My History

My History
22. Mulai Berani



15 menit berlalu, April merasa terabaikan karena suaminya yang lebih fokus ke layar ponsel. Ia pun berusaha memanggilnya...


"Mas...." panggil April dengan nada manja.


"Hmmm"


"Ihh, masa jawabnya cuma hmm doang sih. Ohh, harus cara yang lebih manja nih" gumam April.


April menghampiri suaminya yang duduk bersandar di ranjang. Melihat suaminya yang masih tetap fokus dan mengabaikan kehadirannya akhirnya April langsung naik ke pangkuan Rangga dan memelukknya dengan erat. Kepalanya ia sandarkan di dada bidang suaminya.


Tidak ada penolakan dari Rangga bahkan masih tetap terdiam menatap ponsel. Ia sebenarnya paham bahwa istrinya merasa terabaikan, tapi ingin tau sejauh mana April akan menggodanya. Tanpa aba-aba, April langsung menggigit dan menghisap kuat leher Rangga hingga tercetak bekas merah membulat disana.


Rangga terkejut karena perbuatan istrinya, ia pikir istrinya akan mengambil ponselnya tapi ternyata dia salah. Setelah menghisap leher Rangga, April pun mendongak menatap wajah suaminya sambil tersenyum. Dengan cepat Rangga langsung me****** bibir April dengan lembut, hingga aksinya harus terhenti karena ketukan pintu dari bi Sari yang hendak membersihkan kamarnya.


"Maaf den mengganggu, bibi mau beresin kamar" ucap bi Sari.


"Iya bi, gapapa kok. Nanti sekalian nampannya dibawa ya bi, saya sama April mau ke balkon dulu" ucap Rangga.


"Iya den" balas bi Sari yang dibalas dengan senyuman April.


Dibalkon April duduk berhadapan dengan Rangga yang membuat Rangga mengangkat kedua alisnya.


"Kenapa gak dilanjutin yang tadi?" Tanya Rangga.


"Apanya?" Tanya April pura pura tidak tau.


"Sini!" Rangga langsung menarik April hingga posisi mereka sangat wahh😂. Tangan April bertumpu pada paha Rangga sedangkan badannya langsung condong ke depan membuat bibirnya mendarat bebas tepat dibibir Rangga.


"Sabar sayang, benarkan posisinya dulu jangan main nyosor aja" ucap Rangga sambil tertawa ringan.


"Ihhh, lagian mas main tarik aja. Adek kan kaget mas" gerutu April.


"Kalo gak mas tarik kamu gak akan mau duduk disini" ucap Rangga sambil membenarkan posisi mereka. April berada dipangkuan Rangga dengan menghadap ke arahnya.


"Tenang jangan takut" ucap Rangga lembut saat menyadari kegugupan yang terlihat diwajah istrinya.


April yang sudah tidak sanggup menatap wajah suaminya yang berada tepat didepannya, memilih menelusupkan wajahnya ke lekukan leher suaminya.


"Ayo aku ajari" bisik Rangga sambil mengusap rambut April lembut.


"Ajari apa?" Tanya April.


"Kissing lips yang benar" bisik Rangga menggoda.


"Masa disini?" April terkejut dan langsung menatap suaminya kembali.


"Gak mau" tolak April dan langsung kembali mengeratkan pelukannya.


"Yaudah deh nanti kalo bibi sudah keluar mari kita lanj..." ucapan Rangga terpotong karena ciuman singkat yang diberikan April.


Cupp...


"Nah kan mulai berani sekarang" ucap Rangga sambil tertawa ringan.


"Berani nya juga sama kamu" balas April pelan.


"Oh iya mas, adek mau nagih janji mas yang semalam" ucap April dengan tangan yang mulai mengusap tubuh Rangga dengan lembut.


"Hmmm soal itu ya? Nanti ya setelah mas mandi" ucap Rangga yang berusaha menahan gairah yang sudah mulai bangkit akibat usapan lembut dari tangan mungil istrinya.


"Lah kok mandi lagi? Kan tadi udah" ucap April bingung.


"Kenapa? Mau ikut?" Tanya Rangga sambil mengangkat April masuk ke kamar.


"Nggak, makasih. Turunin aku...aku bisa jalan sendiri" ucap April.


.....


"Sa, kamu punya pacar?" Tanya Evan tiba tiba.


"Ehhh,,kenapa tanya soal itu?" Nisa terkejut mendapat pertanyaan itu dari Evan. Nisa langsung meletakkan ponselnya dan menatap wajah Evan dengan serius begitu juga dengan Evan.


"Ya gapapa sih, mau tau aja. Gak boleh ya?"


"Bukan gitu. Tapi untuk saat ini Nisa masih kosong"


"Yess" gumam Evan.


"Apa mas?" Tanya Nisa saat mendengar ucapan Evan tapi tidak terlalu jelas ditelinganya.


"Enggak kok, cuma tanya aja" balas Evan salah tingkah.


"Ohh kirain.....


-----


Terima kasih sudah membaca🙏mohon tinggalkan like, komen dan juga vote bila berkenan😊