
Setelah beberapa hari beristirahat di rumah kini Arneta dan Musta mulai beraktivitas seperti biasa. Arneta sengaja bangun pagi agar bisa membantu ibu mertuanya membuat sarapan mereka berdua terlihat akrab seperti ibu dan anak kandung .
Kampus..
Arneta berangkat bersama suaminya ia turun di parkiran khusus dosen . setelah berpamitan Arneta keluar terlebih dahulu dan berjalan dengan tenang tanpa disadari ada beberapa pasang mata yang melihat Arneta keluar dari mobil Musta. banyak yang berbisik-bisik tentang Arneta Namun, tidak ada ketakutan dihati Arneta ia mendengar samar-samar ia tidak peduli bahkan jika pernikahan nya terbongkar ia sudah siap akan segala konsekuensi nya. sebenarnya Arneta sudah membicarakan soal ini kepada Musta tadi malam sehingga Musta mengantar Arneta sampai parkiran biasanya Musta akan berhenti didepan gerbang atau beberapa meter dari kampus .
FLASH BACK ON
Pagi ini mereka akan berangkat ke kampus Arneta berniat untuk meminta izin kepada Musta karena ia aka berangkat bersama Lola. Tak berselang lama Musta keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang. Arneta sesekali melirik kearah Musta ia terpesona dengan dada bidang milik suaminya. Karena biasanya baju sudah disiapkan oleh Arneta ia pun menghampiri ranjang dilihatnya baju Musta terletak di tepi ranjang. saat ia sudah berada didekat ranjang ia menyadari bahwa Arneta dari tadi memandang nya tanpa berkedip.
"Ehem" Ucap Musta
" Kamu terpesona ya sampe gak kedip " Goda Musta
"Nggak " Ucap Arneta salah tingkah ia langsung memalingkan mukanya
" Masa ,daripada cuma dilihatin mending dipegang sekalian " Ucap Musta dengan senyum meledek
" Jangan ke PD an deh mas " Ucap Arneta
" hahahaha" Ucap Musta yang sudah tidak bisa menahan tawanya,melihat muka istrinya sudah merah seperti tomat.
" Sayang itu mukanya kenapa? " Ucap Musta
" Kok merah gitu ya" Ucap Musta
Arneta salah tingkah ia menutup seluruh wajah nya Musta yang melihat itu semua tertawa terbahak-bahak istrinya sungguh sangat menggemaskan . setelah selesai berpakaian rapi ia duduk disamping istrinya.
" Maaf ya" Ucap Musta sambil memegangi tangan Arneta
" Oya bukanya sekarang kamu ada kuliah pagi" Ucap Musta
Arneta masih memalingkan mukanya ia merasa malu dan kesal .
" Hem " Ucap Arneta singkat
" Udah lah aku kan udah minta maaf " Ucap Musta menangkup wajah Arneta
" Maafin suamimu yang tampan ini" Ucap Musta
" Iyaa" Ucap Arneta
" Kamu berangkat bareng mas ya?" Ucap Musta
" Lain kali aja mas " Ucap Arneta
" Lho kenapa ? " Ucap Musta
" Aku mau berangkat bareng Lola " Ucap Arneta
" Batalin aja bisa kan " Musta lembut
" Aduh gimana ya ? aku udah lama gak berangkat bareng" Ucap Arneta
" Jadi kamu lebih milih sahabat mu daripada suamimu sendiri " Ucap Musta ia sengaja mengatakannya karena ia ingin menilai seberapa penting suami disisinya.
" Bukan gitu maksudnya mas " Ucap Arneta merasa bersalah
" Tunggu mas " Ucap Arneta ia mencekal tangan Musta terlihat matanya berkaca-kaca .
Ia merasa tidak nyaman melihat sikap Musta mendadak menjadi dingin.
" Aku minta maaf " Ucap Arneta
Musta membalikkan tubuhnya ia terkejut melihat istrinya meneteskan air mata tidak seperti biasanya . Karena tidak tega ia pun memeluk Arneta mereka saling berpelukan.
" Maaf mas,aku belum bisa jadi istri yang baik buat kamu " Ucap Arneta
" Sst udah jangan nangis,kamu sudah menjadi istri yang baik ko buat mas sangat bersyukur punya kamu " Ucap Musta lembut sambil mengelus kepala Arneta. Setelah Arneta tenang Musta melepaskan pelukannya.
"Kamu mau berangkat sama mas ? " Ucap Musta
" Mau, tapi sampai depan gerbang aja mas " Ucap Arneta
" Kenapa ? " Ucap Musta
" Aku takut ada yang lihat kita nanti " Ucap Arneta.
" Emang kenapa kalau ada yang lihat ? kita kan suami istri gak salahkan berangkat bareng" Ucap Musta.
" Tapi nanti fans mu lihat gimana ? " Ucap Arneta
" Nggak gimana2 tinggal umumin aja sekalian kalau kita sudah menikah " Ucap Musta
" Udah gausah dipikirin, justru ini sudah saat kita mengumumkan hubungan kita biar tidak menimbulkan fitnah nantinya " Ucap Musta
" Aku takut nanti ada yang berniat jahat mas,kamu tahu sendiri hampir semua mahasiswi kampus suka sama kamu " Ucap Arneta
" Udah tenang, mereka gak bakal berani jahatin kamu kan ada aku " Ucap Musta meyakinkan Arneta
" Gimana ? " Ucap Musta
" Aku terserah mas aja " Ucap Arneta
"Okey, mulai hari ini kita bakal berangkat bareng terus tidak perlu ada yang ditutup-tutupi lagi saat dikampus. " Ucap Musta
" Iya mas " Ucap Arneta
" Kalau ada apa-apa bilang sama mas " Ucap Musta
Arneta hanya menganggukkan kepalanya
" Jangan ada yang ditutup-tutupi " Ucap Musta tegas
" Iya mas " Ucap Arneta
" Yuk berangkat sekarang " Ucap Musta
Arneta berjalan keluar kamar menuruni tangga setelah sarapan mereka berangkat ke kampus.
FLASH BACK OFF