
Setelah ke 2 keluarga melepas rindu satu sama lain akhirnya mereka makan malam bersama sedangkan Dela dan Jose mereka makan berhadapan dengan suasana yang canggung karena mereka lama tidak bertemu atau makan bersama. Setelah selesai makan malam Jose meminta izin untuk keluar berdua dengan Dela mau membahas sesuatu.
"Pa, ma, om, tante Jose mau mengajak Dela berbicara berdua dulu ya." pinta Jose kepada orangtuanya dan orangtuanya Dela juga.
"Mau bicara apa Josh? Disini saja langsung kalau mau bicara." balas Dela dengan malas tapi sebenarnya dia juga ingin berduaan menyelesaikan kesalahpahaman dulu.
"Sudah kak sana ikut Jose selesaikan baik baik masalah diantara kalian berdua." seru Kyo yang sepertinya mengerti maksud dari perkataan Jose kenapa dia mengajak dela bicara berdua.
"Baiklah. Ayo Josh kita ke taman sebelah." ajak Dela kepada Jose.
"Iya ayo Del." balas Jose sambil mengajak dela keluar. Sedangkan para orang tua bahagia melihat mereka berdua sudah kembali seperti dahulu sebelum masalah itu terjadi.
"Sepertinya perjodohan ini akan mudah dilaksanakan dan tanpa halangan apapun." seru Kyo dengan bahagia.
"Iya cuman sepertinya masih ada kecanggungan diantara mereka berdua kalau dilihat dari cara mereka berbicara." seru Mikez.
Dela POV
Ditaman restoran
Aku masih merasakan kecanggungan yang terjadi saat ini antara aku dengan Jose sejak keluar dari restoran kami berdua hanya diam sedari tadi. Aku sesekali melirik ke Jose sepertinya dia sedang berpikir keras akan sesuatu sampai akhirnya aku memutuskan untuk berbicara namun...
"Josh.... Del..." seru kami berdua berbarengan dan kami berdua pun tertawa akan tindakan kami barusan. Dan aku merasa senang karena sudah bisa tertawa lepas lagi bersama Jose.
"Kamu bicara lebih dulu Josh. Aku setelah kamu saja." kataku setelah puas tertawa bersama.
"Tidak kamu dulu saja. Aku setelah itu." balas Jose.
"Baiklah kalau begitu." balasku kemudian memulai perbincangan kami.
"Josh aku meminta maaf kepada kamu karena sudah membuat keputusan yang salah waktu itu dengan membuat keluarga kita menjadi bermusuhan. Aku tidak ingin kita menjadi seperti ini saling berjauhan dan saling cuek satu sama lain. Aku ingin kita kembali seperti dahulu seperti sebelum masalah dengan Sisil." kataku meminta maaf dengan tulus dan sesekali mengusap air mata karena aku tahu Jose kecewa dengan tindakanku saat itu.
"Iya aku sudah memaafkan mu sebelum kita bertemu hari ini. Tapi aku masih ada rasa kecewa sebelum kita bertemu tadi siang. Tetapi setelah mendengar permintaan maaf kamu aku sudah membuang rasa kecewa itu jauh jauh." jawab Jose dengan lembut dan tulus mengatakannya.
"Tetapi masalah hubungan kita aku rasa tidak bisa kembali seperti dulu." jawab Jose yang membuatku terkejut.
"Apa maksudmu Josh? Kamu mau mengakhiri persahabatan kita sejak lama. Kamu jahat Josh." Kataku dengan kesal mendengar jawaban Jose barusan. Aku hendak meninggalkan nya tetapi tanganku ditahan dia.
"Bukan seperti itu maksudku. Dengarkan baik baik terlebih dahulu jangan marah dahulu. Aku takut Lia menguasai mu saat ini." kata Jose menjelaskan dengan sedikit takut.
"Oke baik jelaskan." jawabku dingin tapi tetap itu diriku bukan Lia.
"Jadi itu maksudmu dan ini yang kamu mau katakan tadi hmm." balasku dengan sedikit menghangat karena kejutan ini.
"Iya daritadi aku memikirkan ini sejak keluar restoran. Masalah persahabatan kita apapun masalah yang terjadi dalam hubungan kita aku yakinkan kamu tidak akan berakhir persahabatan ini sampai kapanpun." balas Jose meyakinkan aku.
"Baiklah aku terima kamu menjadi pacarku. Awas ya kalau sampai tidak tepat janji biar Lia yang memberi kamu pelajaran." kataku mengancam Jose.
"Jangan gitu dong Del. Aku janji gak bakalan ingkar." balas Jose.
"Ya sudah yuk kedalam kembali ke mereka semua." ajakku kepada Jose dan Jose pun menyetujuinya.
Kami berduapun kembali kedalam dengan bergandengan tangan dengan mesra dan sesekali kami bercanda bersama.
Author POV
Sekembalinya dua sejoli itu terlihat raut wajah bahagia diantara kedua keluarga saat melihat keduanya bergandengan tangan. Mereka berdua duduk bersebelahan beda dengan tadi yang berseberangan diantara mereka.
"Seperti nya ada yang baru jadian nih." goda Kyo kepada Dela.
"Apaan sih pa. Dela hanya kedinginan makanya pegangan tangan Jose." kilah dela kepada papanya.
"Sudah sudah pa jangan menggoda anakmu itu lihat mukanya merah kayak tomat tuh." seru mama Yuya mengingatkan papa Kyo.
"Baguslah kalau mereka berdua sudah jadian. Jadi gak perlu menjodohkan mereka, tinggal tunggu mereka siap menikah saja." seru papa mikez.
"Iya jadi gak perlu susah2 menjodohkan mereka." balas mama Lita juga.
"Jadi acara makan malam ini untuk menjodohkan kami berdua nih?" balas Dela dengan setengah terkejut. Tetapi berebeda dengan Jose yang santai menanggapi perkataan ke dua orang tuanya karena dia sejak awal sudah menduganya.
"Iya sayang kami memang berniat menjodohkan kalian berdua karena kami melihat kalian berdua semakin berjauhan sejak masalah itu. Tapi kalau kalian berdua sudah jadian baguslah." balas mama Yuya.
Setelah itu semua orang kembali ke kediaman masing-masing, Dela pulang bersama Jose dan berencana mampir ke sebuah tempat.
TBC
**Maaf ya reader setiaku aku beberapa hari ini gak update karna kesibukan membuat takjil jadi harus sering off dan jarang melanjutkan novel. Nantikan aja keseruan cerita ini dan bagaimana hubungan dela dan Jose nantinya. Apakah Lia akan sering muncul atau tidak kita simak saja kedepannya.
Love you Reader setiaku❤️❤️❤️❤️**