
Tari tak tahu jika masih banyak rekan kerja nya di dalam
“Maav aku bener bener ga tau kalo kamu masih ngobrol dengan lainnya ucapnya
“Gapapa sayang sambil mencium keningku.,
"Inilah alasan ku kenapa ia tak pernah aku ijin kan untuk menemuiku di kantor gerutu dalam hati ny
“Yanq sayang ko bengong, masih banyak kerjaan ya ucapku sedikit memelas
“Ga sayang Ayo kita makan bergegas sambil melihat jam di pergelangan nya,
Aku segera menggenggam tangan nya, dan kami pun berjalan
bersama menuju loby, menunggu Supir nya yang sedang menyiapkan mobil, semua
pegawai pria yang tadinya heran dan bertanya tanya di benaknya siapa aku kini semua
menundukan wajahnya apalagi suamiku terus mengenggam erat tanganku. Aku sedikit
Bangga akhirnya ia bisa sedikit HANGAT selain di atas ranjang terhadapku.
Tak Lama mobil BMW 530i Luxury telah siap di depan pintu Lobi,
Ia bergegas membukakan pintu mobil
untukku, dan meminta kunci mobilnya ke supirnya
“Saya mau pergi berdua saja dengan istri saya ucapnya dengan supir
Ia pun bergegas bersiap untuk mengemudi namun sebelumnya ia
memakaikan safetybelt pada diriku, dalam perjalanan aku pun lebih banyak bicara daripadanya
“Sayang kita harus sering sering jalan seperti ini ucapku
“Ia kalo ada waktu yang Pas lagi ucapny
“Hhhm Aku setiap hari boleh ya datang ke kantormu
“Aku sibuk dengan tersenyum kecil
“Aku BOSAN di rumah terus, sayang
“Aku kan ga minta kamu untuk diam dirumah, kamu bisa kemana pun sesuka kamu, belanja sesuka mu apapun itu.
“Tapi percuma kalo kemana mana tanpa ada teman hmm oke kalo begitu aku minta kamu bolehin aku kerja,
“ENGGAK!!! Menatap tajam ke arahku
“Huufftf tari sudah tau pasti akan seperti ini jawaban nya,
"Hhhm Kita makan di resto Jepang saja pintaku mengalihkan pembicaraan
Ia hanya diam dan melaju kan mobilnya ke tempat resto yang ingin
ku tuju, kami pun kembali untuk saling Diam
Tak berapa lama kami pun sampai ia kembali meraih tanganku, yah
di belakangku.Ia pun meminta Privat room kepada pelayan
“ngapain sih pake Privat room segala bisikku
“Biar ga ke ganggu ucapnya singkat
“Tapi aku lebih suka berbaur sama yang lain saling menyapa atau apalah bertemu banyak orang
Ia hanya melirikku dan menggenggam kencang tanganku tanda dia tidak setuju atas mauku
Aku pun hanya bisa menghela nafas
Pelayan pun sudah menyiapkan privat room untuk kami segera ia
memberi daftar menu pada kami
“Hmm aku pesan sambil membolak balikan dafatr menu
Sushi
Sashimi
Gyouza
“kamu mau makan apa sayang tanyaku
“Kare Raisu ucapnya singkat padat jelas
“Terimakasih ucapku sambil mengembalikan daftar menu
“Setelah makan siang ini aku langsung antar kamu pulang
"Tapi masih ada waktu untuk kita jalan berdua dulu merengek padanya
"Lama kelamaan aku semakin ga tega padanya ucapnya dalam hati sambil terus menatap wajah manis istrinya
"Jangan sekarang ya aku sibuk
“Hmmm yaudah dengan wajah memelas
kita foto yuk sayang ajakku yang sudah bersiap untuk selfie namun tetap tak di hiraukan
“Hmm yanq bisa ga sih kamu jangan kaku seperti ini, rileks aja sambil memegang bahu nya yang Tegap
seketika itu Tari langsung memberanikan diri untuk mencium bibirnya,
“mmuuaacchhh dia sedikit menjauh dari wajahku, membuat Tari kesal
"kenapa si kamu begitu hangat di ranjang tapi kamu selalu dingin setelahnya,
Ia hanya menyunggingkan senyum kecil terhadap Tari tanpa menjawab nya
“Ntahlah harus cara apalagi buat kamu sedikit peduli sama aku. Mengalihakan tatapan darinya
Ia menghela nafas panjang melihat Tari terus mengocehi nya,
"ingin sekali ku tutup mulut nya dengan ciuman, ucapnya dalam hati. segera ia meraih tangan Tari dan mengecup tangan nya, menenang kan hati Tari