My Best Friends Two, Three, And Six

My Best Friends Two, Three, And Six
HARI PERTAMA PERTANDINGAN



// di dalan mobil


Marta : jadi bagaimana kejadian semalam kau belum menceritakan nya pada kami


Windy : jadi semalam itu, saat aku berada di restoran itu... [menceritakan semuanya]


Dizi : kau bisa menahan obat itu dan berjalan sejauh itu waah, kalau aku yang di sana mungkin saja aku sudah tertidur di jalan


Windy : ya mau bagaimana lagi, jika aku tidak menahannya mungkin saja aku belum kembali hingga saat ini


Marta : benar juga, untung saja ada daniel dan rega di sana


Dizi : iya, kalau tidak aku tidak tau lagi apa yang akan terjadi kepadamu


Marta : bodohnya aku membiarkan mu pergi sendiri bersama orang-orang licik itu


Windy : sudah lupakan saja, semua itu sudah terjadi. Lebih baik sekarang persiapkan diri untuk membalas nya


// di kelas


Windy : [masuk ke kelas]


Daniel : windy kenapa kau sekolah, seharusnya kau istirahat hari ini


Windy : aku mau sekolah atau tidak itu bukan urusanmu dan.... Sejak kapan aku mengijinkan mu memanggilku dengan sebutan windy?


Daniel : itu hany inisiatif ku saja sih..


Windy : jangan memanggilku dengan sebutan itu, panggilan itu hanya boleh digunakan oleh marta dan dizi


Daniel : mmmh baiklah.. [kesal]


...*di saat mereka sedang berbicara datang lah sera dan jena*...


Sera : [melihat Windy] (batin : bagaimana bisa dia masih di sini)


Jena : hey kau kenapa berhenti [melihat ke arah uang di lihat Sera] apaaa? [berteriak]


Windy : [tersenyum] kalian kaget? Kenapa kalian kaget aku bukan hantu yang ingin menakuti kalian. Atau jangan jangan.....


Sera : a-apa yang kau bicarakan jena tidak kaget karena melihat mu


Windy : lalu?


Sera : dia begitu karena aku tidak sengaja menginjak kakinya [menginjak kaki jena]


Jena : aaakk


Sera : sudah lah jena lupakan saja, lebih baik kita pergi pertandingan nya akan segera di mulai [pergi sambil menarik tangan jena]


Jena : apa yang kau lakukan kaki ku sakit karena mu


Sera : aku melakukan hal itu agar dia tidak mengatakan apa yang terjadi semalam, kita harus segera memberitahu Jea tentang hal ini atau kita akan dapat masalah


Windy : dih dasar menyebalkan


Rega : mereka kenapa?


Marta : kau akan tau nanti


// di kelas Jea


Sera : Jea Jea ada masalah besar


Jea : apa? Ada apa?


Sera : i-itu w- [dihentikan oleh jena]


Jena : [menatap semua orang yang memperlihatkan mereka] semua orang menatap kita karena kau panik tadi, cari tempat aman dulu


Jea : belakang sekolah, pasti di sana sepi


Jena : ayo kesana


// di belakang sekolah


Sera : itu si win, dia datang ke kampus pagi ini. Dia kelihatan segar seperti biasa


Jea : b-bagaimana bisa? Aku yakin dia pasti tidak akan bisa pulang


Jena : ada satu kemungkinan, teman-temannya menolong nya


Sera : tapi bagaimana dia menelfon temannya dalam keadaan begitu?


Jena : itu kan hanya kemungkinan bisa benar bisa salah, yang ku takutkan sekarang, bagaimana jika dia membongkar semuanya di depan semua orang


Jea : kalian tenang lah, apa kalian pikir dia mempunyai bukti?


Sera : benar juga, tapi kita harus tetap waspada


Jena : yang dikatakan Sera benar, dia lebih pintar dari yang kita pikirkan


Sera : ingat jangan sampai kita yang mengatakan apa yang kita lakukan padanya sepertinya yang lily lakukan


Jea : itu memang Lily nya saja yang bodoh


Sera : jea kapan kau akan bertanding?


Jea : lusa, dan aku akan melawan si win itu


// di sisi lain


Windy : semangat ya marta kau pasti bisa....


Marta : terimakasih Windy aku akan mencoba sebisa ku


Dizi : ayo semangat marta... Rega juga sedang bertanding kalian berdua harus menang


Marta : baik lah..


*hari ini adalah hari pertama classmeting dimulai, Marta yang pertama akan bertanding melawan kelas kelas yang lain*


// selesai pertandingan


Dizi : waaaah kau menang... [memeluk marta]


Windy : sahabat siapa dulu ....


Marta : ini berkat dukungan dari kalian akhirnya aku bisa ke babak selanjutnya [membalas pelukan dizi]


Windy : itu harus... Oh iya besok dizi kan yang bertanding, semangat ya dizi...


Marta : iya aku akan memasak untukmu agar besok kau lebih semangat


Dizi : tidak, cukup untuk hari ini kau sudah lelah marta. Aku ingin..... Windy yang memasak untuk ku [tersenyum]


Windy : aku?


Dizi : iya harus kau.. Selama ini aku baru sekali memakan masakanmu itu pun hanya kue


Windy : mmmh baik lah... Aku akan mengeluarkan keahlian memasak ku malam ini...


Dizi : oke kau sudah menerimanya, aku akan memberitahu wenza dan yang lainnya


Marta : untuk apa memberitahu mereka?


Dizi : sebagai juri untuk masakan windy hahaha


Windy : ya dasar kau.... Huh.. Terserah kamu saja, kantin yuk haus...


Windy : dizi yang traktir ya.. Hahaha


Dizi : lah kok aku?


Windy : sebagai pengganti karena kau ingin mengajak mereka bertiga, aku anggap kita impas hahaha


Dizi : oke oke....