
Adelia POV
Siang harinya aku pun sudah bersiap-siap hendak keluar dengan Amel dan anak anak lainnya. Akupun turun menuju ke ruang keluarga untuk menemui mama dan berpamitan kepadanya. Saat aku sampai diruang keluarga mama tidak ada dan aku hanya melihat bi Sumi yang sedang bersih bersih ruang keluarga.
"Bik mama kemana bik?" tanyaku ke bibik keberadaan mama.
"Nyonya sudah berangkat ke kantor tuan non. Sekaligus langsung melatih tim." balas bik Sumi
"Ohhh ya sudah kalau begitu aku berangkat jalan jalan dulu bik." pamitku ke bibik sambil menuju garasi.
Akupun menuju mobil eclipse ku dan langsung melajukan mobilku menuju tempat pertemuan kami hari ini. Kami akan bertemu di sebuah restoran mamanya Amel karna kita mau makan siang dulu baru jalan2. Untungnya hari ini Surabaya tidak terlalu macet jadi aku tidak khawatir terlambat sampai di tempat pertemuam. Aku sampai di restoran ternyata masih belum ada yang datang jadi aku menuju ruang VIP biasanya kami berkumpul kalau disini.
10 menit kemudian barulah datang si Amel dan Lily akupun memanggil mereka untuk duduk bersama.
"Hey Mel, Li mana yang lain?" sapaku saat mereka berdua sudah duduk di depanku.
"Biasalah Del masih sibuk. Apalagi cowok cowok masih di lapangan the kingdom untuk mengurus tim mereka." balas Lily menjelaskan.
Ya kami para cewek tidak ada yang menyukai basket meski kami semua sama2 dari anak2 the kingdom generasi pertama tapi kami tidak suka basket beda dengan para cowok sahabat2 ku mereka hobi banget bahkan mereka sering merebut juara turnamen bergengsi.
"Ehh Del. Kamu tahu gak katanya si Jose sudah putus sama Sisil karna Sisil ketahuan selingkuh sama rivalnya di Ubaya cup." seru Amel
"Apaan sih Mel meski mereka udah putus emang ada hubungan apa sama aku." jawabku dengan ketus mengingat hubungan Jose dan Sisil. Karena itu aku semakin jauh dengan Jose dan persahabatan ku dengan dia renggang hampir putus karna masalah itu.
"Jangan gitu dong Del. Aku tahu kamu masih punya rasa sama Jose." balas Lily.
"Sudahlah aku sudah pasrah sama dia. Jose makin menjauhiku juga setelah masalah itu. Aku percaya kalau memang dia jodohku pasti akan kembali kepadaku." jawabku dengan dingin mengingat kembali masalah itu.
"Iya aku juga percaya tentang hal itu. Kendalikan dirimu Del aku gak mau ketemu Lia saat ini. Bisa merusak suasana kalau dia hadir disini." seru Amel memperingati ku tentang Lia.
"Kalian pesan minum dulu dah aku sudah pesan tadi minuman." tambahku ke mereka.
Lia adalah sisi lain dari tubuhku atau bisa dibilang alter egoku, aku memiliki alter ego saat aku SD karna sesuatu dia muncul. Tetapi sejak aku dekat dengan Jose dia mudah dikendalikan, tetapi setelah masalah dengan Sisil dia sering muncul dan susah untuk kukendalikan. Sering kali Lia muncul pasti ada kekacauan yang akan terjadi sehingga aku sebisa mungkin menekan keberadaannya. Sekarang aku mulai bisa mengendalikan dirinya sejak kami sering berkomunikasi dan dia mau menuruti kata-kata ku.
"Pesen makanan dulu yuk aku udah lapar." seruku ke mereka berdua.
"Iya sudah kamu pesen duluan aku tahu kamu paling susah tahan lapar. Tapi aku heran kok bisa badanmu masih aja ramping ya." balas Lily menggodaku.
"Apaan sih tidak lucu tahu." balasku.
"Sudah sudah pesen dulu sana mau makan apa." jawab Amel menengahi.
"Beli makanan ringan aja dah buat mengganjal perutku daripada dikatain perut karet sama biting." balasku menyindir Lily. Lily badanya kurus dan tinggi jadi sering kupanggil biting atau lidi.
Akupun memesan kentang goreng sama waffle ice-cream, kami menunggu anak anak yang lain sambil bercanda bersama dan cerita mau kuliah dimana. Mereka semua sama sepertiku di Petra tapi berbeda jurusan Lily di bahasa sedangkan Amel sama sepertiku di design grafis. Pesanku datang dan langsung aja aku memakan ice creamku sedangkan mereka berdua memakan kentang goreng yang memang buat kita bertiga bukan aku saja.
Tidak lama anak anak yang lain sudah datang bersamaan dan diantara mereka ada Jose dan kamipun bertemu kembali, karena sejak masalah itu kami tidak pernah bertemu sekedar berkumpul bersama yang lain atau acara lainnya. Mungkin karena Sisil juga Jose tidak pernah berkumpul bersama kita semua sering diajak banyak alasan dia.
Author POV
Jose mengatakan kepada orangtuanya saat di rumah kalau hubungannya baik baik saja dengan Dela padahal dia berbohong karena mereka berdua sudah lama tidak pernah berhubungan lagi. Mereka semua berkumpul bersama untuk makan siang disana dan merencanakan akan pergi kemana siang ini.
**TBC
Maaf ya ceritanya nanggung hari ini tetapi jangan patah semangat untuk membaca ya author semangat untuk menulis ini jadi kalian jangan patah semangat ya menanti kelanjutannya. Kedepannya author akan update satu hari 1 episode dan akan terbit jam 00.00 WIB ya. Jangan lupa untuk like komen rate dan vote kalau mau. Makasih semuanya love you❤️❤️**