Mr. Arrogant And Mrs.Simple

Mr. Arrogant And Mrs.Simple
Bagian 26 Permintaan maaf Adrian



Pada saat kejadian itu, Adrian pun merasa sangat bersalah pada Claire.


Ia tak sadar dengan kata-katanya yang membuat Claire sangat terluka dan membencinya.


Claire pun berjanji tidak akan memaafkan Adrian yang sombong itu.


Ia benar-benar terluka dengan ucapan Adrian kemarin, Ia tak menyangka jika Adrian bisa berfikir serendah itu tentang dirinya.


Masih terbayang di benak gadis itu ketika Adrian menghinannya di depan banyak orang.


Ia sudah bersumpah pada dirinya agar tak ingin mengenal lagi Pria Sombong dan Angkuh itu.


Setiap kali Ia bertemu Adrian di kampus,Claire selalu menghindarinya.


Ia seakan-akan tak ingin mengenal Adrian.


Melihat tingkah Claire yang seperti itu,tentu membuat Adrian sangat menyesal telah menyakiti gadis baik itu.


Ia berjanji pada dirinya sendiri akan meminta maaf pada Claire. walaupun demikian, Adrian tak pernah memiliki kesempatan untuk Mengungkapkan Perbuatan serta Penyesalannya terhadap Claire.


Ketika Adrian berjumpa gadis itu,Claire selalu saja menghindarinya dan lebih memilih untuk tak menghiraukan Adrian.


Keadaan ini sungguh membuat Adrian sangat tak nyaman dengan perlakuan Claire terhadapnya. Ia lebih suka Claire yang dulu dan selalu ingin menantangnya.


Sungguh Adrian tak biasa dengan sikap Claire yang demikian,Apalagi sekarang Ia selalu bersama Marcel dan terlihat sangat bahagia.


Adrian selalu menatap Claire dari kejauhan, dan Ia berfikir kalau Marcel adalah Pria yang bisa membuat Claire tersenyum.


Adrian sekarang merasa tak pantas untuk memiliki Claire, terlebih lagi Adrian selalu membuat Claire sedih dan tak seperti Marcel.


Aku tak harus memikirkan hal yang tidak benar, "Batin Adrian berbicara."


Claire sekarang sudah bahagia bersama Marcel,dan aku pun sudah memiliki Cleo, jadi ini tak akan mungkin terjadi dengan Perasaan yang seperti ini.


Adrian rupanya sudah mulai sadar dengan perasaannya terhadap Claire.


Aku harus menghilangkan Perasaanku pada Claire, "Batin Adrian berjanji."


Tapi sebelum aku menjauhinya, aku harus lebih dulu meminta maaf padanya.


Agar aku tak meninggalkan kesan yang buruk terhadapnya.


Adrian pun berusaha agar Ia bisa menemui Claire dan bisa langsung minta maaf pada gadis yang selalu Ia sakiti.


Tapi sampai saat ini,Ia belum juga berhasil menemuinya. Setiap ada waktu berjumpa,Claire selalu saja menghindari Adrian.


Saat ini Perasaan Claire masih benar-benar terluka dengan ucapan Adrian kala itu, jadi Ia masih belum bisa melihat wajah Adrian itu .


Marcel pun tak ingin Adrian mendekati kekasihnya itu, karena Ia tak ingin melihat Claire sedih dengan sikap Adrian.


Suatu hari Marcel menghampiri Adrian, Ia hanya datang untuk memberi peringatan agar Adrian tak menemui Claire dan membuat Kekasihnya itu sedih.


Aku mohon padamu,Jangan lagi pernah menemui Claire. Jika kamu selalu muncul di hadapannya maka Ia akan sangat sedih dan terluka, dan aku tidak ingin wanita yang sangat aku cintai terlihat sedih saat bersamaku.! "Ungkap Marcel."


Saat ini Marcel benar-benar menjadi pelindung yang hangat bagi seorang Claire.


Ia tak akan membiarkan seseorang membuat kekasihnya itu terlihat sedih.


Adrian yanh saat itu tak menerima perlakuan Marcel terhadapnya,Ia pun pergi menghampiri Marcel dengan wajah yang penuh Amarah.


Apa maksudmu berkata seperti itu di depanku?


Apa kamu mau berurusan demganku?


"Tanya Adrian geram."


Aku hanya tidak ingin Pria sepertimu mengganggu Claire dan membuatnya sedih.!


Aku bisa menerima jika itu adalah hal lain, tapi aku akan benar-benar menantangmu jika kau menyentuh dan membuat Claire terluka.!


"Jawab Marcel dengan nada ancaman."


Statusmu hanya sebagai pacar, bukan orang tuanya, jadi aku tidak ingin.ada orang lain yang mencampuri urusanku dengannya, termasuk dirimu. !


"Adrian dengan nada membentak."


Suasana saat ini terlihat sangat panas, kedua Pria tampan ini rupanya masih terbawa emosi satu sama lain.


Adrian yang sedari tadi menahan Amarahnya akhirnya seketika itu pun keluar juga.!


Ia tiba-tiba menendang Marcel dan memberikan serangan bertubi-tubi, Marcel seketika itu terjatuh dan bibirnya berdarah.!


Ia tak terima dengan perlakuan Adrian, lalu Marcel membalas dan menendanga Adrian,Ia melampiaskan semua Amarahnya dan rasa sakitnya. Suasana di kampus terlihat memanas, Mereka saling melontarkan serangan satu sama lain.


Banyak orang yang menyaksikan Perkelahian kedua Pria Tampan itu, akhirnya mereka pun terjatuh secara bersamaan.


keduanya terluka dan berdarah akibat dari Perkelahian itu.!


Claire tiba-tiba muncul di tempat kejadian itu,


rupanya ada seorang temannya yang memberitahukan pada Claire tentang Perkelahian antara Marcel dan Adrian.


Ia mendapati kedua Pria itu sudah terjatuh dan terluka bersama-sama.


Mereka akhirnya di bawa ke ruangan Perawatan Universitas untuk di obati.


Claire pun sangat kesal melihat tingkah Adrian yang sangat tidak dewasa dan berkelahi seperti anak kecil.


Ia menatap sinis pada Adrian yang saat itu terluka juga akibat serangan yang di berikan Marcel.


Saat ini Claire membantu Marcel untuk pergi ke ruang perawatan, dan Adrian di bantu oleh Jeni salah seorang teman dekat Claire.


Adrian masih kesal,karena Claire tak menghiraukannya dan lebih mengurus Marcel.


Sampai di ruang Perawatan, mereka pun di suruh istirahat dan segera di beri perawatan oleh salah seorang perawat yang bertugas disitu.


Tempat mereka bersebelahan antara Marcel dan Adrian, kedua Pria ini masih saling menatap dengan wajah penuh Amarah.


Marcel yang saat itu di rawat oleh Claire,Ia sengaja membuat Adrian tambah kesal terhadapnya. Ia tak ingin Claire meninggalkannya.


Marcel sangat senang bila Claire berada di sampingnya pada saat keadaan seperti ini.


Adrian melihat pemandangan yang sangat romantis itu membuatnya iri dan cemburu pada Marcel yang di manjakan oleh Claire.


Sedangkan dirinya di rawat oleh Jeni sahabat Claire. tiba-tiba Adrian terfikir untuk merencanakan sesuatu agar Claire bisa menemuinya dan Ia punya kesempatan untuk minta maaf.


Adrian minta bantuan pada Jeni untuk meninggalkan ruangan ini, agar Claire bisa mengurusnya secara bersamaan dengan Marcel.


Tak disangka, Adrian punya sikap yang kekanakkan dan pemikiran yang seperti itu agar bisa dekat dengan Claire.


Jeni pun akhirnya menyetujui permintaan Adrian, Ia sengaja pergi dan tidak muncul lagi di ruangan itu.


Hei cewek jelek bisa kesini sebentar.!


"Ucap Adrian berteriak."


Claire pun hanya diam dan tak menjawab panggilan Adrian itu. Ia tampaknya sangat kesal dengan kebiasaan Adrian yang selalu memanggilnya dengan sebutan jelek.!


Rupanya Tuan Sombong itu tak berubah dengan kebiasaan buruknya itu.!


"Ucap Claire dalam hati."


Adrian pun memanggilnya sekali lagi dengan nada yang tinggi, dan itu sangat mengganggu Claire dan Marcel.!


Hei jelek cepat kemari, aku membutuhkan bantuanmu.! "Teriak Adrian."


Kalau kamu tak kesini aku akan meminta pertanggung jawabanmu yang telah membiarkanku kelaparan dan terlantar seperti ini.!


"Ucap Adrian seakan mengancam."


Claire pun tak tahan lagi dengan sikap ke kanakkan Adrian, Ia segera menghampiri Pria Sombong itu dengan wajah yang masih terlihat kesal.!


Mengapa kamu berteriak memanggilku?


Apa aku punya urusan denganmu?


"Ucap Claire berteriak."


Beraninya kamu mengancamku dalam keadaan yang sudah terluka seperti ini.!


"Tambah Claire."


Adrian pun tersenyum melihat Claire yang sedang memarahinya.


Rupanya saat ini,Adrian merindukan Claire yang dulu suka mengancam dan berteriak padanya.


Aku lapar sekarang nona jelek.!


Tak ada seorang pun yang membantuku untuk makan dan mengganti perban.


"Ucap Adrian menahan tawanya."


Ia rupanya sedang akting dan berpura-pura agar Claire mau menemuinya.


Ia sudah merencanakan ini sebelumnya dan meminta bantuan Jeni.


Aku ingin makan sekarang, tapi Jeni telah pergi keluar dan tak kembali.


Jadi sekarang tak ada orang lain disini selain kamu.!


"Tambah Adrian."


Tolong suapi aku sekarang, aku benar-benar kelaparan.!


Jika aku tak makan sekarang nantinya aku akan mati kelaparan disini.!


"Ungkap Adrian menakuti Claire."


Tiba-tiba suara teriakan terdengar.!


Rupanya,suara teriakan itu berasal dari Marcel.


Jangan percaya dia Claire, Adrian hanya berpura-pura. Ia hanya ingin mengerjaimu dan sesuka hatinya memerintahmu.!


Adrian pun mulai menunjukkan wajah memohon pada Claire.!


Claire pun terjebak antara kedua Pria itu,Ia masih kesal pada Adrian namun tak tega membiarkan Adrian kelaparan.


Jika terjadi sesuatu pada Adrian,maka Ia akan sangat merasa bersalah.!


Akhirnya Ia memutuskan untuk membantu Pria Sombong itu.


Sebelum itu,Ia meminta izin dulu pada Marcel agar tak curiga dan berfikiran buruk terhadapnya. Ia hanya menjaga perasaan Marcel yang baik itu agar tak terluka.


Cel,aku mau membantunya untuk makan .!


Tolong izinkan aku yah.!


Jika terjadi apa-apa padanya, aku akan sangat merasa bersalah.!


Marcel pun tersenyum dan mengizinkan Claire untuk membantu Adrian.


Ia percaya sepenuhnya pada Claire yang tidak akan mungkin menghianatinya.


Iya, aku mengizinkanmu untuk membantunya!


"Jawab Marcel."


Kamu memang wanita yang baik, walaupun di sakiti tapi kamu masih bersikap baik terhadap orang yang menyakitimu.!


"Tambah Marcel sambil tersenyum."


Mendengar jawaban Marcel, Claire pun tersenyum dan segera pergi menyuapi Adrian.


Claire mengambil makanan yang berada di atas meja dan menyuapi Adrian, wajah Claire terlihat sangat tulus mengurus Adrian.


Adrian sedari tadi menatap wajah Claire, Ia sangat menyesal telah membuat gadis yang baik itu terluka karenanya.


Selesai makan, Claire pun menolong Adrian mengganti perban.


Pada saat membuka perban, Adrian memegang tangan gadis itu dan mengucapkan kata maaf pada Claire.!


Aku minta maaf atas segala sikapku yang kasar padamu kemarin serta ucapanku yang buruk terhadapmu.! "Ucap Adrian."


Rupanya Adrian meminta maaf dengan tulus pada Claire.!


Seketika itu Claire menarik nafas panjang dan tersenyum pada Adrian.!


Aku memang terluka dengan sikapmu dan ucapanmu yang kasar itu, tapi aku tak bisa membenci seseorang dalam waktu yang terlalu lama.!


Aku memaafkanmu karena kita sama-sama manusia harus saling memaafkan.!


"Jawab Claire."


Rupanya Claire merasa ada ketulusan Adrian di setiap kata-katanya untuk meminta maaf.


Adrian pun membalas senyuman dari Claire, karena saat ini Ia bahagia Claire telah memaafkannya.


Tunggu kelanjutannya ya...๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜