
*lari woy lari," Ujar salah satu santri.
"Hah, Ada apa sih?" Gumamku pelan.
"Semuanya bubar, Jangan ada yang bermain bersama kayak gini, Bubar, bubar!" Seru Ust. harton Sambil membubarkan kami yang sedang bermain.
"Yaudah Kekelas aja udah disuruh pada bubar tuh." Ucap Ali yang hendak menuju kelas.
"iya-iya," jawabku*.
**Akupun Pergi menuju kelasku.
Kring... Kring.. Kring..
Bel masuk pun berbunyi**.
"*Baiklah Anak-anak buka Halaman 32, kerjakan soal nomor 1 sampai 5!, yang sudah selesai boleh istirahat" Seru pak Sohri.
"Adduuhh, mana aku tau yang kayak ginian lagi." Batinku.
"Cit, liat dong jawaban kamu," Ucapku.
"Yaudah nih, tapi kalau Ujian kamu kerja sendiri, Supaya jadi anak pintar." Kata citra sambil mengerjakan Soal.
"Wihh, Ali dah selesai tuh," Ujar aco yang melihat ali kedepan.
"Enak juga yaa jadi anak kutu buku."batinku, Sambil menulis jawaban*.
Alipun pergi Istirahat, Entah kemana lagi dia berjalan.
*Beberapa menit kemudian. "Akhirnya selesai juga, Istirahat ahh, pergi beli dikantin atas aja deh."Gumamku pelan.
"Wihhh lewat lagi tuhh kutu buku naik sepeda" Batinku. "Woyy liiii," Teriakku sambil memanggilnya.
"Apaan?" tanya ali.
"Boncengin Aku ke kios dong, please.." jawabku sok imut.
"Nggak mau, jalan kaki aja udah dekat kok."
"nggak mau," Kataku langsung duduk dibelakangnya.
"lah kok naik, jalan aja sana, Aku mau kebawah nihh, mau kembaliin sepeda orang," Ujar ali.
"nggak mau, Antar aku dulu baru kamu boleh pergi." Ucapku yang tak ingin turun.
"ini anak Keras kepala juga,"Batin ali*.
Alipun mendayung Sepeda menuju kios.
"*yang laju lii," Ujarku.
"Yakin nih, Serius?" Tanya ali.
"iyalah, yakin nih."jawabku.
"Tidakkk, mama tolong" teriakku sambil memegang ali.
"Katanya kasih laju, Nih kukasih laju nih,"Ujar ali.
"Jangannn, yaudah nggak lagi." Kataku.
"pegangan yang kencang."
"ini anak udah rabun kencangin sepedanya lahi." Batinku. "Liii, awas ada selokan didepan, Aahh tidakkkkk.." Ucapku yang merasa panik*.
"mamaa.. kakiku berdaraaa..." kataku Sambil menangis, Karna jatuh dari Sepeda bersama ali.
"Sudah jangan nangis, aku minta maaf," Kata ali yang merasa bersalah.
"maamaaa kakiku berdarah..." lagi dan lagi aku mengucapkannya sambil menangis.
"Jangan menangis dong, kubeliin Es krim dehh,tapi jangan nangis yaa." Ucap ali dengan lembut.
"Iya, tapi janji yaa." Ujarku sambil tersedu-sedu.
"Iya, tapi kamu tunggu sini, Aku mau kembaliin Sepeda dulu." Sambil memengang sepeda.
*Diapun pergi mengembalikan Sepeda, Sampai 5 menit nggak kembali-kembali**.
"Adduh Sudah cape ahh menunggu, aku ke kelas aja." Gumamku pelan.
"Eehh Sri mau kemana," Ucap ali langsung menghampuriku.
"lama bener kamunya," Sambil menjitak kepalanya.
"Iya-iya maaf, Nihh pergi beli Es krim, Aku mau ke kelas." Ujar ali.
"Yang seharusnya pergi beli, kan kamu" Dengan penuh wajah Kasihan. Dengan merasa bersalah Alipun Pergi membelikanku Es krim, Akupun balik ke kelas sambil menunggunya disana.
"Lelah juga, Barusan nangisin anaknya orang selama bertahun-tahun, Barusan nggak fokus belajar karna anak itu, Barusan bonceng anak orang l dan lebih parahnya terjatuh lagi." Batin ali*.
Sesampainya dikios.
"Assalamualaikum, tante saya beli Es krim dan Hansaplas 2," Ujar ali.
"Wa'alaikumusaalam adik manis, Panggil kaka aja, tunggu yaaa, kaka ambilin dulu Es krimnya." Ucap kaka itu. Beberapa detik kemudia.
"Ini Es krim kamu dan hansaplasnya," Sambil memberikan keduanya.
"Terima kasih kak," Sambil membalikkan badan dan pergi menuju kelas.
Sesampainya dikelas..
"Nih Es krimnya," Ujar ali yang meletakkan Es krim diatas meja.
"yaudah terima kasih banyak yaa lii." Ucapku sambil tersenyum.
"Lii untuk kita mana, Masa teman dekat nggak diteraktir sihh." Ujar Aco.
"Ituuu..., Aku pakai uang dia, tadi dia suruhh nitip." penjelasan ali yang berbohong.
"Bohongnya itu, Uang jajanku aja masih utuh kok." Kataku Sambil membuka Es krim.
"Yaudah besok aja, tapi jangan kasih tau orang yaa coo," Ujar ali.
Kring... Kring... Kring
Waktunya Makan dan Shalat Dzuhur.
"Sri Sebentar kerumah yaa," Tutur ali.
"Woke Siipp," Ucapku sambil menjilat Es krim.
Hai Readers...
Jangan lupa like and comment dari kalian Yaa..