My Husband My Protective

My Husband My Protective
Mengunjungi Kantor nya



Tari sangat senang mendengarnya aku berharap ia sudah mulai mengerti apa yang aku mau, semoga ini awal yang baik, aku ingin dia selalu mengajakku kemanapun, paling tidak sesekali ada waktu bersama, melihat ke arah mobil nya yang sudah berlalu meninggalkan rumah.


Pagi yang Cerah sekali menatap ke arah luar jendela kamar


sambil melangkah kan kakinya beberapa langkah untuk menyingkapkan tirai jendela kamar agar


sinar matahari masuk ke kamarku.


Ingin sekali rasa nya ku bekerja di luar sana bertemu dan


bercengkrama bersama teman teman, bahkan ijazah ku saja masih tertata Rapih


dirumah mama, beberapa kali ku meminta padanya tetap tidak di izinkan untuk


bekerja. Teman teman ku pada iri dengan ku namun aku lebih iri pada mereka yang


bisa sering bertemu banyak orang.


“Sudahlah Tari anggap saja kau ini Tuan Putri ucapku dalam


hati sambil melangkah ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuh


segera ia mengisi bathtube dan menuangkan bubble bath ke dalam.


“Segera ku berendam untuk beberapa saat kuambil buih busa


pada telapak tangan ku wanginya bikin ku rileks aku pun menikmatinya sambil


membayangkan pergulatan semalam dengan nya, sambil tersenyum sendiri mengingat


nya, hmm Biar bagaimana pun aku harus bersyukur, di usia 1 tahun pernikahan kami ini tidak ada yang membuat ku curiga padanya, hanya saja hari weekand pun dia tetap saja sibuk jarang sekali ada waktu untukku, Tapi baru saja ia mengatakan langsung ia mengizinkan ku untuk kekantornya dan menerima ajakan aku untuk Lunch.


Setengah jam lama nya aku berendam segera aku menyudahinya


sebelum jari jemariku semakin keriput kuraih handuk kimono yang tergantung


segera ku keluar bergegas mengambil hairdryer untuk mengeringkan rambut ikal


panjang sebahu ini yang berwarna kecoklatan.


Aku yang mengkiblatkan outfit style ala cewe cewe Korea,


siang ini karna ingin datang ke kantor mungkin aku akan mengenakan Blazer, kemeja


dan celana bahan Hightwaist, dengan tinggiku yang 165cm tidak usah susah payah


lagi menggunakan highhels cukup dengan hels 3-5cm membuat ku kelihatan lebih


jenjang,


Oke tinggal makeup tipis tipis aja menggunakan cushion dan di


ulang outfit nya dan gaya rambutnya.


Setengah jam lagi ia istirahat bergegas segera memesan Taxi


Online Tak lama bibi pun memberitahu bahwa Taxi yang ku pesan sudah datang


“Aku pergi ya bi, pamitku


“Sesuai titik ya pak ke Kantor PT GoodJob Forever


Kurang lebih setengah jam dalam perjalanan


Tari segera memasuki Lobi Kantor nya orang orang pun melihat dan terpana akan kecantikan


Tari dengan outfit nya yang memang pantas untuknya ditambah ia menyelempangkan


Tas kecil nya di sebelah kiri. Mungkin semua pada penasaran siapakah aku ini,.


“bergegas ia menelpon suaminya “Sayang aku sudah di Loby


“Nanti ada yang mengantar mu untuk keruanganku


“Mba Tari mari saya antar ke ruangan Pak Ruslan ucap salah


satu asisten perempuan nya


Tari pun mengikutiny dari belakang, maklum selama 1 tahun


ini Tari baru di bolehkan untuk datang ke kantornya, biasanya ia selalu


beralasan sibuk tak ada di kantor


Tari pun masuk kedalam ruangan nya, "Sayang........ sapaku dengan ceria dengan melempar senyum manis padanya


Ia yang sedang mengobrol dengan dua rekan kerjanya dan satu


sekretarisnya pun menoleh semua kepadaku dengan terpana tanpa mengedip


sedikitpun.


Ia pun berdehem karna melihat semua rekan nya melihat Tari


dengan pandangan yang tidak biasa,


Ehem Ehem dengan Keras seketika mereka pamit untuk


meninggalkan ruangan dengan alasan ingin ke Cafetaria.