
Pagi hari yang begitu cerah, Menyinari kamarku yang membuatku terbangun dipagi hari.
"Nak, Bangun nak, ini udah pagi, Cepat bangun Udah jam berapa ini kamu belum ada shalat subuh" Ujar ibuku sambil membuka horden jendela.
"Nanti bu, aku masih ngantuk,"Ucapku yang masing berbaring ditempat tidur.
"Nak, bangun, Cepat pergi mandi Udah jam berapa ini," Teriak ibuku yang mengagetkanku. Akupun langsung cepat-cepat pergi mandi.
Ibupun keluar kamar yang hendak membangunkan kakakku.
"Sishy, sishy." Panggil ibuku dari luar kamarnya tetapi tak ada balasan."Sishy, sishy,"
Teriak Ibuku yang ingin mendobrak pintu kamarnya.
"iya bu," Jawab kakaku dari dalam kamar.
"Udah sholat subuh atau belum?" Tanya ibuku.
"belum bu, masih ada sri didalam kamar mandi," Jawab kakaku yang tidak membuka pintunya.
"Nanti kalau Adikmu sudah keluar dari kamar mandi kamu langsung ambil air wudhu dan sholat yaa.." Tutur ibuku yang langsung turun ke lantai 1.
Tak lama ibu turun, Kakaku pun langsung keluar kamar.
"Sri, Cepetan dikit, kamu lama betul didalam," ujar kakaku dari luar kamar mandi.
"Iya iya dikit lagi, sabar dikit," Ucapku yang cepat-cepat.
Akupun keluar dari kamar mandi, Bersiap-siap, Sholat subuh, sarapan dan berangkat pergi sekolah.
"Bu, Papah mana?" tanyaku yang hendak salim ibuku.
"nggak tau," jawab ibuku
piipp... piiipp.. piipp
Suara kelakson mobil sekolah yang menjemputku.
"ibu, Aku berangkat sekolah dulu yaa," Ucapku sambil menyalami dan mencium pipi ibu.
"hati-hati dijalan yah nak," tutur ibu sambil melambaika tangan kanannya. Kamipun berangkat ke sekolah.
Setelah Beberapa menit diperjalanan Kamipun akhirnya tiba disekolah.
"Alhamdulillah, Akhirnya sampai juga," Ucapku dengan rasa bersyukur.
Akupun langsung bergegas untuk pergi menuju kelasku.
"Bagimana yaa keadaan ibu dirumah, Baik-baik saja kah?" gumamku yang bertanya pada diri sendiri.
"Ehhh Sri baru datang yaa," Ujar aco yang berpapasan denganku tetapi aku tak menghiraukannya. "Ehh, itu anak kenapa tumben nggak ada ceria-cerianya," Gumam aco pelan.
"Ayolah, Ayolah jangan nangis," Batinku sambil aku melihatnya sekilas Seseorang sedang menatapku.
Beberapa menit kemudian ibu nurul memasuki kelas kami.
"Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarokatuh," Jawab salam kami serempak.
"Hari ini ibu akan membagikan hasil ulangan kalian," Ujar bu nurul sambil memegang kertas. Akhirnya bu nurul langsung memanggil nama kami 1 per satu.
"Sri ayu lestari kamu harus rajin belajar lagi yaa, teman-teman kamu semuanya dapat nilai cuman kamu sendiri yang dapat nol," Tutur bu nurul sambil memberiku kertas.
Yahh.. Walaupun begitu aku masih tetap masuk sepulah besar, Aneh yaa.
"Iya bu, Terima kasih," Ucapku sambil hasil ujianku.
"baiklah anak-anak minggu depan remedial yaa, hari ini kita masuk kemateri baru," Tutur bu nurul sambil menjelaskan, Pelajaran yang Sedang berlangsung.
Kring... Kring... kring...
Bel istirahatpun berbunyi, Semua Siswa dan Siswipun pergi kekantin dan ada juga yang pergi bermain.
"Ali, kuylah main bola," Ajak aco kelapangan.
"iya-iya sebentar aku nyusul kok," Ujar Ali sambil memasukkan bukunya.
Alipun pergi kelapangan bersama kawan-kawannya. Sementara aku hanya didalam kelas yang jarang pergi ke kantin karena aku membawa bekal dari Rumah.
"Eeehh sri, kamu nggak kelapangan nonton mereka main bola?" tanya citra yang sedang duduk disampingku.
"nggak Ah, Nanti aja," Jawabku sambil memakan sesuap nasi.
"Yaudah, Aku kelapangan yaa" Ujar citra sambil berdiri dari kursinya dan pergi menuju lapangan.
"Aku ini kenapa sihh. Batinku."
Beberapa menit kemudian Ali langsung datang Sendirinya dan duduk didepan pintu, Aku melihatnya berjalan dengan pincang-pincang, Akupun langsung menghampirinya.
"Eh kakimu kenapa?" tanyaku yang langsung duduk disampingnya.
"Habis digigit harimau," Jawab ali sambil melihat kakinya yang sedang terkelupas.
"Yang serius, Aku tanya betul-betul dijawabnya main-main," Ucapku yang sddang merajuk.
" Iya maaf deh, Tadi habis main bola nggak pakai Sepatu, jadi gini nih hasilnya," Kata ali.
"Ohh, lengkali hati-hati! Coba tangan kami kasih gini," Ujarku.
"Nihh sudah."
Akupun langsung memegang tangannya dan menaruh Handsaplas ditangannya. "lengakali hati-hati yaa" Ucapku sambil berdiri dan menuju tempat dudukku.
Hai Readers..
Jangan lupa Selalu baca, like and comment cerita ini yaa..
Karna Semangat menulisku Tergantung dari kalian gusy.. π