
// di dalan mobil
Marta : jadi bagaimana kejadian semalam kau belum menceritakan nya pada kami
Windy : jadi semalam itu, saat aku berada di restoran itu... [menceritakan semuanya]
Dizi : kau bisa menahan obat itu dan berjalan sejauh itu waah, kalau aku yang di sana mungkin saja aku sudah tertidur di jalan
Windy : ya mau bagaimana lagi, jika aku tidak menahannya mungkin saja aku belum kembali hingga saat ini
Marta : benar juga, untung saja ada daniel dan rega di sana
Dizi : iya, kalau tidak aku tidak tau lagi apa yang akan terjadi kepadamu
Marta : bodohnya aku membiarkan mu pergi sendiri bersama orang-orang licik itu
Windy : sudah lupakan saja, semua itu sudah terjadi. Lebih baik sekarang persiapkan diri untuk membalas nya
// di kelas
Windy : [masuk ke kelas]
Daniel : windy kenapa kau sekolah, seharusnya kau istirahat hari ini
Windy : aku mau sekolah atau tidak itu bukan urusanmu dan.... Sejak kapan aku mengijinkan mu memanggilku dengan sebutan windy?
Daniel : itu hany inisiatif ku saja sih..
Windy : jangan memanggilku dengan sebutan itu, panggilan itu hanya boleh digunakan oleh marta dan dizi
Daniel : mmmh baiklah.. [kesal]
...*di saat mereka sedang berbicara datang lah sera dan jena*...
Sera : [melihat Windy] (batin : bagaimana bisa dia masih di sini)
Jena : hey kau kenapa berhenti [melihat ke arah uang di lihat Sera] apaaa? [berteriak]
Windy : [tersenyum] kalian kaget? Kenapa kalian kaget aku bukan hantu yang ingin menakuti kalian. Atau jangan jangan.....
Sera : a-apa yang kau bicarakan jena tidak kaget karena melihat mu
Windy : lalu?
Sera : dia begitu karena aku tidak sengaja menginjak kakinya [menginjak kaki jena]
Jena : aaakk
Sera : sudah lah jena lupakan saja, lebih baik kita pergi pertandingan nya akan segera di mulai [pergi sambil menarik tangan jena]
Jena : apa yang kau lakukan kaki ku sakit karena mu
Sera : aku melakukan hal itu agar dia tidak mengatakan apa yang terjadi semalam, kita harus segera memberitahu Jea tentang hal ini atau kita akan dapat masalah
Windy : dih dasar menyebalkan
Rega : mereka kenapa?
Marta : kau akan tau nanti
// di kelas Jea
Sera : Jea Jea ada masalah besar
Jea : apa? Ada apa?
Sera : i-itu w- [dihentikan oleh jena]
Jena : [menatap semua orang yang memperlihatkan mereka] semua orang menatap kita karena kau panik tadi, cari tempat aman dulu
Jea : belakang sekolah, pasti di sana sepi
Jena : ayo kesana
// di belakang sekolah
Sera : itu si win, dia datang ke kampus pagi ini. Dia kelihatan segar seperti biasa
Jea : b-bagaimana bisa? Aku yakin dia pasti tidak akan bisa pulang
Jena : ada satu kemungkinan, teman-temannya menolong nya
Sera : tapi bagaimana dia menelfon temannya dalam keadaan begitu?
Jena : itu kan hanya kemungkinan bisa benar bisa salah, yang ku takutkan sekarang, bagaimana jika dia membongkar semuanya di depan semua orang
Jea : kalian tenang lah, apa kalian pikir dia mempunyai bukti?
Sera : benar juga, tapi kita harus tetap waspada
Jena : yang dikatakan Sera benar, dia lebih pintar dari yang kita pikirkan
Sera : ingat jangan sampai kita yang mengatakan apa yang kita lakukan padanya sepertinya yang lily lakukan
Jea : itu memang Lily nya saja yang bodoh
Sera : jea kapan kau akan bertanding?
Jea : lusa, dan aku akan melawan si win itu
// di sisi lain
Windy : semangat ya marta kau pasti bisa....
Marta : terimakasih Windy aku akan mencoba sebisa ku
Dizi : ayo semangat marta... Rega juga sedang bertanding kalian berdua harus menang
Marta : baik lah..
*hari ini adalah hari pertama classmeting dimulai, Marta yang pertama akan bertanding melawan kelas kelas yang lain*
// selesai pertandingan
Dizi : waaaah kau menang... [memeluk marta]
Windy : sahabat siapa dulu ....
Marta : ini berkat dukungan dari kalian akhirnya aku bisa ke babak selanjutnya [membalas pelukan dizi]
Windy : itu harus... Oh iya besok dizi kan yang bertanding, semangat ya dizi...
Marta : iya aku akan memasak untukmu agar besok kau lebih semangat
Dizi : tidak, cukup untuk hari ini kau sudah lelah marta. Aku ingin..... Windy yang memasak untuk ku [tersenyum]
Windy : aku?
Dizi : iya harus kau.. Selama ini aku baru sekali memakan masakanmu itu pun hanya kue
Windy : mmmh baik lah... Aku akan mengeluarkan keahlian memasak ku malam ini...
Dizi : oke kau sudah menerimanya, aku akan memberitahu wenza dan yang lainnya
Marta : untuk apa memberitahu mereka?
Dizi : sebagai juri untuk masakan windy hahaha
Windy : ya dasar kau.... Huh.. Terserah kamu saja, kantin yuk haus...
Windy : dizi yang traktir ya.. Hahaha
Dizi : lah kok aku?
Windy : sebagai pengganti karena kau ingin mengajak mereka bertiga, aku anggap kita impas hahaha
Dizi : oke oke....