
Author POV
Kehidupan sudah kembali normal setelah kejadian kejadian di pantai kemarin dan hubungan Dela dan Kyo semakin mesra. Hari ini adalah malam Minggu dan mereka berdua berencana untuk keluar makan malam berdua sekaligus kencan. Dela sudah bersiap siap untuk berangkat dan tinggal menunggu Jose yang akan datang menjemput dirinya.
"Ma, Pa Dela berangkat dulu ya?" izinku kepada mama papa saat Jose sudah di depan rumah.
"Iya sayang kamu hati hati dan jangan pulang malam malam lho. Ingat Senin sudah dimulai turnamennya." jawab mama sekalian mengingat kanku akan turnamen nanti.
"Iya ma paling cuman makan bentar terus pulang ma." jawab Dela ke mama.
"Ya sudah sana kamu sudah ditunggu Jose tuh didepan." kata papa yang datang dari depan sepertinya habis menemui Jose.
"Iya pa. Dela berangkat dulu ya." balas Dela sekalian mencium pipi mama papa dan bergegas menuju mobil Jose.
"Sayang ayo berangkat mama menyuruh jangan malam malam pulangnya." seru Dela saat sudah didalam mobil.
"Iya sayang papa tadi juga sudah kasih tahu ke aku tadi." jawab Jose sambil melajukan mobilnya menuju kafe kesukaan kami berdua.
Dela POV
Selama perjalanan kami berdua hanya bercanda dan kadang membicarakan masalah serius tentang hubungan kami berdua. Iya Jose adalah orang yang posesif dan tidak suka aku dekat dengan cowok meski itu sahabatnya sendiri. Iya aku tahu dia takut kehilangan aku lagi seperti beberapa tahun yang lalu dan akupun sama takut kehilangannya.
Masalah turnamen yang akan diadakan Senin besok adalah turnamen pertamaku menjadi pelatih di the Kingdom saat ini. Mama melepaskan tanggung jawab sepenuhnya kepadaku dan dia fokus menangani tim cowok. Aku tidak sendirian melainkan ditemani oleh Sisil sebagai asisten ku di pelatihan, Sisil sudah berubah menjadi lebih baik dan kondisi tangannya pun sudah pulih 100%. Hubungan Sisil dengan keluarganya pun sudah berbaikan dan mereka mau menerima Sisil kembali dan calon cucu mereka.
Sesampainya kami berdua di kafe aku melihat 2 mobil yang kukenal dan sepertinya mereka juga mengadakan kencan di tempat ini. Iya kafe ini adalah kafe yang sering kami jadikan tempat berkumpulku dengan sahabat2 ku setelah latihan atau pulang kampus.
"Sayang sepertinya ada yang sedang Double date nih. Kita pura pura tidak tahu aja yuk cari meja sendiri." seruku kepada Jose.
"Iya biarin mereka kencan aja kita berduaan aja. Kita duduk di dekat pintu masuk aja yang biar mereka kaget saat mau keluar kafe." jawab Jose memberi masukkan.
Akupun menyetujuinya dan kami langsung duduk dekat dengan pintu masuk dan langsung memesan makanan. Sambil menunggu pesanan kami berdua membahas masalah keseriusan dalam hubungan kita saat ini. Jujur aku belum siap untuk menikah saat ini tetapi aku ingat mama papa ingin aku cepat menikah.
"Sayang aku ingin mengikatmu dalam sebuah pertunangan saat ini. Aku tidak mau kehilangan kamu lagi. Kalau masalah menikah kita bisa menikah setelah kita selesai kuliah. Kamu maukan sayang kita bertunangan dalam waktu dekat ini?" tanya Jose meyakinkan aku, tapi jujur aku juga masih ragu.
"Sayang aku tahu tujuanmu baik untuk mengikatku dalam sebuah pertunangan dan aku juga takut kehilanganmu. Aku menyetujuinya dan masalah pernikahan aku serahkan kepada orang tua kita aku juga siap menikah dengan kamu kapanpun. Hanya kamu yang aku mau dan aku tidak mau kamu meninggalkanku lagi." jawabku dengan jujur dan penuh keyakinan.
"Iya sayang aku pasrahkan keputusan itu kepadamu saja." balasku dengan tetap tersenyum.
Kami berduapun langsung makan setelah pesanan kami berdua sudah datang dan kami pun hanya menikmati makanan itu tanpa berbicara lagi. Setelah selesai makan kami berdua masih mengobrol dan menikmati live music yang disediakan di kafe ini. Aku melihat jam dan sudah menunjukkan pukul 8 malam aku mengajak Jose pulang. Saat aku sampai di kasir untuk membayar aku bertemu dengan Nita disana dan dia menyapaku.
"Hei Dela kamu disini juga to. Kenapa gak join sama kita2 disana?" sapa Nita dan menanyakan kenapa aku tidak gabung.
"Hai Nit. Maaf ya kami berdua bukannya tidak mau join tapi kami tidak mau menganggu Double date kalian ber empat jadi milih sendirian saja." jawabku memberi alasan.
"Kalian berdua astaga kenapa tidak join sih kan bisa jadi triple date Dela. Ngeselin ya kalian." balas Nita dengan setengah kesal.
"Hehehe... Maaf ya lagian kita berdua juga gak lama disini karena mama papa ultimatum kita jangan pulang malam malam." jawabku.
"Ya sudah aku duluan ya kalian juga jangan malam malam pulangnya simpan tenaga untuk besok Senin di turnamen aku membutuhkan tenaga kalian semua." seruku dengan tegas.
"Iya iya coach. Ya sudah hati hati di jalan dan salam buat Jose." sahut Nita.
Akupun keluar kafe dan langsung menuju mobil Jose dan kami langsung meninggalkan kafe itu menuju rumahku. Aku menceritakan ke Jose kalau bertemu dengan Nita di kasir dan menceritakan masalah Nita marah kita tidak bersama mereka. Sesampainya di rumah aku mengajak Jose untuk turun dulu menemui papa mama didalam.
"Ehhh anak mama sudah pulang ternyata. Sudah kalian malam mingguan di taman belakang saja, tapi ingat jangan terlalu malam ya." sapa mama saat kami bertemu di ruang keluarga.
"Iya ma." jawabku dan menuju taman belakang bersama dengan Jose sambil menggandeng tangannya.
"Sayang kita mau merayakan dengan sahabat2 kita ya pas pertunangan besok dan mengundang semua anak anak the Kingdom juga. Semoga tim kita menang juga di turnamen ini." kataku saat kami berdua sudah berada di bangku taman belakang.
"Iya sayang memang aku berencana seperti itu dan semoga bersamaan dengan kemenangan tim the Kingdom sehingga bisa sekalian merayakan itu." balas Jose.
Kami masih di taman ini berdua saja sampai jam 9 malam baru Jose berpamitan pulang dan aku mengantarkannya ke depan rumah. Setelah Jose pulang aku masuk ke dalam rumah dan mama papa sudah menungguku di ruang keluarga.
"Kak duduk dulu sini mama papa mau tanya sesuatu sama kamu." seru mama menyuruhku duduk diantara mereka berdua.
TBC
Sekali kali lah bikin penggemar bingung dikasih akhiran yang menggantung🤭🤭. Terimakasih semuanya sudah mau menunggu kelanjutan cerita ini kalau kalian penasaran dengan ceritanya favorit ya. Jangan lupa untuk like, comment, rate bintang 5 dan vote kalau ada ya. Love you Reader setiaku