Mr. Arrogant And Mrs.Simple

Mr. Arrogant And Mrs.Simple
Punya kenalan baru



Hari ini Adrian pergi ke kantor seperti biasanya. ia sangat tampan dan terlihat rapi mengenakan jas berwarna hitam dengan dasi abu-abu. setiap harinya ia membuat para karyawan wanita yang bekerja di perusahaanya sangat takjub dengan ketampanan direktur mereka itu. “ pak Adrian memang sangat sempurna. tak ada satu pun yang kurang dari penampilannya itu.” ucap salah satu karyawan wanita. “ aku juga setuju. seandainya saja aku bisa menikahinya, pasti aku akan sangat beruntung memiliki suami sepertinya.” jawab salah satu karyawan. memang ketampanan Adrian sangat di kagumi oleh para karyawannya, terutama wanita. sikapnya yang tegas dan sangat berkarisma membuat ia terlihat sempurna di mata orang lain. gaya hidup Adrian sangatlah glamour. ia tak suka berpenampilan biasa saja. semua apa yang di pakainya adalah barang-barang mahal. ia sangatlah berbeda dengan isterinya yang hanya suka menggunakan barang-barang yang terlihat sederhana dan murah. padahal mereka berdua adalah anak direktur. tapi sayangnya gaya hidup mereka sangatlah berbeda. Adrian dengan sikapnya yang sombong pada siapa saja. sedangkan Claire sangatlah membenci kesombongan. tapi inilah yang harus di terima oleh keduanya. mereka mempunyai karakter yang sangat berbeda, sehingga banyak perbedaan yang mengakibatkan mereka berselisih paham. selama ini Adrian tak mengetahui jika isterinya itu adalah lulusan universitas terbaik yaitu Stanford university. karena sewaktu di jodohkan sampai menikah, ia tak pernah ingin mencari tahu tentang pendidikan dari isterinya itu. ia hanya mengenal Claire itu adalah seorang yang kolot dan kampungan jika berpakaian. Adrian hanya menganggap Claire seorang ibu rumah tangga yang tak bisa melakukan apa-apa. padahal ia tak mengetahui jika Claire adalah lulusan terbaik di salah satu universitas bergengsi.


Pada saat Adrian ke kantor, Claire dan mertuanya berada di rumah. Claire terlihat sangat gembira bisa menghabiskan waktu dengan mertuanya saling bercanda satu sama lain. mereka tampak akrab. ayah Adrian sangat menyukai sikap Claire yang periang dan tidak mudah marah. ia yakin jika selama ini Claire sangat menderita menghadapi sikap putranya itu. namun ia tak pernah mengeluh sedikit pun pada ayahnya atau pun mertuanya. “aku yakin Claire sangat menderita kala menghadapi sikap Adrian yang angkuh itu. tapi ia tak pernah sedikit pun terlihat marah atau mengeluh padaku. ia gadis yang baik dan bisa menyembunyikan sikap buruk Adrian.” ucapnya dalam hati. keduanya terlihat sangat akrab satu sama lain. Claire ingin agar mertuanya tinggal lebih lama lagi bersama mereka. “ ayah jangan dulu cepat pulang. menginaplah disini beberapa minggu lagi.” ucap gadis itu. ia terlihat memohon pada ayah mertuanya. “ ayah ingin sekali berlama-lama disini. namun ada sesuatu hal yang harus ayah kerjakan. setelah selesai urusan, ayah akan kembali menjenguk kalian lagi.” jawabnya tersenyum. mendengar hal itu, membuat Claire sangat sedih harus tinggal di dalam rumah besar itu sendirian. tak ada seorang pun yang bisa di ajaknya berbicara seperti ini. Adrian hanya sibuk dengan pekerjaan. ia tak pernah berbicara dengan Claire. mereka berdua hanya mengurus diri masing-masing. itu semua yang membuat Claire sangat rindu dengan suasana rumahnya. setiap hari ayah Claire selalu menyempatkan diri mengobrol dengan putrinya walaupun hanya sebentar. Sungguh Claire sangat rindu dengan suasana yang seperti itu. ia tak sadar jika sedari tadi ayah mertuanya melihat ada kesedihan yang terpancar di mata Claire. tiba-tiba Adrian datang dari kantor. ia melihat ayahnya dan Claire sedang tampak berbicara. keduanya terlihat sangat bahagia dengan percakapan mereka. Adrian langsung naik ke atas mengganti pakaian. ia tak ingin terlibat percakapan diantara mereka. Adrian masih terlihat sangat asik dengan segala urusannya di kamar. tiba-tiba ayahnya datang menghampirinya di kamar. rupanya ayah Adrian tahu jika putranya telah kembali sedaru tadi. namun ia membiarkan Adrian untuk mengganti pakaianya dulu. tapi sudah hampir satu jam ia tak nampak muncul bergabung dengan isteri dan ayahnya. kali ini Adrian mendapat teguran keras dari ayahnya agar tak memperlakukan isterinya seperti itu.


“Mengapa kamu tak menyapa isterimu tadi? jangan pernah perlakukan isterimu seperti itu lagi ! ayah tak ingin melihatmu menyakiti hati gadis sebaik Claire !” ayahnya dengan nada tinggi. “mengapa ayah selalu membelanya? aku hanya tak ingin dia berada di sisiku ! pernikahan ini adalah keadaan terpaksa. aku sama sekali tak ingin menikahinya !” jawabnya datar. mendengar pernyataan anaknya, membuat Albert sakit hati. ia tak menyangka jika Adrian akan berani mengatakan hak itu di depannya. “ kamu adalah manusia paling sombong yang pernah ayah kenal ! tak ada sedikitpun hati nuranimu untuk bersikap baik pada gadis itu.” sambung jawab ayahnya. “ mengapa aku harus bersikap baik padanya? sementara ia memaksa ayah agar aku menikahinya kan ? bukankah itu yang terjadi !” ucapnya kesal.


“Kamu jangan mengeluarkan kata yang tidak benar ! isterimu tak pernah memaksa ayah agar membuat kamu menikahinya. ini adalah kemauan ayah untuk menjodohkanmu. mungkin dengan pernikahan ini, kamu akan merubah semua sikapmu yang sombong itu.” jawab ayahnya. Adrian tak bisa lagi berkata apa- apa. sementara ayah Adrian sangat kesal dengan segala ucapan putranya itu. “ ayah tak ingin mendengar alasan apapun darimu ! berbuat baiklah padanya ! jangan membuat ayah kesal mulai dari sekarang !” ucapnya tegas. kemudian Albert segera meninggalkan putranya dalam keadaan marah. ia tak menyangka Adrian sama sekali tak berubah. tiba-tiba tanpa sengaja ia melihat mertuanya terlihat sedih ketika keluar dari kamar Adrian. Claire pun sangat penasaran tentang ayah mertuanya itu.“ mengapa ayah terlihat sedih? apa yang dilakukan Adrian pada ayah?” ucapnya dalam hati. untuk menjawab segala penasaran. ia menghampiri ayah mertuanya dan menanyakan apa yang terjadi . “mengapa ayah terlihat sangat sedih? apa yang dilakukan Adrian terhadap ayah?” tanya Claire penasaran. “ ia tak melakukan apa-apa. ayah hanya takut kamu akan meninggalkan Adrian suatu saat nanti.” jawabnya sedih. melihat kesedihan ayah mertuanya membuat Claire tak tega untuk menjatuhkan Adrian di hadapan ayahnya. ia berusaha meyakinkan mertuanya agar tak perlu khawatir tentangnya dan Adrian.“ ayah tak perlu khawatir tentang Adrian dan Claire ! kami berdua baik-baik saja. Claire tak akan meninggalkan Adrian dalam kondisi apapun.” mencoba berbohong.


Saat ini Claire tak ingin membuat ayah mertuanya sedih dengan persoalan antara dia dan Adrian.“ ayah tak perlu cemas tentang kita berdua. Adrian adalah suami yang baik dan perhatian. tak mungkin Claire akan meninggalkannya.” mencoba berbohong lagi.


Adrian masih dengan wajah kesalnya, ia segera pergi keluar untuk menenangkan fikiran. ia terlihat sangat kesal sampai tak menyapa isteri dan ayahnya. pria sombong itu langsung pergi dengan mengendarai mobil sport miliknya. ia melaju sampai hampir menabrak seorang gadis muda dan cantik. wanita cantik itu langsung menghindari mobil Adrian dan tangannya sedikit tergores. Adrian langsung keluar dari mobilnya dan menghampiri gadis itu. “ anda tidak apa-apa nona?” tanya Adrian. wanita itu tak sadar sedang menatap wajah tampan Adrian. ia tak menyangka seorang pria tampan yang menabraknya. ia hampir saja marah, namun melihat wajah Adrian yang tampan membuat ia mengurungkan niatnya. “ aku baik-baik saja tuan.” jawabnya senyum. “ aku akan membawamu ke dokter.” merasa bersalah.


“Tak perlu, aku juga buru-buru ke tempat kerja baruku.” jawab wanita itu. “kerja dimana?” bertanya lagi. “ CNN Group tuan.” jawabnya singkat. rupanya wanita itu tak tahu jika pria yang menabraknya adalah direktur utama dari tempatnya bekerja. Adrian tersenyum mendengar hal itu. ia tak menyangka jika menabrak karyawannya sendiri. “ nama anda siapa nona?” tanya Adrian. ia mengulurkan tangannya pada gadis itu. “ namaku Cleo.”


ucapnya singkat. “ aku Adrian. baiklah, aku akan mengantarmu kesana. anggap saja sebagai permintaan maafku karena telah menabrakmu.” ucapnya. ia menawarkan untuk mengantar gadis yang baru di kenalnya itu. akhirnya tanpa berfikir panjang, ,gadis itu menerima tawaran dari Adrian. gadis itu adalah karyawan baru dari perusahaan CNN Group. ia belum pernah melihat wajah Adrian. tak menyangka direkturnya sendiri yang mengantarnya ke kantor.