
...*hari demi hari berlalu, waktu di mana kemampuan mereka di uji pun tiba. hari di mana mereka ujian, di mana hari yang sudah mereka persiapkan*...
Marta : oke guys jangan gugup kita harus tenang, semangat!!!
Windy : nilai kita harus bagus, jangan sampai waktu yang kita gunakan untuk belajar terbuang sia sia
Dizi : ayo semangat kita pasti bisa!!!
...*setelah memberi semangat satu sama lain mereka pun segera masuk ke kelas dan melakukan ujian. Setiap hari meraka sekalu memberi semangat ke ke pada sesama hingga ujian pun berakhir, saat saat yang sangat menegangkan pun berakhir hanya tersisa sedikit ketegangan saat menunggu hasil ujian tiba.*...
Dizi : sebentar lagi hasil ujian kita akan segera keluar, aku takut nilai ku akan jauh lebih rendah di bandingkan kalian berdua
Windy : tenang saja Dizi, usaha kita selama ini tidak akan sia sia
Marta : iya aku yakin usaha kita tidak akan sia-sia, sebentar lagi hasil nya akan muncul
...*setiap nilai akan di tampilkan di masing-masing kelas dalam bentuk hologram. data nilai nilai tersebut akan muncul di setiap meja dan semua orang bisa dengan leluasa melihat nilai mereka.*...
...*tidak di sangka ternyata Dizi mendapat nilai yang cukup tinggi, dan mendapat peringkat 5 dari 45 siswa. marta mendapat peringkat ke 2 tertinggi dan Windy seperti biasa mendapat peringkat pertama. tidak heran Windy selalu mendapat peringkat pertama, ayah nya saja adalah orang jenius yang dapat menciptakan teknologi canggih yang dapat mengubah kota Yaster menjadi kota tercanggih di antara kota yang lain. ibu windy dulu nya juga salah satu siswi yang sangat pintar yang terkenal akan...
...sifatnya yang dingin dan selalu menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti pertandingan.*...
Dizi : wah selamat ya Marta... kamu mendapat peringkat ke dua dan Windy wah dia lebih pintar dari yang ku kira
Marta : aku juga sangat bangga melihat kau mendapat peringkat 5 mengingat kau baru saja pindah ke sini
Dizi : aku sangat senang, aku ingin segera pulang dan memberitahu orang tua ku hal ini [ingin pergi]
Marta : tunggu sebentar ini belum selesai, setelah ini akan ada pengumuman siapa yang mendapat penghargaan nilai paling tinggi diantara seluruh siswa. Dan sepertinya aku sudah tau ini siapa
Dizi : benarkah? kira kira siapa yaa
...*setelah itu muncul sebuah foto dengan nama WIN DYCA HARION, hal itu membuat Dizi kaget*...
Dizi : pantas saja kau tau siapa orang nya ternyata Windy [ucapnya pada Marta]
Marta : aku tau karena dari dulu memang selalu begitu, dulu hanya sekali Windy tidak mendapatkan penghargaan itu. dulu ada seorang gadis juga sangat pintar yang menjadi saingan Windy dan pernah mendapatkan penghargaan itu, hal itu membuat Windy merasa sedih dan belajar gila gilaan hingga jarang makan dan tidur. tapi setelah itu keluarganya pindah ke kota Granvil dan itu membuat Windy jauh lebih baik seperti sekarang.
Dizi : kalau boleh tau siapa namanya?
Marta : namanya adalah Syilvia Zorbine. kau jangan sebut nama itu di depan Windy karena dari dulu mereka adalah saingan dan saling membenci
Dizi : iya aku tau, aku tidak akan menyebut namanya di depan Windy. aku hanya takut jika saat berkuliah di Granvil mereka akan saling bertemu
Dizi : iya juga sih. pasti akan terjadi jadi masalah yang besar jika mereka bertemu
Marta : iya aku takut itu juga akan berdampak pada Windy seperti dulu
Windy : [mendekat] hey kalian bicara apa ayo pulang, apakah kalian ingin menginap di sini?. kita sudah lulus tidak akan kembali kesini lagi
Windy : oh iya masalah kuliah apakah kalian sudah memberitahu orang tua kalian?
Marta : iya sudah, ibu dan ayah ku menyetujuinya asalkan aku selalu bersamamu
Windy : baguslah kalau begitu, kalau kamu dizi?
Dizi : ibuku juga menyetujuinya, ibu ku bilang kalian pasti akan menjaga ku jadi dia menyetujuinya
Windy : kita akan saling menjaga satu sama lain jangan takut aku juga akan selalu menjaga kalian, apakah kalian lupa bahwa Windy kalian ini ahli bela diri hah?
Marta & Dizi : iya iya kamu tau master Windy hahahah [memeluk windy]
Windy : hahahah ya sudah pulang yuk, memangnya kalian tidak ingin memberitahu orang tua kalian tentang nilai kalian?
Dizi : iya ayo pulang ibuku pasti bangga mendengar kabar bagus ini
...*mereka pun segera pulang diantar oleh pak Peji. keluarga mereka yang mendengar pencapaian mereka pun sangat senang dan merayakannya dengan makan keluarga. Windy dan orang tuanya merayakan lah tersebut dengan pergi ke restoran langganan mereka. saat berkumpul tersebut Windy menggunakan kesempatan tersebut untuk mengatakan keinginannya yg ingin berkuliah di Granvil. awalnya ayah Windy keberatan akan hal itu, mana mungkin dia mengijinkan anak kesayangannya pergi ke tempat asing hanya di temani oleh dua sahabatnya. tapi Windy selalu meyakinkan ayahnya bahwa dia akan baik baik saja.*...
Windy : ayah jangan khawatir Windy bisa menjaga diri Windy. tapi kalau ayah masih takut, ayah kan bisa memantau Windy dari jauh
Yeha : baiklah ayah mengijinkan kalian pergi. tapi sebelum pergi ayah akan membuat kalian sebuah gelang dimana di dalam gelang tersebut terdapat sebuah alat pelacak, untuk memudahkan ayah mengetahui keberadaan kalian. ayah takut jika akan terjadi sesuatu kepada kalian terutama dirimu anakku
Windy : baik lah ayah, Windy tau ayah pasti akan melakukan yang terbaik untuk Windy
Sera : eee nak.. kalau ibu boleh tau kalian berencana mau masuk universitas apa?
Windy : ooh universitas Enternity School bu, Windy sudah melihat lihat dari internet sepertinya universitas ini yang paling bagus
Yeha : baik lah nanti ayah akan menyuruh bawahan ayah untuk mengurus semua yang kalian perlukan di sana
Windy : baiklah ayah
...*Windy mengabiskan malam tersebut dengan makan malam dan jalan jalan bersama orang tuanya. Windy sangat senang karena ayah dan ibunya mengijinkannya pergi ke Granvil, setelah mendengar hal itu Windy berniat memanggil dua sahabatnya untuk pergi ke rumahnya dan mengatakan hal tersebut serta niat ayahnya yang ingin membuatkan mereka sebuah gelang pelacak.*...