MY LOVE MY TEACHER

MY LOVE MY TEACHER
Pernikahan



Pagi pun tiba Arneta melakukan aktivitas seperti biasa dia ada jam kuliah siang hari ini . setelah selesai kuliah dia beristirahat di rumah sambil mempersiapkan diri untuk acara pernikahan yang tinggal beberapa hari lagi.dari sore hingga malam Arneta tidak keluar kamar. Arneta masih sibuk memainkan ponsel miliknya sesekali dia menghentikan aktivitas nya saat waktu sholat tiba.sampai dia terlelap tidur di tempat tidur dia sampai melewatkan makan malam padahal ibunya sudah berkali-kali memanggil nya tapi Arneta tidak mendengar karena sudah tertidur pulas.


*********************


Tak terasa hari cepat berlalu pagi ini dia akan menikah dengan Pak Musta meski awalnya ingin menolak perjodohan ini,namun hari ini Arneta berusaha untuk menerima nya.dia berharap jodoh pilihan orang tua nya adalah pilihan yang terbaik .


Arneta bangun sebelum matahari terbit,dia bangun sebelum subuh . disepertiga malam dia melaksanakan sholat tahajud setelah itu dilanjutkan sholat subuh ketika mendengar adzan berkumandang.setelah sholat dia langsung mandi baru ia akan dirias oleh perias pengantin yang sudah dipilih calon mertuanya.


Di lantai bawah sudah ada banyak orang yang terdiri dari keluarga besar Arneta dan keluarga Musta. mereka akan melakukan akad nikah di rumah Arneta untuk resepsi akan dilaksanakan besok malam di gedung hotel bintang lima milik keluarga Al Farizi , sebutan keluarga Arneta terlihat sangat cantik Dengan riasan natural dan memakai kebaya berwarna putih pemberian Musta.dia terlihat sangat anggun dengan hijabnya yang diberi beberapa aksesoris dan bunga melati menghiasi hijabnya. Sementara Musta sudah siap dengan jas pengantin berwarna putih,dia terlihat tampah dan gagah siapapun yang melihatnya akan terpesona dengan ketampanan Musta .


Beberapa menit kemudian penghulu datang dan langsung duduk dihadapan meja ijab qobul. Musta diajak ayahnya untuk duduk didepan penghulu dan ayah Arneta sebagai wali nikah dari pengantin wanita menyerahkan ijab qobul kepada penghulu.sebelum memulai akad nikah Musta membacakan ayat suci Al-Qur'an suaranya sangat merdu hingga membuat orang yang mendengar nya terharu begitupun dengan Arneta yang mendengar suara dari kamar. seketika Arneta merasa kagum pada calon suaminya penghulu mulai akad nikah dan menjabat tangan calon mempelai pria sambil mengucapkan ijab qobul secara jelas lalu di ikuti dengan ucapan ijab qobul Musta.


"SAH"suara penghulu


"SAH"ucap semua orang


Sekarang Arneta telah menjadi istri Musta.Arneta diantarkan ke pelaminan agar bisa duduk di samping suaminya. Mila memegang lengan anaknya sambil menuruni tangga . setelah Arneta duduk disamping suaminya ia langsung mencium punggung tangan suami dan Musta mencium kening Arneta.mereka saat ini sedang menandatangi surat nikah lalu dilanjutkan dengan acara foto bersama Keluarga.


"Selamat ya Anakku , sekarang sudah menjadi istri semoga bisa menjadi istri yang Solehah ya nak"Ucap Mila sambil mengusap air matanya dia sangat bahagia putri pertamanya sudah menikah.


"Iya,ma terima kasih atas doanya"Ucap Arneta


Dia langsung memeluk ibunya dengan erat Arneta sudah tidak bisa menahan tangisnya lagi ia terisak dipelukan ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan nya .


"Selamat datang di keluarga kami,semoga kamu bisa menjadi suami yang baik untuk putriku"ucap Dirga


"Iyaa Ayah, terima kasih"ucap Musta


Dengan muka datar setelah melihat Ayah mertuanya tersenyum baru dia ikut tersenyum walaupun kaku.


"Selamat ya nak, sekarang kamu sudah menjadi bagian dari keluarga kami"ucap Ratih


"Terima kasih ma"ucap Arneta dia masih terlihat malu saat berbicara dengan mertuanya mungkin karena belum terbiasa.


"Pak Musta kenapa pake buka baju disini,kan mataku jadi ternodai "gumam Arneta dalam hati.


"Kamu kenapa,pake tutup mata segala!"ucap Musta


"Tidak, apa-apa pak"ucap Arneta


dengan perasaan yang sulit diartikan jantung nya berdegup kencang.


"Saya ini suami kamu,kenapa harus malu"ucap Musta


Arneta hanya bisa tersenyum kaku karena merasa malu dengan tingkahnya tadi seperti orang ketakutan.Musta bergegas pergi masuk ke kamar mandi . sedangkan Arneta masih sibuk dengan pikiran nya ia merasa kagum dengan ketampanan dan bentuk tubuh suaminya yang memiliki dada bidang dan berotot.Musta telah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit bagian pinggang. Musta menyadari jika dari tadi Arneta terus menatapnya.


"Udah sana mandi,jangan ngeliatin saya terus"ucap Musta dengan menyunggingkan senyum sinis.


"Iya Pak"ucap Arneta


"Gausah panggil Pak kalau dirumah"ucap Musta


"Tterus panggil apa pak?"ucap Arneta


"Panggil Mas"ucap Musta singkat dengan ekspresi datar.sementars tangannya sedang memakaikan baju kaos beserta celana pendek miliknya.


"Baik mas,saya mau mandi dulu"ucap Arneta


sambil menundukkan kepalanya dia tidak sanggup menatap Musta karena gugup.Musta hanya melihat Arneta sekilas lalu ia sibuk dengan ponselnya sambil duduk ditepi ranjang.


Tak selang beberapa lama Arneta keluar dari kamar mandi dengan kondisi rambut basah dan dibiarkan terurai. ia sudah menggunakan piyama tidur berwarna pink.


Readers jangan lupa vote dan like dibawah bantu support author supaya bisa rajin membuat cerita baru oke😁


Yang nggak suka sama ceritanya bisa skip gausah komen negatif dibawah ya ....