
*hari ini adalah hari pertama mereka pergi ke universitas Enternity School, masalah kelas mereka tidak tau hingga mereka melihat sendiri pengumuman di sana. Semua barang sudah mereka siapkan dengan teliti tidak ada satu pun yang tertinggal.*
Windy : guys apakah kalian belum selesai bersiap-siap? Aku sudah lapar [teriak windy dari meja makan]
Dizi & Marta : iya sebentar... [bersamaan]
Windy : astaga apa yang sedang mereka lakukan hingga begitu lama [sambil menghirup secangkir cokelat panas]
Dizi & Marta : Windy kami sudah siap!!
Marta : bagaimana penampilanku apakah rok ini tidak terlalu pendek
Windy : tidak, itu pas
Marta : singkat sekali [cemberut]
Dizi : bagaimana apakah aku terlihat cantik memakai ini?
Windy : dengar ya sahabat ku yang paling ku sayang, apapun yang kalian pakai aku pasti menyukainya asal bukan baju kurang bahan
Marta : mmmmm terimakasih Windy ku... Tapi kenapa penampilan mu begini? Apakah kau tidak mau mengubah gaya berpakaian mu?
Dizi : iya Win kenapa kau tidak mencoba gaya baru?
Windy : aku tidak tertarik, baju kaos dan celana panjang adalah gaya kesukaan ku aku tidak mau yang lain
Marta : mmm baik lah kami tidak akan menganggu mu tentang hal itu lah
Windy : yasudah jangan banyak bicara, cepat lan sarapan kitak akan terlambat kalau kalian terus berbicara
*mereka akhirnya sarapan bersama sebelum akhirnya berangkat ke kampus bersama*
// di mobil
*Windy menyetir*
Windy : apakah barang kalian tidak ada yang ketinggalan?
Dizi : tidak ada semuanya sudah lengkap
Marta : iya benar tidak ada
Windy : baik lah kita akan berangkat sekarang [menyalakan mesin mobil]
Marta : apakah kau tau dimana kampus nya Win?
Windy : tenang saja di mobil ini sudah ada penunjuk lokasinya, jadi kalian tidak perlu khawatir ayah ku sudah menyiapkan semuanya
Dizi : ooh begitu ya, dari kemarin aku memperhatikan kota ini. Disini sangat berbeda dari di Yaster ya, semua barang di sini tidak secanggih di Yaster. Tapi kalau di lihat-lihat pemandangan disini juga sangat indah
Marta : iya sepertinya kita akan lebih sulut beradaptasi, untung saja di apartemen kita semua barangnya hampir sama seperti di rumah jdi tidak begitu kesulitan
Windy : kita tidak boleh terlalu mencolok di depan umum, kita akan mudah dikenali jika begitu
Marta : bukan kah bagus jika kita di kenali penduduk sini kalau kita dari Yaster
Windy : kau tau sendirikan bagaimana tingkat kejahatan di sini, jika mereka tau kita dari Yaster maka mereka akan memanfaatkan kita dan mengambil keuntungan dari hal itu. Aku tidak mau suatu saat ada yang menyakiti kalian
Marta : iya semua yang kau katakan ada benarnya juga
Dizi : kita harus berhati-hati dari sekarang
Windy : tenang saja aku akan menjaga kalian, eh ngomong-ngomong sepertinya kita sebentar lagi akan sampai
Dizi : wah benar kah, aku sudah tidak sabar
Windy : sedikit lagi... Tinggal belok kiri dan..... Ciah kita sudah sampai
Marta : wahhhh tempat ini lebih besar dari yang ku kira..
Dizi : iya sangat indah.. Eh? Kenapa semua orang seperti memperhatikan kita?
Marta : iya mereka juga berbisik
Windy : pasti ada sesuatu [memarkirkan mobil]
Windy : ayo keluar [membuka pintu mobil]
*ketika mereka bertiga keluar, semua mata tertuju pada mereka*
Siswi 1 : benar kan yang ku katakan pasti mereka orang yang sangat kaya
Siswi 2 : iya benar dari mobil mereka saja sudah kelihatan mobil itu kan sangat mahal
Windy : waah aku sekarang sudah tau apa masalah nya
Marta & Dizi : iya-iya kami mengerti [berjalan menuju papan pengumuman]
// koridor kampus
Siswa 1 : waah siapa mereka aku tidak pernah melihat mereka sebelumnya
Siswa 2 : iya mereka cantik..
Dizi : apakah mereka sedang memuji kita? [berbisik]
Marta : sepertinya iya
Siswi 2 : tapi mustahil, aku mengira hanya Daniel yang akan menggunakan barang semahal itu kesini ternyata ada juga yang sama sepertinya
Siswi 3 : iya, aku belum melihat Daniel dan teman-teman nya kemana mereka? seharusnya mereka sudah datang sekarang
Rega : kau mencari kami nona? [muncul dari belakang] apa yang kalian bicarakan sehingga tidak menyadari kami datang?
Siswi 3 : eh tidak kami hanya membicarakan tiga orang gadis yang menggunakan mobil mewah ke sini
Rega : ooh begitu ya kami pergi dulu ya nona [mengedipkan mata]
Siswi 3 : oh astaga Rega mengedipkan mata padaku, kurasa aku akan pingsan [tumbang]
Siswi 1 : astaga dia ini..
Wenza : [bejalan] mobil mewah? Mobil mewah yang biasa atau yang limited edition. Ya kalau yang biasa orang lain banyak menggunakannya, kalau yang limited edition aku yakin hanya Daniel yg memiliki itu
Rega : kita akan cari tau nanti sekarang kita harus pergi ke papan pengumuman dulu
// disisi lain
Windy : ini papan pengumuman nya di mana?
Marta : tunggu sebentar aku akan bertanya dulu
Marta : permisi, papan pengumuman di sebelah mana ya? [bertanya kepada dua laki-laki]
Laki-laki 1 : kau mencari papan pengumuman? Terus saja berjalan nanti di persimpangan sana belok kanan, lalu jika ada persimpangan lagi belok kiri
Marta : baiklah terimakasih ya
Laki-laki 2 : [menahan tangan marta] hey nona kau sangat cantik apakah kau mau jadi pacarku? Kita akan bersenang-senang jika kau mau
Marta : tidak, aku tidak mau
Laki-laki 2 : kenapa tidak apakah aku kurang tampan mmmm?
// dari kejauhan
Rega : si brengsek itu baru pertama masuk saja sudah menggoda wanita dasar tidak sopan [ingin manju tapi di tahan Daniel]
Daniel : jangan terlalu gegabah, lihat saja dulu
// kembali pada marta dan lainnya
Laki-laki 2 : ayo lah nona jadi lah pacarku [memaksa]
Windy : [menarik kerah laki-laki itu] apakah kau tuli hah? Teman ku sudah menolaknya tetapi kau masih memaksanya. Jika kau berani menyentuhnya kau akan berurusan dengan ku [bicara dengan nada menekan]
Dizi : sudah win jangan memancing keributan, lebih baik kita pergi
Windy : [melepaskan kerahnya] hari ini kau selamat [pergi]
Daniel : (batin : menarik [tersenyum])
...*Windy dan yg lainnya sampai di papan pengumuman*...
Dizi : mari kita lihat disini Apakah ada nama kita [melihat dengan teliti] oh ada!
Marta : benarkah?
Dizi : kita bertiga satu kelas. Kita berada di kelas A7
Windy : jadi sekarang kita harus pergi ke kelas A7? Jam berapa sekarang?
Marta : Jam 8
Windy : kita masih memiliki waktu 1 jam, kita bisa mencari kelasnya terlebih dahulu lalu pergi ke kantin. Aku ingin menenangkan diri dulu
Marta : kau masih marah tentang hal tadi?
Windy : tentu saja, aku tidak senang sahabatku di ganggu
Dizi : baiklah kita harus menenangkan rubah kecil kita dulu
// di kantin
Dizi : jadi... Tadi kita sudah menentukan kelasnya dan sekarang kalian mau pesan apa?
Windy : Aku lemon tea dingin
Marta : aku mau jus strawberry
Dizi : baik lah aku akan memesankan nya untuk kalian
// tak lama kemudian
? : hay nona nona boleh kami bergabung?