My History

My History
8. Rahasia?



Mohon maaf novel ini sempat berhenti hampir 1 bulan dan baru update kembali karena author sebelumnya masih fokus ke novel ke dua yang judulnya I'M INDIGO😊dan author juga minta maaf mungkin kalian semua sudah lupa gimana cerita awalnya🙏🙏


Selamat membaca, diharapkan untuk meninggalkan dukungan berupa like, komen atau vote😊


.......


"Iya ma, Rangga langsung ke kamar ya. Nanti sore mau ke ponpes. Rangga mungkin menginap disana" ucap Rangga.


"Yaudah istirahat sana. Paham mama sama pengantin baru" ucap mamanya sambil tersenyum.


"Dek kamu ke atas atas juga ya tanya sama mas Rangga kamarnya mana" sahut mamanya Rangga.


"Iya tante" jawab Nisa.


Dikamar Rangga


"Mas ini kamar apa hotel sih?" Tanya April menatap sekelilingnya.


"Hotel buat kamu sayang" jawab Rangga sambil memeluknya dari belakang.


"Oh iya mas tadi bilang ponpes kan? Maksud nya apa?"


"Sabar ya sayang sesampainya di ponpes nanti mas akan ceritakan"


"Sekarang istirahat dulu yuk, nanti ajak Nisa sama Evan ke ponpes" sahut Rangga.


"Yaudah dehh aku sabar"


Rangga tersenyum lalu menggendong istrinya ke ranjang dan membawanya ke dalam pelukannya. Lalu mereka tertidur hingga adzan ashar membangunkan mereka..setelah mandi dan sholat mereka bersiap pergi ke ponpes..


"Ayo berangkat" teriak Rangga memanggil adik-adiknya.


"Jauh mas?" Tanya April.


"Sekitar 10 kilo dari sini"


"Ayokk mas" ucap evan.


"Semangatnya ada apa sih di ponpes?" Goda Rangga pada adiknya.


"Trus yang dibelakang itu mau diapain? Katanya suka" sahut Rangga yang mebuat Nisa dan April saling pandang.


"Mas bisa diem gak sih?" Ketus evan.


"Santai dek, nanti setelah di ponpes pepet aja terus" bisik Rangga.


"Boleh mas?" Tanya evan semangat.


"Di kontrol tuh pikiran. Awas aja sampek jebol tuh anak gadis orang" jawab Rangga menonyor kepala evan.


"Iya iya"


Sesampainya di ponpes Rangga langsung masuk ke rumah utama.


"Mas ini rumah orang loh, main masuk aja" ucap April menarik tangan suaminya.


"Siapa yang bilang ini rumah hantu sayang? Tanya Rangga sambil tersenyum.


Kemudian 2 orang keluar dari dapur lalu menyambut kedatangan mereka.


"Assalamualaikum abi. Abi, umi terima kasih telah merawat Rangga sampai sekarang dan terima kasih sudah menghitbahkan perempuan ini untuk Rangga" ucap Rangga sambil terisak di pelukan seorang laki-laki.


"Abi sama umi sudah menganggapmu seperti anak sendiri nak" ucap wanita yang ada disebelahnya.


"Neng tolong bersihkan rumah tamu untuk Rangga dan keluarganya ya" pinta wanita yang masih memeluk Rangga.


"Iya umi" teriak seorang perempuan dari dalam rumah.


Lalu seorang perempuan itu keluar.


"Ustadz apa kabar?" Tanya perempuan itu.


"Baik, kamu apa kabar?"


"Baik ustadz"


"Oh iya kenalkan ini istriku Aprillya dan ini adiknya Nisa kalo yang di belakang gausah gak penting itu" ucap Rangga.


"Saya Aisyah ustadzah, putri abi dan umi" ucap Aisyah


"Ustadzah?" Tanya April ke suaminya.


Rangga yang ditanya oleh istrinya hanya tersenyum.


"Mari ustadz saya antar ke rumah tamu" ucap Aisyah.


"Terima kasih neng ais"


....


"Sebenarnya kamu siapa mas?" Tanya April saat masuk ke rumah tamu.


"Suami mu sayang" jawab Rangga sambil tersenyum.


"Aku serius mas" April menatap lekat mata Rangga.


Huufft..Rangga menarik nafasnya.


"Cerita sekarang?" Tanya Rangga.


"Iya"


"Oke ikut mas sekarang" ucap April menarik tangan istrinya.


"Mau kemana?"


"Katanya suruh cerita"


April memilih diam dan mengikuti suaminya dari belakang. Mereka berhenti di belakang ponpes, disebuah taman dan kolam ikan ditengahnya.


"Sini sayang" Rangga menepuk kursi disebelahnya. April mendekat ke arah suaminya.


"Kenapa harus disini? Kenapa gak di rumah tamu aja?" Tanya April.


"Disana ada evan sayang" ucap Rangga sambil menyandarkan kepalanya di pundak istrinya.


"Kenapa? Kan dia adikmu"


"Karna ini rahasia" Rangga menatap wajah istrinya.


"Rahasia?" April bingung.


----


Terima kasih sudah membaca🙏