
Flashback on
Dela dan Jose sudah sampai di depan kampus Petra sebelum menuju lapangan basket the kingdom. Kenapa tim basket kita memiliki lapangan di kampus Petra karena tim kami mewakili universitas Petra sebagai tim di beberapa turnamen bergengsi. Termasuk salah satunya adalah piala gubernur yang kami pegang selama beberapa tahun.
"Hai Josh tumben ngajak Dela kesini?" sapa Dimas saat kami sudah sampai di lapangan basket.
"Sekalian abis dari latihan kan kita kumpul kumpul dim. Yang lain udah kumpul kah ini?" jawab Jose.
"Sudah semua tinggal nunggu kamu nih tadi." balas Dimas.
"Ya sudah Josh aku ke bangku penonton aja dulu ya. Itu ada Sisil juga disitu." pamit Dela kepada Jose
"Baiklah kalau gitu Del." balas Jose.
Delapun menemui Sisil di sisi lapangan,mereka berdua bersahabat sejak TK tapi Sisil beda dengan Jose karna Sisil bersahabat dengan Dela pas di TK. Sisil juga tidak seberapa menyukai basket tetapi dia selalu datang saat ada latihan disini. Tidak tahu apa alasannya selalu datang ke lapangan meski dia tidak menyukai basket. Mungkin dia mendekati seseorang kita tidak tahu.
"Hai Sil. Udah lama disini kamu?" sapa Dela.
"Hi. Barusan kok Del." jawab Sisil dengan ketus.
Entah kenapa Dela merasa ada yang aneh dengan Sisil, tidak biasanya dia ketus dengan Dela seperti hari ini.
"Biarlah mungkin dia ada masalah dirumah. Mending aku diam saja dah." pikir Dela yang masa bodoh dengan perubahan Dela hari ini.
Dela melihat latihan para The Kingdom hari ini sambil sesekali bercanda dengan Sisil meski Sisil masih wajahnya tidak bersahabat dengan Dela. Sampai pada akhirnya latihan pertandingan antara tim Jose dengan tim Dimas diadakan. Pertandingan berjalan seru dari awal hingga akhir pertandingan dan dimenangkan oleh tim Jose. Delapun bersorak senang dan Dela melihat kearah Sisil dan Sisil pun bersorak senang.
"Dela aku mau menantangmu bermain basket 1 on 1. Kita sama2 tidak bisa bermain basket dan aku ingin menantang mu." seru Sisil mengagetkan ku.
"Apa maksudmu Sil kamu kan tahu aku gak bisa bermain basket." Balas Dela.
"Aku tahu itu tapi aku juga gak bisa main basket juga kan. Kita sama2 bukan pemain jago jadi imbangkan." balas dia.
"Kamu anak pemain basket no 1 di Indonesia masak tidak bisa main basket sama sekali." hina Sisil kepada Dela.
"Kau jangan hina papa mama. Ini keputusanku sendiri untuk tidak bermain basket. Bukan karna aku anak pemain top aku harus pintar seperti mereka." balas Dela semakin memanas.
"Aku menantangmu juga karna aku melihatmu dekat dengan Jose. Siapapun yang menang bakal memiliki Jose yang kalah harus menjauh dari Jose." balas Sisil lagi.
"Oke aku terima tantanganmu apapun hasilnya nanti aku tidak mau merendahkan mama papa." balas Dela.
"Josh kamu jadi wasit antara kami berdua, kamu dengar sendirikan apapun hasilnya aku mohon percaya sama aku ya jangan pergi dariku." seru Dela kepada Jose.
"Baiklah kalau itu maumu." jawab Jose pasrah.
Pertandinganpun dimulai dan Jose menjadi wasit diantara kami berdua dan sesuai prediksi awal pertandingan berjalan timpang dan ternyata Sisil sudah berlatih lama dan mempersiapkan semua ini. Diakhir pertandingan terjadi sesuatu yang membuat dela cedera dan harus dibawa ke RS terdekat. Jose tidak menemaninya ke RS karna kesepakatan antara Dela dan Sisil yang mengharuskan yang kalah menjauh dari Jose. Dela ditemani oleh papa mama Jose dan sampai di RS mereka mengabari mama papa dela tentang keadaan dela yang sepertinya parah karna salah bertumpu saat jatuh di pertandingan.
Mama papa Dela marah kepada mama Jose karna sudah lalai membiarkan Dela bermain basket karna Dela lemah kondisi tubuhnya beda dengan anak anak lainnya. Mama Jose meminta maaf kepada mama papa Dela dan berpamitan pergi.
Dela POV
Meski aku sudah menyerahkan Jose kepada Sisil tapi aku percaya Jose akan mempercayaiku dan tidak akan pergi dariku. Meski kami tidak berdekatan secara fisik tetapi aku akan selalu dekat lewat WA dengan Jose karna aku tidak mau terjadi sesuatu didalam hubunganku dengan Jose.
"Dela kenapa kamu mau bertanding kan kamu tahu badanmu lemah Del?" tanya papa kepadaku.
"Maaf pa dela salah. Dela tidak mau Sisil menghina papa mama karna Dela tidak bisa bermain basket. Dan Dela tidak mau kehilangan Jose meskipun pada akhirnya Dela kalah dan harus merelakan Jose di tangan Sisil." jawabku menjelaskan alasanku ke papa dengan sedih mengingat hal itu.
"Ya sudah kamu istirahat saja Del. Kamu serahkan saja hubunganmu dengan Jose kepada Tuhan. Kalau memang kalian jodoh pasti akan bersatu nantinya." jawab mama menenangkan ku.
"Iya ma Dela tahu itu. Maaf sekali lagi ya ma pa. Dela terlalu gegabah mengambil keputusan hari ini." jawabku dengan masih sedih.
"Ya sudah kamu beristirahat saja mama tunggu kamu disana." jawab mama serta berjalan ke papa yang sudah duduk di ruang tamu di kamar.
Akupun beristirahat dan langsung tidur karena tubuhku sakit semua memang benar aku memiliki tubuh yang lemah.
Seminggu sudah aku dirumah sakit dan hari ini aku akan kembali kerumah dan kata dokter aku tidak boleh masuk sekolah dulu selama sebulan. Selama itu juga Jose tidak pernah menjengukku entah kenapa Jose bisa berubah sejak hari itu. Biarlah benar kata mama kalau memang jodoh kami berdua akan kembali bersatu apapun yang terjadi.
Akupun sudah masuk kembali kedalam sekolah tetapi semua orang semakin menjauhiku apalagi Jose juga seperti meninggalkanku sejak terjadinya masalah itu. Mama papa dan keluarga Jose juga seperti berjauhan sejak kejadian itu.
Flashback off
Sudah 3 tahun sejak kejadian itu Jose tidak pernah memberi kabar apapun kepada Dela, di sekolahpun sama dia menjauhi Dela. Dela tahu Sisil juga sudah menjauhi Jose sepertinya mereka sudah putus, tetapi entah kenapa Jose tidak mendekati Dela lagi sampai sekarang. Tanpa sepengetahuan Dela, papa Kyo dan papa Mikez sudah berbaikan kembali dan merencanakan perjodohan antara Dela dan Jose karna melihat hubungan keduanya semakin berjauhan.
"Semoga apa yang aku rencanakan dengan Mikez sukses dan berjalan lancar dengan tanpa hambatan lagi." pikir papa Dela saat menuju kantornya.
**TBC
Bagaimana kah kisah antara Dela dengan Jose kedepannya, nantikan selalu episode 2 selanjutnya kedepannya. Jangan lupa, like, vote dan rate ya guys. Maaf kalau masalah ini tidak sesuai ekspektasi kalian ya, tenang aja nanti bakal ada yang lebih ekstrem lagi konfliknya. Support terus ya aku. thanks you guys
LOVE YOU READER❤️❤️❤️**