasa ada tangan yang melingkar di pinggang ia berusaha melepaskan tapi tidak bisa. saat membuka mata ia terkejut melihat suaminya yang sedang memeluknya dan jarak wajah mereka cukup dekat Arneta merasa senang karena melihat suaminya yang tidur sambil memeluknya tanpa sadar iya mengusap pipi dan bibir milik Musta. Sampai Musta terbangun namun dia enggan membuka matanya membiarkan Arneta terus mengusap wajahnya dengan tangan mungilnya membuat hati Musta merasa tenang dan nyaman.


Perlahan Musta membuka matanya terus tersenyum melihat istrinya gugup Arneta langsung berlari ke kamar mandi karena malu.sementara Musta hanya tersenyum dia merasa gemas dengan tingkah Arneta yang terlihat gugup saat kepergok sedang mengusap wajah Musta.tak selang berapa lama Arneta sudah keluar dari kamar mandi sudah memakai baju lengkap dan langsung melaksanakan sholat ashar.Musta yang sudah sholat terlebih dahulu hanya duduk di ranjang sambil menyelesaikan pekerjaan dari kantor menggunakan laptop.selesai sholat Arneta pergi ke dapur untuk mengambil air minum dan membuatkan Musta kopi.sesampainya dikamar dia langsung memberikan kopi itu ke suaminya.


"Ini kopi buuat mas"Ucap Arneta sedikit gugup sambil memberikan kopi ke Musta.


"Terima kasih"Ucap Musta sambil mengambil kopi dengan senyum tipis kepada Arneta membuat jantung Arneta berdegup kencang.


Muka Arneta memerah seperti tomat Musta melirik sekilas lalu fokus dengan laptopnya lalu berkata.


"Kamu kenapa kok mukanya merah gitu"Ucap Musta sedikit menggoda istrinya. Arneta diam bingung harus menjawab apa sampai akhirnya Musta mendekati Arneta yang duduk ditepi ranjang.


"Kenapa Hem"Ucap Musta


"Enggak papa mas"Ucap Arneta sambil menunduk karena malu.sementara Musta tersenyum melihat istrinya yang begitu menggemaskan.


Setelah sebulan pernikahan mereka terlihat semakin dekat bahkan Musta tidak sedingin dulu ia terlihat mulai perhatian kepada Arneta . mereka berdua saling melengkapi . semenjak mereka berdua memutuskan untuk tinggal di rumah terpisah dengan orang tua Arneta menjadi dewasa berusaha untuk menjadi istri yang baik.


Malam pun tiba


Arneta menyiapkan makan malam di meja makan sudah tertata rapi ia dibantu asisten rumah tangga yang bernama bi Ipah. setelah semua selesai dia naik ke lantai atas untuk memanggil suaminya.


"Mas makanan sudah siap"Ucap Arneta


"Yuk turun,kita makan malam"Ucap Arneta


"Ayok"Ucap Musta sambil menggandeng tangan Arneta.


Mereka berdua makan malam bersama tidak ada suara sedikitpun hanya terdengar suara piring dan sendok. setelah selesai makan malam mereka kembali ke kamar,Musta melanjutkan pekerjaan nya dan Arneta duduk di ranjang sambil bermain ponsel.


LANJUT EPISODE BERIKUTNYA


Thanks for all


JANGAN LUPA FOLLOW,LIKE, KOMENTAR DAN VOTE YA..........