
Tiga bulan sudah Jose terbaring koma dan Della setia menemani dirinya dan kehamilannya tanpa ada kendala sama sekali. Sekarang kandungan Della sudah memasuki bulan ke 4 dan perutnya sudah terlihat membuncit. Setiap hari mama Yuya dan mami Lita datang untuk bergantian dengan Dela menjaga Jose.
"Sayang anak kita sudah bertumbuh di perutku dan sekarang perutku sudah besar kamu gak mau melihatnya kah atau gak mau menengoknya kah. Kenapa kamu masih setia menutup mata, Masih enggan untuk bangun. Bangun ya sayang." seru Della membisikkan kata kata di telinga Jose. Della merasa ada gerakan dalam genggaman tangannya. Diapun melihat ke wajah Jose tetapi masih setia menutup matanya.
Tidak lama Della pun tertidur karena sudah memasuki tengah malam dan mungkin efek kehamilan yang sudah semakin besar. Tetapi ternyata Jose sudah siuman sejak Dela merasakan gerakan tangan di dalam genggaman nya tetapi dia tidak sadar.
"Selamat pagi sayang." sapa Jose saat Dela sudah bangun pagi ini.
"Sayang. Kamu sudah siuman? Sebentar ya aku panggil dokter dulu." balas Dela dengan terkejut awalnya.
"Gak usah sayang tadi ada perawat masuk kesini dan sudah melihatku siuman mungkin sekarang sedang memanggil dokter." kata Jose menjelaskan kejadian saat Dela tidur.
"Baiklah kalau begitu. Aku ke kamar mandi dulu ya." balas Dela.
Tidak lama dokter datang dan langsung mengecek kondisi Jose saat ini setelah siuman dari koma 3 bulan ini. Setelah dokter memeriksa sekaligus memberitahu kan bahwa Jose boleh pulang 2 hari setelah siuman dan sudah melewati 2 kali check up. Setelah itu dokterpun meninggalkan ruangan rawat inap Jose dan meninggalkan Jose dan Dela sendiri.
"Sayang kamu kok betah sih tidur gak bangun bangun." seru Dela.
"Iya aku bertemu seseorang di sana yang membuatku betah sayang." jawab Jose dengan santai tetapi membuat Dela cemberut.
"Issttt kamu itu ya. Aku takut kamu meninggalkan aku selamanya. Aku takut..." kata Dela dengan sesenggukan menahan tangis.
"Sssttt sudah sayang aku sudah siuman sekarang jangan menangis. Kasihan dedeknya ikutan nangis nanti. Aku minta maaf ya kalau kamu ketakutan aku tinggal." kata Jose menenangkan Dela.
Setelah itu mereka berdua melepaskan rasa rindu diantara mereka berdua setelah berpisah 3 bulan. Tidak lama Kyo, Yuya, Lita, dan Mikez datang menjenguk Jose dan hendak menyuruh Della pulang untuk istirahat di rumah. Mereka terkejut saat melihat Jose sudah siuman, karena keasyikan melepas rindu Jose dan Dela lupa memberitahu kan keluarga.
"Sejak kapan Jose siuman?" tanya Yuya.
"Dari tadi pagi mam. Dokter juga sudah mengecek kondisiku dan katanya paling lama besok lusa aku sudah bisa pulang ke rumah." jawab Jose dengan lirih karena Dela masih menangis dipelukan Jose.
"Puji Tuhan. Cepet sembuh ya Josh kasihan Dela kalau gak ada kamu disisinya." jawab Kyo.
"Iya pa. Jose akan berusaha cepat sembuh demi anak Jose nanti." jawab Jose sambil mengelus rambut Dela.
"Hmmm. Baiklah untung anakmu tidak terlalu rewel dan baik tidak membikin Dela kesusahan." seru mama Lita menjelaskan kondisi Dela selama ditinggal Jose koma.
"Iya mam. Dela tadi sudah bercerita sebelum mama papa datang kesini." jawab Jose.
"Ya sudah kamu istirahat lagi ya Josh biar cepet sembuh dan bisa kembali ke rumah kita. Dela sayang kamu pulang dulu ya gak baik lama lama di rumah sakit karena kondisi kamu sedang hamil." seru mama Lita untuk menyuruh Jose dan Dela untuk beristirahat.
"Baiklah mam. Aku pulang dulu ya sayang semoga kamu cepet sembuh dan cepet kembali ke rumah aku kangen sama kamu. Mam, pap Dela pulang dulu ya mau istirahat dulu." jawab Dela berpamitan kepada semua orang.
Aku pulang ke rumah dengan perasaan senang dan campur sedih karena Jose sudah siuman tapi aku tidak boleh lama lama di rumah sakit. Aku tahu sekarang aku sedang hamil jadi harus menjaga kondisi tubuhku, aku tahu Jose akan cepat sembuh dan lekas kembali. Dalam perjalanan pulang Nita menelponku.
"Halo Nit. Aku sekarang lagi perjalanan pulang. Jose sudah siuman tadi pagi." jawabku kepada Nita di telpon.
"...."
"Oke oke. Tunggu saja aku di rumah kamu tenang dulu ya nanti kamu ceritakan semuanya di rumahku." kataku kepada Nita.
"...."
"Baiklah hati hati juga kamu. Nanti Tasya aku ajak ke rumah buat nemenin kamu. Ya sudah bye see you." balasku kemudian menutup telpon.
Karena aku bersama supir papa kembali ke rumah jadi aku bebas untuk menelpon atau menerima telpon. Akupun menelpon Tasya untuk bertemu di rumah dan menginap dirumah menemaniku hari ini. Setelah itu aku hanya menunggu sambil membaca novel di aplikasi baca novel kesukaanku. Sejak menikah dengan Jose aku suka sekali membaca novel padahal dahulu aku paling tidak suka membaca novel.
Sesampainya dirumah kondisi masih sepi seperti biasa selama menunggu Jose siuman aku hanya tinggal di rumah ini sendiri kadang 2 sahabatku itu mau menemaniku. Rencana hari ini kami ber tiga akan bermain menghilangkan kekusutan pikiranku selama ini. Tetapi seperti nya Nita ada sedikit masalah sehingga harus mengurungkan niat bermain main di mall. Tidak lama Tasya datang terlebih dahulu dan di susul oleh Nita dengan wajah yang sudah tidak mengenakkan.
"Ada apa Nit kamu ada masalah apa?" tanyaku saat kami sudah duduk di ruang keluarga.
"Hiks.... Hiks..... Bryan selingkuh dariku dan dia akan menikah karena selingkuhan nya itu sedang mengandung anaknya Bryan." jawab Nita dengan sesenggukan.
"Hmmmm.... Kenapa tiba2 seperti ini bukannya kalian saling mencintai dari dulu?" tanyaku penasaran.
"Tidak seperti itu ternyata selama ini dia hanya memanfaatkan aku saja untuk mendapatkan hartaku." jawab Nita lagi.
"Jadi kamu hanya dimanfaatkan. Brengsek emang Bryan itu. Kamu yang sabar ya Nit masih banyak cowok yang lebih baik dari dia." sahut Tasya menenangkan Nita
"Aku mau pergi dari negara ini aku butuh waktu untuk menenangkan diri dan melanjutkan kuliah disana. Aku berencana untuk ke Amerika aku disana memiliki paman. Nanti aku akan membicarakan dengan keluarga ku." seru Nita dengan wajah masih sedih karna pengkhianat an dari Bryan.
"Baiklah ambil yang terbaik untukmu dan kamu akan bahagia disana." seruku memberi semangat Nita.
Kami bertiga pun berpelukan satu sama lain untuk saling menguatkan satu sama lain. Setelah itu aku mengajak mereka berdua ke meja makan untuk makan siang dan mengisi energi setelah kejadian tadi. Aku berencana untuk mengajak mereka menuju mall untuk sekedar mencari kesenangan. Kamipun berangkat menuju mall setelah makan siang dengan mobil Tasya.
TBC
**Maaf ya guys lama gak update karna banyak kegiatan tak terduga mungkin sekarang aku akan sering update sampai tamat. Jangan lupa untuk komen, like, share dan follow diriku...
HAPPY NEW YEAR ALL SEE YOU AGAIN
LOVE YOU**